Bangkalan, Dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), /menggelar Sosialisasi bahaya Narkoba di lingkungan Prajurit Kodim 0829 bertempat  di Aula gedung Manunggal, Selasa (17/9/2019) pagi
Dalam kesempatan tersebut Mayor Inf Mahfud.Rofii, S.Pd, Kasdim 0829 Bangkalan menyampaikan peredaran Narkoba sudah tidak mengenal tempat, jarak dan waktu serta sasaran yang menjadi targetnya.

Tarkait dengan itu, lanjutnya, para Prajurit TNI AD dan PNS, khususnya Kodim 0829 dan jajaran tidak ada yang boleh mendekati apalagi menggunakan barang haram tersebut mengingat dampaknya sangat luar biasa terhadap kesehatan, psikologi dan keluarga. 

"Jika dilihat dari sanksi, bagi oknum Prajurit TNI yang kedapatan menggunakan Narkoba, hukuman pidananya selain menurut ketentuan Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juga Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) alias pecat dari dinas kemiliteran", tegasnya.

mediasurabaya.com , SURABAYA - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Sumur Welut Koramil 0832/08 Lakar Santri Serka Suwarsu melaksanakan patroli sambang ke wilayah dan komsos (komunikasi sosial) dengan Sekuriti yang jaga malam di Pos jaga Blok M Citraland, Kelurahan Lakar Santri, Surabaya, Minggu (15/09/2019).

Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan patroli di wilayah ini, terutama komsos pada titik - titik Pos keamanan ini adalah untuk membangun kerja sama dan koordinasi dalam bidang keamanan, sehingga tercipta suasana yang aman dan kondusif di wilayah binaan.

Kepada Sekuriti yang kebetulan jaga malam Serka Suwarsu berpesan, agar meningkatkan kewaspadaan dalam hal keamanan dan kedisiplinan dalam melaksanakan tugas sehari - hari.

"Sesekali laksanakan patroli dan apabila mendapati hal - hal yang mencurigakan segera laporkan ke Posko, apabila perlu hubungi Babinsa juga Bhabinkamtibmas", jelas Suwarsu.

Sementara di tempat terpisah, Danramil 0832/08 Lakar Santri Mayor Inf Abdul Muntholib dalam konfirmasinya membenarkan hal tersebut. Dirinya menjelaskan melalui kegiatan sambang wilayah dan komsos kepada Sekuriti diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan tugas sebagai Sekuriti di Citraland sekaligus dapat bersinergi dengan Babinsa selaku pembina wilayah", tegasnya.

Lebih lanjut Perwira menengah dengan satu melati di pundak tersebut menambahkan, bahwa kegiatan seperti ini sangat efektif untuk menjalin hubungan kerja sama yang baik, karena dengan kerjasama yang baik maka akan tercipta wilayah binaan yang kondusif", pungkasnya. [/Gun]

Bangkalan, Prajurit Kodim 0829/Bangkalan turut serta dalam kegiatan Gerakan Bersih Laut dan Pantai oleh Forum Pelabuhan Sehat dalam rangka Peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2019  bertempat di Pelabuhan Batu Kerbuy Pasean Desa. Telaga Biru Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan. 

 

Kegiatan tersebut juga dihadiri Bambang Sugiarto. S.IP.,M.M (Kepala Kantor Pelenyenggaran Pelabuhan Kelas III Telaga Biru), Dandim 0829 Bangkalan diwakili Kapten Inf Parnowo ( Danramil 0829 - 17/ Tanjungbumi) Danlanal Batu Poron diwakili oleh Mayor (P) Elektro Kangiadi (Palaksa Lanal Batu Poron), Dr. Mulyo Ariyanto (Kesehatan kelas I Surabaya), Camat Tanjungbumi di wakili oleh Bapak Mubayyit, Abd. Rohman (UPT) serta para Santri Al- Ashar, Pramuka, SMK, SMA Tanjung Bumi.

Bangkalan,- Komandan Kodim 0829/Bangkalan Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, S.Sos yang diwakili oleh Pasiter Dim 0829 Bangkalan Kapten Inf Tamam. mendampingi Bupati Bangkalan Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron secara simbolis memberikan santunan kepada anak yatim binaan Yayasan Sosial Al-Qowi.

 

Kegiatan itu bersamaan dengan peringatan Hari Anak Yatim yang jatuh pada 10 Muharram. Selain pemberian santunan, acara yang diadakan di Yayasan Al-Qowi, Minggu (15/09/2019), juga diisi ceramah agama, penampilan berbahasa asing oleh anak yatim binaan yayasan serta pemeriksaan kesehatan.

 

Dalam sambutannya, Ra Latif sapaan akrab Bupati Bangkalan mengucapkan terima kasih. Orang pertama di Pemkab Bangkalan ini sangat mengapresiasi kegiatan peringatan hari anak yatim yang diselenggarakan yayasan Al-Qowi. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bhakti sosial yang mengajak seluruh masyarakat untuk peduli dan berbagi antar sesame. Terutama pada anak yatim. 

