Jombang. Pragram TMMD Kodim 0814 Jombang sudah memasuki masa akhir, banyak program fisik maupun non fisik telah dilaksanakan dan hampir rampung, di sela-selah kegiatan personil Satgas TMMD banyak yang melakukan aktifitas membantu kegiatan masyarakat.
Seperti yang dilakukan Peltu Ahmad Khoiri yang senantiasa selalu membantu kegiatan warga seperti yang terlihat pada waktu senin sore 30 April 2018, dengan semangat kegotong royongan dan kebersamaan dengan warga membantu mencarikan rumput untuk ternak kambing.

Dengan berjalan kaki dia membawa rumput cukup banyak, mengingatkan masa kecil Peltu Ahmad Khoiri saat menggembala kambing dan mencari rumput. " Waktu saya belum menjadi tentara setiap sore hari pasti mencari rumput dulu, saya tahu bagemana rasanya menjadi seorang petani yang mempunyai peliharaan sapi maupun kambing, untuk itu tergerak hati saya untuk membantu mencari rumput, sambil bernostalgia waktu kecil saya dulu, ungkap Peltu berkaca-kaca . 
Sementara itu usai dibantu bapak TNI Bapak Poniman mengucapkan banyak terima kasih, " matur suwun sanget nggih pak, ( terima kasih banyak ya pak ) sembari mengusap keringat yang bercucuran.

Surabaya,- Kepedulian terhadap sesama senantiasa harus selalu ditingkatkan terutama di era globalisasi yang cenderung terkontaminasi dengan budaya asing yang hidup secara individu.

Hal tersebut yang sangat meresahkan bagi kemungkinan besar tergerusnya budaya asli bangsa Indonesia yang sosialis, guyub, bergotong royong dan kebersamaan serta kepedulian terhadap sesama.

Kali ini untuk memupuk kembali budaya sosialis dan kepedulian terhadap sesama, Yayasan Ponpes Sunan Giri yang berlokasi di Wonosari Tegal IV Wonokusumo Kec. Semampir Surabaya melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dengan menggelar khitan gratis bagi warga masyarakat di sekitarnya. Senin (30/4/18)

Dalam kegiatan khitan gratis itu banyak warga antusias untuk membawa buah hatinya untuk dikhitan.

Dalam pengawalan dari Sertu Subiyanto Babinsa Kelurahan setempat, kegiatan dapat berjalan dengan tertib.

Kegiatan ini bekerja sama dengan Puskesmas Wonokusumo selaku tenaga medis wilayah Kecamatan Semampir Surabaya.

Kegiatan dihadiri oleh Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, LPMK Wonokusumo, para Ketua RW dan juga tokoh agama dan tokoh masyarakat wilayah Kelurahan Wonokusumo Semampir Surabaya.

"Kegiatan khitanan massal ini mendapat apresiasi positif dari seluruh warga, terutama pelaksanaannya dinilai dapat membantu warga sekitar dan juga pelaksanaan pada waktu yang tepat dimana menjelang bulan suci Ramadhan",ungkap Babinsa Wonokusumo Sertu Subiyanto.

Surabaya,- Lembaga Pendidikan merupakan tempat yang memiliki posisi strategis untuk kembali meningkatkan dasar-dasar mental dan perilaku generasi bangsa.

Pada saat sekarang ini tentunya sangat penting untuk kembali untuk memberikan pemahaman-pemahaman tentang apa dan bagaimana memulai hidup sehat dan bugar, mengingat pentingnya pola hidup sehat Babinsa Koramil 0830/04 Bubutan Serka Yulius melatih para pelajar sekolah dengan berolah raga secara bersama di pagi hari sebelum memulai semua aktivitas. Senin (30/4/18)

Melatih hidup sehat ini sangatlah penting kita tanamkan sejak usia dini, dengan maksud para generasi muda memahami pentingnya olah raga untuk kesehatan dan juga kebugaran tubuh serta dapat terhindar dan juga terhindar dari penyakit, ungkap Serka Yulius

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas-tugas Aparat Kewilayahan yakni membina warga dalam segala lini dengan berbagai kegiatan yang bersifat positif, sehingga keberadaan Aparat Teritorial ini benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat, ungkap Danramil 0830/04 Bubutan Mayor Chb Sukimun.