 

"Karena itu saya sangat berterima kasih kepada yayasan Al-qowi yang telah membina dan mendidik anak yatim ini. Saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk ikut memberikan bantuan pada anak yatim. Semoga bantuan yang kita berikan pada hari ini dapat memberikan manfaat pada anak yatim dan mendapat pahala dari Allah SWT," harap Ra Latif.

 

Bupati juga berpesan pada para anak yatim, agar selalu semangat dalam belajar dan mengejar cita-cita. Agar ke depan nanti akan menjadi orang yang sukses. "Jika kalian nanti menjadi orang yang sukses, tidak boleh melupakan saudara-saudara kita yang memilki nasib yang sama. Bantulah mereka agar memiliki kehidupan yang layak pula kedepan," pintanya.

 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bangkalan menjelaskan selama ini Pemerintah Kabupaten Bangkalan dan para ASN di Kabupaten Bangkalan juga telah bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional Bangkalan (Baznas). "Kita menyisihkan sebagian pendapatan untuk selanjutnya disalurkan kepada kaum duafa, anak yatim dan yang membutuhkan. Insya Allah bantuan yang kami salurkan melalui Baznas akan sampai pada masyarakat yang benar-benar membutuhkan," pungkas Ra Latif.

Bangkalan, - Komandan Kodim 0829/Bangkalan Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, S.Sos mendampingi Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menghadiri apel besar Perguruan Pencak Silat (PPS) Jokotole di Alun-Alun Kota Bangkalan, Minggu (15/09/2019).

 

Pada kesempatan itu, bupati berharap agar seluruh warga perguruan pencak silat, khususnya Jokotole dapat bersinergi dan bekerja sama. Baik dengan aparat keamanan, pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat dalam membina kehidupan sosial yang baik, aman dan tentram. Sehingga Kabupaten Bangkalan tetap aman dan kondusif. 

 

"Pencak silat pada hakekatnya bukan hanya sebagai wadah untuk melatih berla diri saja. Namun juga untuk melatih kesabaran, keadilan serta nilai-nilai luhur agama di dalamnya," kata Bupati yang akrab disapa Ra Latif.

 

Pada kesempatan itu, Ra Latif memotivasi para pesilat perguruan jokotole agar terus berprestasi di setiap kejuaraan pencak silat. "Saya berharap perguruan pencak silat Jokotole yang selama ini mampu mencetak atlet pencak silat berprestasi di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional dapat terus mempertahankan prestasinya. Terlebih lagi pencak silat merupakan salah satu cabang olahrga yang selama ini mampu memberikan raihan prestasi bagi kabupaten Bangkalan," terangnya.

 

Cabor pencak silat selalu menyumbangkan medali dalam setiap event yang diikuti. Karena itu, Bupati meminta kepada semua altet silat terus berlatih dengan giat agar tetap bisa mendulang prestasi di setiap kejuaraan pencak silat. Baik untuk Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur bahkan untuk Indonesia.

 

"Untuk siswa PPS Jokotole yg akan mewakili Jawa Timur di event PON di Papua pada tahun 2020, semoga mampu mengharumkan nama Kabupaten Bangkalan dan Jawa Timur," pinta Bupati. Pada kesempatan itu, Ra Latif berkesempatan melepas/membuka latihan bersama seluruh warga perguruan jokotole se Kabupaten Bangkalan.

 

Hadir pada kegiatan itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Cabang PPS Jokotole Drs Fathur Rahman Said SH. Sedangkan Komandan Kodim 0829 Bangkalan Lekol Kav. Ari Setyawan Wibowo S.Sos bertindak sebagai inspektur apel.

Bangkalan,- Pemerintah mewajibkan lima jenis vaksin bagi anak-anak Indonesia, diantaranya vaksin BCG (Bacille Calmette-Guérin),Hepatitis B , Polio ,DTP (Diphteria, Tetanus, Pertussis) dan vaksin Campak demi menciptakan generasi sehat.

Namun, masih banyak ditemukan orang tua yang seringkali melewatkan periode imunisasi pada anaknya, faktor kelalaian inilah yang akhirnya membuat banyak anak Indonesia rentan terhadap berbagai jenis penyakit, seperti campak dan penyakit lainnya, alasan orang tua tidak mengimunisasi anaknya karena khawatir efek samping ( kejadian ikutan pasca imunisasi/KIPI ), isu obat imunisasi tidak halal dan karena tidak paham dampak bila anak tidak diimunisasi.


Peduli generasi sehat, bintara pembina desa Koramil 0829/13 Arosbaya bersama bidan desa lakukan imunisasi balita. Kondisi itu menggerakkan Babinsa Koramil 0829/13 Arosbaya bersama dengan perangkat desa membaur bersama masyarakat membantu bidan desa melaksanaan imunisasi campak di SDN Arosbaya 1 Kecamatan Arosbaya. Senin (16/9/2019) pagi.

 

"Apabila kesadaran akan pentingnya imunisasi campak turun, maka tingkat penyebaran wabah campak akan semakin tinggi. Ini berarti jumlah anak yang berpotensi menyebarkan wabah campak kepada teman-temannya pun semakin tinggi. Jadi, selagi bisa sebaiknya penyakit campak harus kita cegah dengan melakukan imunisasi campak saat usia bayi 9 bulan dan imunisasi ulangan di usia 6 tahun,"Tegas Danramil Arosbaya Kapten Arh Kristanto.

 

SDN Arosbaya 1 Kecamatan Arosbaya mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya imunisasi campak dan imunisasi lain di sekolah maupun desanya.

 

Ia berharap nantinya tidak ada warganya yang terjangkit campak dan penyakit lain yang disebabkan kurangnya kesadaran dari manfaat imunisasi "Inilah mengapa pentingnya imunisasi pada anak yaitu agar pencegahan dapat dilakukan," katanya.

 

Bangkalan,- Kodim 0829/Bangkalan melalui Koramil 0829/08 Tragah, melaksanakan kegiatan program jamban. Pembuatan jamban untuk warga tersebut merupakan program sanitasi total berbasis masyarakat di rumah warga Desa Soket Dejeh Kecamatan Tragah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Senin (16/9/2019) pagi.

 

Danramil 0829/08 Tragah Kapten Inf Slamet Gunarto, mengatakan "program ini merupakan program penyediaan sarana sanitasi jamban sehat (hygiene sanitation) berbasis masyarakat. Serta, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk stop buang air besar (BAB) sembarangan. Program stop BAB sembarangan dilakukan melalui kegiatan penyuluhan yang bersifat edutainment untuk memberikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat akan pentingnya kesehatan lingkungan dan pembuatan jamban", terang Danramil.

 

Seperti yang dilakukan Babinsa 0829/08 Tragah bersama dengan warga masyarakat, Anggota TNI memimpin pelaksanaan pembuatan jamban di rumah keluarga Suriah (49)  Desa Binoh Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan, Senin (16/9). Kegiatan pembuatan dimulai dengan penggalian lubang septic tank milik Suriah, seorang warga yang belum memiliki jamban.

 

Menanggapi program sejuta jamban yang dicanangkan pemerintah, warga masyarakat setempat merespon dengan ucapan terimakasih dan menyambutnya dengan antusias untuk membantu menyukseskan program tersebut. Sebab, sebelumnya warga setempat terbiasa BAB di sungai.

 

"Saya sangat senang dan berterimakasih mendapat bantuan pembuatan jamban, sehingga kami tidak perlu lagi buang air di sungai," kata Suriah dengan mata berbinar.

 

Sementara itu, menurut Danramil 0829/08 Tragah Kapten Inf Slamet Gunarto, menyatakan bahwa, kebutuhan jamban sesuai data masyarakat yang belum memiliki jamban untuk Bangkalan masih banyak.

 

"menurut lapora dari Babinsa yang belum memiliki jamban di wilayah Bangkalan masih membutuhkan puluhan unit," ungkap Danramil.

Bangkalan,- Kodim 0829/Bangkalan memperingati Hari Tahun Baru Islam 1441H/2019 M,  dengan Tema "Jadikan Hikmah Tahun Baru Islam 1441/2019 M Sebagai Momentum Peningkatan Iman Dan Profesoinalisme Prajurit Guna Mendukung Tugas Pokok TNI," bertempat di Masjid An-Nur Kodim 0829/Bangkalan, Senin (16/9).

Dalam sambutan Dandim 0829/ Bangkalan Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, S.Sos menyampaikan bahwa :

 

a.  Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat alloh SWT atas berkah rahmat dqn karunia-Nya kita bisa bersama hadir di masjid An-Nur Kodim 0829/Bangkalan dalam keadaan sehat walafiat.

 

b. Pada kesempatan ini kita semua memperingati Tahun Baru Hijriyah tak terasa satu tahun berlalu kini kita telah memasuki Tahun Baru Islam 1441 H dengan konsinsi insyaallah akan lebih baik dari tahun sebelumnya.

 

c. Dinamakan Tahun Hijriyah karena penentuan tahun baru Islam di dasarkan kepada peristiwa hijrahnya Nabiuhammad SAW beserta sahabatnya yang telah memeluk Islam.

 

d. Hijrah di jaman sekarang bukalan berarti harus pindah dari suatu tempat ke tempat lain, Hijrah di jaman sekarang lebih dimaknai berupa sebagai peningkatan keimanan kita dari masa - masa yang lampu.