Menurut Dandim 0830/Surabaya Utara menegaskan bahwa olah raga merupakan kebutuhan jasmani bagi semua manusia, dengan membiasakan olah raga, badan akan terbiasa beraktivitas, tubuh kita yang secara tidak kasat mata menghasilkan zat-zat racun yabg tentunya sangat berbahaya apabila mengendap didalam tubuh itu sendiri, dengan berolah raga maka zat-zat racun itu akan keluar melalui keringat disaat melakukan aktivitas olah raga teratur dengan gerakan-gerakan yang benar, perlu di ingat bahwasanya olah raga membuat manusia akan memiliki jiwa-jiwa yang sehat sebagai mana  ungkapan Sastrawan Romawi "Decimus Iunius Juvenalis" yang mengungkapkan "Mensana in Corpore Sano" yang bermakna "Di Dalam Tubuh Yang Sehat Terdapat Jiwa Yang Sehat",, tegas Dandim 0830/Surabaya Utara Letkol Inf Wing Sandya Udayanto,SE.


Surabaya,- Puluhan Prajurit dan PNS Jajaran Kodim 0830/Surabaya Utara (SU) melaksanakan upacara bendera Merah Putih di lapangan Makodim 0830/SU Jl. Gresik Gadukan Timur No.56, Perak Barat, Krembangan, Kota Surabaya, Jawa Timur. Senin (9/4/18).
Dengan Inspektur Upacara Kepala Staf Kodim 0830/Surabaya Utara Mayor Inf Herawady Karnawan dengan pejabat Perwira Upacara dijabat Perwira Seksi Personalia (Pasi Pers) Kodim 0830/SU Kapten Inf Sumardjiono serta Komandan Upacara (Danup) dijabat Wadanramil 0830/06 Benowo Lettu Chb Kamsuri dan Serda Agus Rianto selaku pengucap Sapta Marga.

Upacara bendera pada minggu militer ini dilaksanakan setiap hari senin khususnya pada minggu terakhir setiap bulannya, hal ini dilaksanakan guna menumbuhkan jiwa patriotisme untuk menghormati Sangsaka Merah Putih serta menumbuhkan jiwa disiplin, patriotis bagi prajurit dalam mengamalkan Sapta Marga , Delapan Wajib TNI dan Sumpah Prajurit. 

Upacara pengibaran bendera yang rutin dilaksanakan dalam rangka memupuk jiwa kejuangan, patriotisme, nasionalisme dan solidaritas prajurit serta mengenang jasa para pahlawan pendahulu.

Setelah melaksanakan Upacara Bendera dilanjutkan dengan evaluasi oleh dari Kepala Staf Kodim 0830/Surabaya Utara dan beberapa Perwira staf tentang kinerja sepekan yang telah dilaksanakan oleh jajaran Kodim Surabaya Utara.

Dandim 0830/SU Letkol Inf Wing Sandya Udayanto,SE mengungkapkan bahwa "Upacara pengibaran bendera yang secara rutin dilaksanakan pada setiap hari senin memiliki makna penting, sebagai upaya untuk mengingatkan Prajurit dan PNS TNI Kodim 0830/SU pada nilai-nilai heroisme dan patriotisme perjuangan para generasi pendahulu," ungkapnya. 

Lebih lanjut Dandim menekankan kepada seluruh prajurit "Agar tetap menjaga kekompakan, jaga nama baik satuan, jaga kesehatan, jaga keselamatan pribadi dan keluarga serta kurangi juga hindari segala bentuk perbuatan yang mengarah ke pelanggaran" tegas Letkol Inf Wing Sandya Udayanto,SE.

Surabaya,- Maraknya peredaran minuman keras (miras) yang marak dikonsumsi masyarakat awam dengan disajikan menggunakan cara-cara mencampur bahan lain merenggut banyak nyawa.