Sedangkan Ceramah Hikmah Tahun Baru Islam 1441 H oleh Almukarrom Usdat Ali menyampaikan bahwa :


a. Bulan Muharram merupakan bulan pertama di tahun hijrah dan menjadi salah satu bulan yang paling diistimewakan oleh Allah SWT.

 

b. Ada beberapa amalan yang bisa dilakukan untuk menyambut datangnya Tahun Baru Islam, seperti berpuasa, umat islam sebaiknya menyambut dengan mendekatkan diri pada Sang Pencipta, mengingat bulan tersebut sangat istimewa.

 

c. Jika kita bicara tahun baru Hijriyah maka ingatan kita teringat kembali kepada perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan Agama Islam di kota Mekkah selama 13 tahun sambil berdakwah dan menyebarkan agama Islam dalam menegakkan Panji-panji Islam di Jazirah Arab,


Hadir dalam kegitan tersebut Dandim 0829/ Bangkalan Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, S.Sos, Kasdim 0829/ Bangkalan Mayor Inf Mahfud  Rofi', S.Pd, Ustad Almukarrom Usdat Ali, Kaminvet Bangkalan, Perwira Staf dan Jajaran Danramil se Kodim 0829/Bangkalan, Subdenpom dan Poskesdim 0829, Prajurit Ba, Ta dan PNS kodim 0829/Bangkalan serta Ibu ketua Persit KCK Cab XLVIII Kodim beseta Pengurus dan Anggota.

Bangkalan, Salah satu peran keberadaan Babinsa di wilayah adalah membina teritorial. Ia menjadi tempat mengadu masyarakat terkait hal-hal yang berdampak pada keamanan nasional. Babinsa dituntut untuk dapat memetakan kondisi teritorialnya. Setiap saat pemetaan diaktualkan sehingga jika terjadi sesuatu di wilayah bisa diketahui dengan cepat.

 

Seperti yang dilaksanakan Babinsa Koramil 0829/14 Klampis Serda Catur dan Serda Sampurno melaksanakan anjangsana dengan warga desa Tobedung Kecamatan Klampis Kabupaten Bangkalan, Senin (16/9/2019).

 

Menurut Danramil 0829/14 Klampis Kapten Inf Suharjo, mengatakan, kegiatan anjangsana dan silaturahmi ini selain untuk memperoleh informasi dari warga juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan kerjasama yang baik dalam rangka mendukung tugas pokok Babinsa serta terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

 

"Dalam menjalankan tugas pokoknya, Babinsa adalah ujung tombaknya satuan di lapangan, sehingga semua kegiatan yang dilaksanakan selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat," tuturnya singkat.

 

Selain itu, kegiatan anjangsana ini bertujuan untuk mempererat hubungan dengan warga masyarakat, sehingga sasaran Binter dapat tercapai secara optimal sesuai yang diharapkan Komando Atas.

Bangkalan, Salah satu peran keberadaan Babinsa di wilayah adalah membina teritorial. Ia menjadi tempat mengadu masyarakat terkait hal-hal yang berdampak pada keamanan nasional. Babinsa dituntut untuk dapat memetakan kondisi teritorialnya. Setiap saat pemetaan diaktualkan sehingga jika terjadi sesuatu di wilayah bisa diketahui dengan cepat.

 

Seperti yang dilaksanakan Babinsa Koramil 0829/05 Kwanyar Sertu Mamun dan Serda Agus melaksanakan anjangsana dengan warga desa Kwanyar Barat Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan, Senin (16/9/2019).

 

Menurut Danramil 0829/14 Klampis Kapten Inf Suharjo, mengatakan, kegiatan anjangsana dan silaturahmi ini selain untuk memperoleh informasi dari warga juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan kerjasama yang baik dalam rangka mendukung tugas pokok Babinsa serta terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

 

"Dalam menjalankan tugas pokoknya, Babinsa adalah ujung tombaknya satuan di lapangan, sehingga semua kegiatan yang dilaksanakan selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat," tuturnya singkat.

 

Selain itu, kegiatan anjangsana ini bertujuan untuk mempererat hubungan dengan warga masyarakat, sehingga sasaran Binter dapat tercapai secara optimal sesuai yang diharapkan Komando Atas.

Bangkalan, Salah satu peran keberadaan Babinsa di wilayah adalah membina teritorial. Ia menjadi tempat mengadu masyarakat terkait hal-hal yang berdampak pada keamanan nasional. Babinsa dituntut untuk dapat memetakan kondisi teritorialnya. Setiap saat pemetaan diaktualkan sehingga jika terjadi sesuatu di wilayah bisa diketahui dengan cepat.

 

Seperti yang dilaksanakan Babinsa Koramil 0829/05 Kwanyar Sertu Mamun dan Serda Agus melaksanakan anjangsana dengan warga desa Kwanyar Barat Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan, Senin (16/9/2019).

 

Menurut Danramil 0829/14 Klampis Kapten Inf Suharjo, mengatakan, kegiatan anjangsana dan silaturahmi ini selain untuk memperoleh informasi dari warga juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan kerjasama yang baik dalam rangka mendukung tugas pokok Babinsa serta terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

 

"Dalam menjalankan tugas pokoknya, Babinsa adalah ujung tombaknya satuan di lapangan, sehingga semua kegiatan yang dilaksanakan selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat," tuturnya singkat.

 

Selain itu, kegiatan anjangsana ini bertujuan untuk mempererat hubungan dengan warga masyarakat, sehingga sasaran Binter dapat tercapai secara optimal sesuai yang diharapkan Komando Atas.

Bangkalan,- Dalam rangka melatih kedisiplinan generasi muda sejak dini, jajaran Koramil 0829/01 Kota jajaran Kodim 0829/Bangkalan yang dipimpin langsung oleh, Kapten Chb Hasbullah, perintahkan Babinsa Serka Sujarwo dan Serda Safii, melaksanakan pelatihan PBB (Peraturan Baris Berbaris) dan wawasan kebangsaan pada siswa siswi Panti Asuhan, Desa Pejagan Kecamatan Kota Bangkalan Kabupaten Bangkalan, Senin (16/9/2019).
Maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut adalah, agar para siswa-siswi Panti Asuhan, Desa Pejagan Kecamatan Kota Bangkalan mengikuti pelatihan tersebut, diberikan materi PBB dan wawasan kebangsaan.

Diharapkan para siswa-siswi dapat mengikuti dengan baik, materi yang diberikan diantara pendidikan awal, PBB, bela negara dan untuk menumbuhkan sikap disiplin di lingkungan sekolah.

"Kegiatan semacam ini memang penting dilakukan, sebab nantinya, siswa-siswi Panti Asuhan, Desa Pejagan Kecamatan Kota Bangkalan, bisa melaksanakan pelatihan PBB (Peraturan Baris Berbaris) dan wawasan kebangsaan dengan baik. Sehingga, dapat untuk menumbuhkan sikap disiplin di lingkungan sekolah," terang Danramil 0829/01 Kota Kapten Chb Hasbullah.

Surbaya-Mantan anggota DPRD Kota Surabaya Anugerah Aryadi mengembalikan formulir pendaftaran berikut menyerahkan kelengkapan administrasi sebagai calon wakil walikota Surabaya Minggu 14/09/2019 di kantor DPC PDIP Kota Surabaya.

Kedatangan pria yang akrab disapa AN itu berikut istri dan 2 anaknya serta puluhan pendukungnya, diterima Wakil Ketua Bappilu DPC PDIP Kota Surabaya Wimbo Ernanto. Dan beberapa pengurus DPC PDIP Kota Surabaya.

Didepan para pengurus DPC PDIP Kota Surabaya AN menegaskan, kalau niatnya maju di Pilwali Kota Surabaya melalui PDIP bukan tanpa modal. "Modal awal saya 25 ribu suara di Dapil 1 Bubutan, Genteng, Gubeng, Krembangan, Simokerto, Tegalsari dan Surabaya Kota saat pileg. Suara ini akan bertambah 10 kali lipat nantinya" tegasnya.

Untuk meningkatkan elektabilitas dan perolehan suaranya nanti, AN akan menggandeng seluruh komunitas dan paguyuban serta keluarga besarnya. "Alumni sekolah saya mulai SD, SMP, SMA dan Unair, saya sudah kulonuwun. Semua siap mendukung" jelasnya.

Mantan advokat ini juga menjelaskan kalau dirinya asli orang Surabaya. "Bapak saya mantan lurah di jaman Belanda. Saya lahir besar dan sekolah di Surabaya. Sampai sekarangpun masih tinggal di Surabaya.

Terkait peluangnya mendapat rekomendasi sebagai Cawawali Surabaya, AN menyerahkan sepenuhnya kepada DPP PDIP sebagai pengambil keputusan. Tapi dia menyakini kalau nantinya rekomendasi DPP PDIP diberikan kepada kader internal partai. "Kalaupun saya nanti tidak mendapatkan rekomendasi, suara pendukung saya akan saya berikan ke pemegang rekom nantinya" pungkasnya. (alam)


Surabaya-Warsito yang akrab disapa Cak War kemarin (13/9/2019) mengembalikan formulir pendaftaran Bakal Calon Wakil Walikota Surabaya 2020 ke DPD PDIP Jawa Timur, Di Jalan Kendangsari, Surabaya. Saat tiba di Kantor DPD PDIP Jawa Timur, Cak War disambut Rini Sulistyorini dengan dampingi beberapa pengurus DPD PDIP Jatim lainnya. Usai mengembalikan formulir pendaftaran, Cak War terlihat berbincang hangat dengan para pengurus DPD PDIP Jatim.