Hal ini mendapatkan perhatian Dandim 0830/Surabaya Utara Letkol Inf Wing Sandya Udayanto,SE, Ia menginstruksikan jajaranya melakukan pendekatan persuasif untuk menekan peredaran minuman keras.
Kesempatan kali ini, Danramil Semampir Mayor Inf Imam Suyoso,S.Ag bersama Tiga Pilar melakukan Deklarasi Anti Miras di Aula Kecamatan Semampir Jl. Iskandar Muda Surabaya, Senin (30/4/18)

Danramil 0830/02 Semampir Mayor Inf Imam Suyosos,S.Ag menuturkan, bahwa kegiatan ini menindak lanjuti instruksi Pangdam V/Brawijaya dan arahan Kapolda Jatim tentang pemberantasan peredaran miras oplosan yang menyebabkan banyak korban jiwa meninggal sia-sia.

"Saya juga menginstruksikan seluruh Danramil dan jajaranya untuk memback-up dan membantu para Bhabinkamtibmas dan Kapolsek dalam rangka mengantisipasi beredarnya miras oplosan serta upaya mencegah korban miras oplosan dan narkoba di Wilayahnya masing masing," tegas Dandim Letkol Inf Wing Sandya Udayanto,SE.

"Kami warga Semampir sangat mendukung kegiatan ini, kami merasa terayomi dan akan turut memberikan informasi kepada pak Kodim, apabila ada penjual miras di masyarakat, karena hal ini sangat meresahkan sekali," ungkap salah satu peserta Deklarasi Anti Miras tersebut.

Jombang. Koramil 0814/07 Kabuh Kodim 0814 Jombang melaksanakan karya bhakti pembongkaran Balai Desa Sumberaji Kecamatan  Kabuh Kabupaten Jombang, Danramil Kabuh Kapten Kav Yateman bersama masyarakat Desa melaksanakan karya bakti pembongkaran kantor Desa Sumberaji pada Minggu 29 April 2018.
Pembuatan Kantor Desa dengan anggaran dari dana Desa, sedangkan untuk tenaga giliran dari tiap – tiap dusun. Masyarakat Desa Sumberaji sangat bersemangat dalam pembangunan pemugaran Balai Desa, dikarenakan balai Desa yang lama sudah tidak memungkinkan untuk digunakan sehingga harus secepatnya untuk di direhab.
Dalam kesempatan itu Bapak Kepala Desa mengatakan sangat terbantu dengan kehadiran personil Koramil ditengah-tengah masyarakat dalam bergotong royong melaksanakan kerja bhakti tersebut. Karena ibarat masyarakat dan TNI adalah ikan dan air. Sehingga apa yang dirasakan masyarakat TNI terutama Koramil juga merasakan juga.
Danramil 0814/07 Kabuh Kapten Kav Yateman dalam kesempatan ini mengajak dan menghimbau kepada Babinsa dan masyarakat Desa Sumberaji agar menjaga dan memelihara sifat gotong royong, karena gotong royong adalah merupakan suatu ciri khas yang dimiliki masyarakat Indonesia. Gotong royong merupakan warisan kebudayaan nenek moyang kita yang perlu dilestarikan.
" Karena kita manusia sebagai mahkluk sosial jadi tidak bisa lepas dengan yang namanya saling membantu, saling mengerti dan saling menolong kepada sesama yang membutuhkan bantuan atau pertolongan. Diharapkan dengan pemugaran Balai Desa ini kelaknya perangakat atau masyarakat lebih bersemangat dalam bekerja

Jombang. Mengantisipasi terjadinya banjir pada musim hujan, personel Satgas TMMD ke 101 Kodim 0814 Jombang tahun 2018 melaksanakan gotong royong membersihkan anak sungai marmoyo bersama-sama dengan masyarakat dusun Sidokaton, minggu 29 April 2018. 
Sungai Marmoyo yang selama ini terlihat kumuh karena banyak sampah dan ditumbuhi rerumputan, kemarin tampak lebih bersih, anggota TNI yang tergabung Satgas TMMD melakukan bersih-bersih di sungai tersebut. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Program Tambahan TMMD ke 101 di desa Sidokaton Kecamatan Kudu Kabupaten Jombang.
Dengan alat seadanya, prajurit TNI dan warga mengambil sampah-sampah di sungai dan membabat rumput yang tumbuh di tepi sungai. Kesan kumuh dan kotor yang terpotret di sungai itu berubah menjadi lebih bersih.
Kapten Chb Sugeng selaku Danki Satgas mengatakan, Aksi gotong royong di Sungai tersebut sebagai wujud kepedulian Satgas TMMD terhadap kebersihan lingkungan khususnya Sungai Marmoyo yang berada di wilayah penyelenggaraan TMMD yang saat ini dalam kondisi menyempit karena tertutup oleh rumput dan sampah, sehingga apabila tidak dibersihkan akan berdampak terjadinya banjir, selain itu juga bisa menimbulkan penyakit seperti demam berdarah.