Usai menyerahkan formulir pendaftaran, kepada para wartawan Cak War mengatakan, keberaniannya untuk mendaftar sebagai Calon Wakil Walikota Surabaya 2020, karena dirinya sangat mencintai kota Surabaya. "Saya tinggal di Kota Surabaya sudah 30 tahun, jadi saya sangat mencintai Kota Surabaya," ujarnya (13/9/2019).

Dia menceritakan selama 30 tahun tinggal di Surabaya, banyak suka duka yang dialaminya. Bahkan, dia mengaku meniti karier di Surabaya mulai dari bawah. Berkat kerja kerasnya, pengusaha yang saat ini tinggal di kawasan Lontar, Kecamatan Sambi Kerep ini berhasil membangun beberapa perusahaan. Beberapa perusahaan yang mengantarnya Cak War menjadi pengusaha sukses diantaranya, Jasa tranportasi ekspor import dan EMKL yang dirintisnya sejak 1989.

"Alhamdulillah, hingga saat perusahaan masih jalan," ucap Ketua Koperasi Jasa Angkutan Maju Bersama ini.

Dengan alasan mencintai Kota Surabaya dan berbackground sebagai pengusaha sukses, akhirnya dirinya memberanikan diri untuk mendaftarkan diri sebagai wakil walikota Surabaya lewat PDIP. 

"Sebagai seorang pengusaha yang mengawali karir dari bawah pastinya saya pernah merasakan suka dan duka, untuk itu saya merasa terpanggil dan ingin berbagi pengalaman bagaimana kita sebagai Warga Kota Pahlawan memliki semangat dan spirit pejuang yang Sportif dalam menghadapi persaingan global yang pastinya semakin berat," ujarnya.

Jika nantinya PDIP memberikan kepercayaan terhadap dirinya dan Allah meridhoinya, maka Cak War berjanji akan bekerja keras untuk kepentingan Wong Cilik. "Untuk itu melalui dunia politik saya berjanji mewakafkan segala tenaga dan pikiran kepada warga Surabaya lewat pengabdian sebagai wakil walikota," tukasnya.

Alasan berjuang untuk wong cilik itu pula yang membuatnya memilih PDIP sebagai kendaraan politiknya di Pilwali Surabaya 2020. "Karena niat saya mengabdi kepada Wong Cilik, maka saya memilih PDIP sebagai Partainya Wong Cilik," jelas Ketua Harian Yayasan Jatidiri Bangsa perwakilan Jawa Timur.

Alasan yang paling penting menurutnya adalah dukungan dari orang tua, guru, tokoh masyarakat. "Dan, dukungan penuh dari Keluarga (Istri dan anak-anaknya) menjadi semangat bagi saya bertarung di Pilwali Surabaya," ujarnya.

Saat disinggung soal peluangnya mendapatkan rekomendasi sebagai cawawali Surabaga, Cal War menyerahkan sepenuhnya ke PDIP.

"Terkait rekom itu urusan internal partai PDIP. Yang pasti, sejak mengembalikan formulir pendaftaran dirinya berjanji akan lebih dekat dan terus membangun komunikasi dengan warga Surabaya," pungkas pria yang saat ini menjabat Sekretaris HKTI Jawa Timur. 

Bangkalan, - Komandan Rayon Militer (Danramil) 0829/04 Burneh Kodim 0829/Bangkalan Kapten Inf M. Hayat menjadi pemateri pada kegiatan pembekalan di Kampus STIDHI Ponpes Darul Hikmah pengasuh Ponpes KH. Bustomi Arisandi SH.MH di Desa Langkap Kecamatan Burneh, Kabupatren Bangkalan, Jawa Timur, Kamis (12/9/2019).

 

Dihadapan Kampus STIDHI Ponpes Darul Hikmah, Danramil 0829/04 Burneh Kapten Inf M. Hayat memaparkan materi wawasan kebangsaan, meliputi pengertian dan makna wawasan kebangsaan, nilai dasar wawasan kebangsaan.

 

Danramil juga menjelaskan tentang Empat Pilar Kebangsaan atau Empat Konsensus Dasar Berbangsa dan Bernegara, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.   "Ke-Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara ini harus betul-betul dipahami sehingga dapat dimengerti dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," pintanya.

 

Pada kesempatan tersebut, Danramil juga menjelaskan tentang bela negara yang merupakan hak dan kewajiban bagi seluruh Warga Negara Indonesia.  "Usaha pembelaan negara merupakan wujud kecintaan kita terhadap tanah air dan keberlangsungan Republik tercinta ini," tandasnya.

 

"Upaya bela negara secara sederhana dapat diwujudkan dalam mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan positif  seperti mengukir prestasi yang dapat mengharumkan nama bangsa. Bahkan ikut serta dalam membentengi masuknya faham ideologi lain, menjaga keamanan lingkungan dan membantu korban bencana alam termasuk upaya bela negara," pungkas Danramil.

 

Sementara Pengasuh Ponpes KH.Bustomi Arisandi SH.MH, menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan Danramil Burneh untuk memberikan materi wawasan kebangsaan di Kampus STIDHI Ponpes Darul Hikmah pengasuh Ponpes KH. Bustomi Arisandi SH.MH di Desa Langkap Kecamatan Burneh, Kabupatren Bangkalan ini.

 

"Ini merupakan penghargaan bagi kami, semoga ilmu yang diberikan Danramil dapat diterima dan diserap dan diamalkan serta dapat menambah wawasan dan dalam menyikapi kondisi saat ini," ungkapnya.

Bangkalan,- Kodim 0829/Bangkalan melalui Koramil 0829/04 Burneh, melaksanakan kegiatan program jamban. Pembuatan jamban untuk warga tersebut merupakan program sanitasi total berbasis masyarakat di rumah warga Desa Binoh Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Kamis (12/9/2019) pagi.

 

Danramil 0829/04 Burneh Kapten Inf M. Hayat, mengatakan "program ini merupakan program penyediaan sarana sanitasi jamban sehat (hygiene sanitation) berbasis masyarakat. Serta, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk stop buang air besar (BAB) sembarangan. Program stop BAB sembarangan dilakukan melalui kegiatan penyuluhan yang bersifat edutainment untuk memberikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat akan pentingnya kesehatan lingkungan dan pembuatan jamban", terang Danramil.

 

Seperti yang dilakukan Babinsa 0829/04 Burneh bersama dengan warga masyarakat, Anggota TNI memimpin pelaksanaan pembuatan jamban di rumah keluarga Busiri (49)  Desa Binoh Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan, Kamis (12/9). Kegiatan pembuatan dimulai dengan penggalian lubang septic tank milik Samiin, seorang warga yang belum memiliki jamban.

 

Menanggapi program sejuta jamban yang dicanangkan pemerintah, warga masyarakat setempat merespon dengan ucapan terimakasih dan menyambutnya dengan antusias untuk membantu menyukseskan program tersebut. Sebab, sebelumnya warga setempat terbiasa BAB di sungai.

 

"Saya sangat senang dan berterimakasih mendapat bantuan pembuatan jamban, sehingga kami tidak perlu lagi buang air di sungai," kata Busiri dengan mata berbinar.

 

Sementara itu, menurut Danramil 0829/04 Burneh Kapten Inf M. Hayat, menyatakan bahwa, kebutuhan jamban sesuai data masyarakat yang belum memiliki jamban untuk Bangkalan masih banyak.

 

"menurut lapora dari Babinsa yang belum memiliki jamban di wilayah Bangkalan masih membutuhkan puluhan unit," ungkap Danramil.

Bangkalan,- Kodim 0829/Bangkalan melalui Koramil 0829/04 Burneh, melaksanakan kegiatan program jamban. Pembuatan jamban untuk warga tersebut merupakan program sanitasi total berbasis masyarakat di rumah warga Desa Binoh Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Kamis (12/9/2019) pagi.

 

Danramil 0829/04 Burneh Kapten Inf M. Hayat, mengatakan "program ini merupakan program penyediaan sarana sanitasi jamban sehat (hygiene sanitation) berbasis masyarakat. Serta, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk stop buang air besar (BAB) sembarangan. Program stop BAB sembarangan dilakukan melalui kegiatan penyuluhan yang bersifat edutainment untuk memberikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat akan pentingnya kesehatan lingkungan dan pembuatan jamban", terang Danramil.

 

Seperti yang dilakukan Babinsa 0829/04 Burneh bersama dengan warga masyarakat, Anggota TNI memimpin pelaksanaan pembuatan jamban di rumah keluarga Busiri (49)  Desa Binoh Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan, Kamis (12/9). Kegiatan pembuatan dimulai dengan penggalian lubang septic tank milik Busiri, seorang warga yang belum memiliki jamban.

 

Menanggapi program sejuta jamban yang dicanangkan pemerintah, warga masyarakat setempat merespon dengan ucapan terimakasih dan menyambutnya dengan antusias untuk membantu menyukseskan program tersebut. Sebab, sebelumnya warga setempat terbiasa BAB di sungai.

 

"Saya sangat senang dan berterimakasih mendapat bantuan pembuatan jamban, sehingga kami tidak perlu lagi buang air di sungai," kata Busiri dengan mata berbinar.

 

Sementara itu, menurut Danramil 0829/04 Burneh Kapten Inf M. Hayat, menyatakan bahwa, kebutuhan jamban sesuai data masyarakat yang belum memiliki jamban untuk Bangkalan masih banyak.