Jombang. Dibulan bulan tertentu,khususnya bulan-bulan mulia masyarakat di nusantara banyak yang melakukan tradisi yang berbeda-beda dikarenakan perbedaan daerah seperti bersih desa/selamatan desa, ambengan kenduri dan lain sebagainya, adapun intisari dari tradisi-tradisi tersebut adalah sedekahan untuk meminta ridho ALLOH SWT. Supaya dijauhkan dari bencana dan bala, bersih desa/ sedekah bumi niatnya untuk meminta ridho semesta alam dan ingin dihindarkan dari bahaya penyakit, pagebluk dan lain-lain agar desanya selalu diberi keselamatan oleh ALLOH swt. 
Sedekah Bumi di sudah biasa terlihat di pulau Jawa seperti di Dusun Mabul Desa Sidokaton Kecamatan Kudu Kabupaten Jombang merupakan budaya turun temurun masyarakat.  Tradisi tersebut digelar masyarakat setempat pada Jumat 27 April 2017, saat pelaksanaan TMMD 101 Jombang masih berlangsung..
Untuk itu, sebagian anggota Satgas TMMD Kodim 0814 Jombang berkumpul saat digelar  tradisi leluhur tersebut di rumah Bapak Sumari yang merupakan tokoh dusun Mabul..
Bapak Sumari mengatakan, syukuran sedekah bumi selain sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, juga merupakan Uri Uri budaya Jawa atau meneruskan adat leluhur Dusun Mabul dengan tujuan kirim doa kepada leluhur yang telah membuka desa /  tasyakuran dan menghormati sesepuh pinisepuh. " Kebetulan dengan momen TMMD ini bisa mempererat silahturahmi antara masyarakat dengan TNI," paparnya.

Surabaya,- Pramuka sebagai kegiatan ekstrakulikuler di sekolah tentunya tidak asing lagi bagi hampir semua orang.
Namun sebagian orang masih beranggapan sempit bahwa pramuka itu hanya kegiatan biasa saja semisal bermain, sorak sorai, tepuk tangan, baris berbaris, tali temali.
Padahal pramuka itu bersifat fleksibel dalam arti dapat berkembang mengikuti jaman, dengan kegiatan Pramuka, kualitas generasi muda dapat meningkat.
Sebagaimana Kodim 0830/Surabaya Utara mengerahkan 30 Kader Pramuka guna mengikuti kegiatan Persami yang dilaksanakan di Kebun Bibit Surabaya yang dibuka oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya dan rencana ditutup pada hari minggu 29/4/18.

Disamping itu juga untuk menjalin silaturahmi serta kita mendapat kerabat baru. Tidak hanya di sekolah, di kota, di Indonesia, bahkan di duniapun berkat "pramuka", orang sedunia bisa bertemu seperti Jambore Internasional Dunia. 

Inilah hakikat Persatuan dan Kesatuan yang harus ditanamkan kepada generasi muda saat ini ditengah terpaan badai bahaya Miras, Narkoba, dan Pergaulan bebas yang mampu menghancurkan integritas bangsa.

Selain itu dalam kepramukaan juga diajarkan untuk lebih mencintai Lingkungan.

Ditempat berbeda Dandim 0830/Surabaya Utara Letkol Inf Wing Sandya Udayanto,SE "Yang tak kalah pentingnya dalam pelatihan pramuka juga diajarkan Leadership, melalui pramuka diajarkan jiwa pemimpin, disiplin, mandiri, jujur, tanggung jawab, pantang menyerah, serta mampu mengatasi masalah" tegasnya.