 

"menurut lapora dari Babinsa yang belum memiliki jamban di wilayah Bangkalan masih membutuhkan puluhan unit," ungkap Danramil.

Bangkalan,- Personel Satuan Pelaksana (Satlak) Gakkumwal Subdenpom V/4-4 Bangkalan menggelar operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dengan sandi "Waspada Wira Clurit"Operasi yang melibatkan 6 personel itu dilaksanakan di Jalan Raya Kh. M. Kholil, Kota Bangkalan, Kamis (12/9/2019).

 

Dansatlak Gakkumwal Subdenpom V/4-4 Bangkalan, Kapten Cpm Wayan S. mengatakan, operasi bertujuan menekan dan mencegah terjadinya pelanggaran serta perbuatan hukum dari anggota TNI. Selain itu juga menciptakan kepatuhan hukum disiplin dan tata tertib di lingkungan TNI.

 

Operasi yang dilaksanakan selama satu jam mulai 06.00 hingga 07.30 WIB, nihil temuan. Kendati demikian, operasi yang sama intensif dilakukan oleh Satlak Gakkumwal Subdenpom V/4-4 Bangkalan.

 

"Sasaran operasi ini anggota TNI, baik yang berpakaian dinas (seragam lengkap) maupun berpakaian preman. Harapan kedepan ya tidak ada pelanggaran," ungkap Kapten Cpm Wayan S., Kamis (12/9).

 

Lebih lanjut dikatakan, fokus pemeriksaan meliputi, surat kelengkapan kendaraan, baik kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi. Selain itu juga pemakaian atribut TNI seperti jaket, helm serta pemasangan sticker TNI di kendaraan masyarakat sipil. 

 

Bangkalan,- Komandan Distrik Militer (Dandim) 0829/Bangkalan Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, S.sos bersama Forkopimda Bangkalan menghadiri kegiatan Parade dan Lomba Pawai Lampion Tingkat SD dan MI Se-Kabupaten Bangkalan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1441 Hijriyah Kab. Bangkalan Tahun 2019.

 

Kegiatan tersebut mengankat tema : "Dengan Tahun Baru Islam Kita Lestarikan Khasanah Budaya Islam Dalam Membangun Masyarakat Yang Bermartabat dan Berkualitas Menuju Bangkalan Sebagai Kota Dzikir dan Sholawat"

 

Umat muslim di Bangkalan Madura tidak mau absen menyambut pergantian Tahun Baru Islam. Buktinya, mereka ikut memeriahkan pelaksanaan Parade dan Lomba Pawai Lampion Tingkat SD dan MI Se-Kabupaten Bangkalan.

 

Menurut pengamatan, jumlah Peserta Lomba Pawai Lampion terdiri dari 35 peserta dengan rincian 16  SD dan 19 MI.

 

Di depan Pendopo Agung Jalan Letnan Abdulah No.1 Kabupaten Bangkalan, puluhan peserta anak-anak SD dan MI mengikuti pawai lampion. Sebagian ada yang mengusung miniatur bulan, bintang dan aneka boneka. Termasuk, hiasan dan bendera Merah Putih berukuran mini.

 

Kegiatan Parade dan Lomba Pawai Lampion dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1441 Hijriyah Kabupaten Bangkalan Tahun 2019 sebagai wadah Silatulrahmi dan kilas balek perjalanan kehidupan dalam satu Tahun kebelakang serta memahami sekaligus menerapkan Filosofi Hijrah , sebagai sebuah titik tolak peningkatan kualitas diri baik lahiriah maupun bathiniyah.

 

Adapun  rute parade dan lomba pawai lampion dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1441 Hijriyah Kab. Bangkalan Tahun 2019. Start dari Jln Letnan Abdullah menuju Jln A. Yani menuju Jln Panglima Sudirma menuju Jln Jaksa Agung menuju Jln Trunojoyo menuju Jln Jokotole dilanjutkan ke Jln mayjen Sungkono hingga finiush di Jln Letnan Abdullah Bangkalan.

 

Pada pukul 21.45 WIB, seluruh rangkaian kegiatan Parade dan Lomba Pawai Lampion dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1441 Hijriyah Kab. Bangkalan Tahun 2019 selesai. Selama kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar dan aman.

MEDIA SURABAYA

{picture#https://3.bp.blogspot.com/-JqOwFUUcTnM/WlHYz5PkL4I/AAAAAAAAEkk/2oRB13coK6QPYHd1uRTnzgCn81lfNJG8wCLcBGAs/s1600/20180107_023259.png} Tahun 2016-2021, Kota Surabaya sebagai Kota sentosa yang berkarakter dan berdaya saing global berbasis ekologi. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {pinterest#http://pinterest.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.