"Masih banyak manfaat kegiatan pramuka, tentunya pihak sekolah harus berperan aktif mengajak siswanya dalam kegiatan pramuka ini, imbuhnya.

"Dan satu hal lagi bahwa pramuka bersifat fleksibel, diperlukan pembina yang handal dan cerdas agar kegiatan pramuka tidak monoton", tegas Dandim 0830/Surabaya Utara Letkol Inf Wing Sandya Udayanto,SE.

Surabaya,- Bebagai macam tindak kejahatan yang terjadi akhir-akhir ini sebagian besar diawali dengan maraknya pengkonsumi Miras baik yang berlabel maupun Miras tradisional juga miras yang telah di oplos/dicampur dengan bahan lain sehingga membuat penggunanya menjadi kehilangan cara berpikir sehat dan cenderung berbuat brutal mengarah ke tindak kejahatan.
Untuk menekan angka kejahatan di wilayah binaan Kecamatan Semampir Sertu Subiyanto bersama Pihak Kepolisian Polsek Semampir serta tokoh masyarakat menggelar operasi miras.
Adapun sasaran yang di datangi yakni toko dan swalayan mini market, agen warung minuman, warung tongkrongan anak muda dan warung jamu.

Dari hasil razia miras yang digelar ini dari oprasi tersebut aparat tidak menemukan adanya penjual miras.

Disela kegiatan razia tersbut para petugas memberikan himbauan kepada para penjual yang telah didatangi diminta agar tidak menjual miras karena berdampak mengganggu stabilitas keamanan.




mediasurabaya.com , SURABAYA - Komandan Kodim (Dandim) 0832/Surabaya Selatan Letkol Inf Alfian, S.I.P., pada pagi hari ini Sabtu (28/04/2018) pukul 10.00 WIB bertindak sebagai Irup (Inspektur Upacara) Pembukaan Pembinaan Saka Wira Kartika Kodim 0832 Tahun 2018 di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Sambikerep, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya.


Dengan mengusung tema "TNI AD Melalui Pembinaan Kepramukaan Saka Wira Kartika Siap Membina Dan Membentuk Generasi Muda Bangsa Yang Berkarakter Dan Berwawasan Kebangsaan Serta Berjiwa Kesatria Guna Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air Dan Mempererat Ke-Bhinneka Tunggal Ika-an Demi Keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)".

Dandim mengawali amanatnya dengan menyampaikan salam Pramuka, dan mengucap syukur atas terselenggaranya upacara pembukaan pelatihan dan Perkemahan Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0832/Surabaya Selatan Tahun 2018.

Lebih lanjut Dandim menambahkan, bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Kodim 0832 dalam meningkatkan dan mengembangkan pendidikan bela negara yang berbasis pada nasionalisme, cinta tanah air dan patriotisme.

Bela negara merupakan kewajiban bagi setiap warga negara dengan penuh rasa tanggung jawab dan dibangun sejak usia dini di setiap warga negara Indonesia, agar generasi muda mempunyai kepribadian dan watak yang baik.

Bela negara pada setiap warga negara sudah diatur dalam UUD 1945 Pasal 27 Ayat (3) yang berisi dimana setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.

"Bahwa peran TNI AD dalam peran bela negara sudah diatur dalam UU Nomor 34 Tahun 2004, bahwa TNI dalam tugas pokoknya menegakkan NKRI dilaksanakan melalui Operasi Militer Untuk Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP)", tegas Dandim.

"Fakta di lapangan telah membuktikan bahwa pramuka tetap konsisten dengan mendukung tegaknya NKRI dan ideologi Pancasila dengan menyatakan NKRI dan Pancasila merupakan harga mati di bumi nusantara ini", ungkap Dandim.

Hadir dalam pembukaan, diantaranya meliputi Camat Sambikerep Drs. Agus Setyoko, M.Si, Lurah Sambikerep Sugito, S.Sos., M.Si., Danramil Jajaran Kodim 0832, Kasatpol PP Kecamatan Taufik dan Kepala SMA Shafta Drs. Syafiudin Rosyid, serta Guru Pembina, Peserta Upacara Putra dan Putri Saka Wira Kartika.

Perlu diketahui, bahwa kegiatan Pembinaan Saka Wira Kartika akan dilaksanakan selama 2 hari, yaitu Sabtu-Minggu tanggal 28-29 April 2018, dengan materi Krida Saka Wira Kartika, PBB (Peraturan Baris Berbaris), Matematika Bela Negara, Wasbang (Wawasan Kebangsaan). Sesuai rencana, bertindak sebagai Irup Penutupan, yaitu Kepala SMA Shafta Drs. Syafiudin Rosyid, pada hari Minggu (29/04) pukul 10.00 WIB.

[/Dik]


Surabaya,- Komunikasi Sosial yang senantiasa dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan dapat lebih mempererat tali silaturahmi antar sesama.

Sebagaimana kegiatan yang dilakukan Babinsa Koramil 0830/04 Bubutan Serka Yulius secara rutin bersilaturahmi dengan warga segala lapisan diwilayah tugasnya, guna untuk mempererat kemanunggalan TNI Rakyat juga sebagai sarana saling membantu keluhan-keluhan bahkan kesulitan warga diwilayah tugas. Sabtu (28/4/18)
"Dengan komunikasi sosial ini Babinsa dapat langsung mengetahui tentang keluh kesah, suka dan duka yang dialami warga diwilayah, sehingga aparat kewilayahan dapat memberikan kontribusi untuk membantu memberikan wahana dan nuansa serta jalur langkah-langkah menyampaikan aspirasi, ide-ide mengatasi segala bentuk permasalahan yang terjadi ditengah warga diwilayahnya, ungkap Wadanramil 0830/04 Bubutan Mayor Chb Sukimun saat dikonfirmasi.

Ditempat berbeda, Dandim 0830/Surabaya Utara Letkol Inf Wing Sandya Udayanto,SE juga menegaskan bahwa jadikan Komunikasi Sosial bukan sekedar untuk berinteraksi dengan sesama, akan tetapi ambil hikmah sisi Ibadah dari dalamnya, laksanakan segala sesuatunya dengan ikhlas maka itu akan menjadi nilai ibadah, terlebih-lebih jika mampu memberikan kontribusi positif kepada warga diwilayah maka Komunikasi Sosial yang dilaksanakan akan lebih bernilai ibadah dan niscaya akan membawa berkah dan barokah guna kesuksesan tugas Babinsa selaku aparat kewilayahan, tegas Dandim 0830/Surabaya Utara.

Surabaya,- Beberapa waktu terakhir hingga saat ini warga diresahkan dengan maraknya kembali para peng-konsumsi minuman keras terutama jenis oplosan.
Hal ini membuat gerah semua elemen untuk bertindak mencegah dan menghentikan hal tersebut.
Kali ini sebagaimana Wadanramil 0830/01 Pabean Cantikan Sawahan Kapten Inf Suyatno bersama Polsek Pabean Cantikan menggelar deklarasi anti miras.

Kegiatan tersebut digelar di lembaga pendidikan setingkat menengah atas tepatnya di SMK KAL 2 dikompleks Armatim Surabaya. Sabtu (28/4/18)

Kepada para pelajar dan pengajar Kapten Suyatno menekankan agar lebih peka lagi terhadap peredaran minuman keras (miras) yang makin meresahkan masyarakat akibat dampak yang ditimbulkannya.

Dikatakan Kapten Suyatno "peredaran miras ilegal atau oplosan sudah sangat meresahkan masyarakat, sehingga lanjutnya, butuh peran seluruh lapisan masyarakat untuk menanggulanginya", himbaunya.

"Salah satu cara atau tindakan untuk menanggulangi yakni dengan mendatangi dan meminta agar tempat-tempat penjualan miras untuk tidak lagi berjualan" tegasnya.

Bila perlu lanjut Kapten Suyatno bersama tiga pilar akan segera menggelar razia dengan sasaran miras oplosan atau ilegal.

"Bisa kita sampaikan ke tiga pilar untuk razia miras," cetus perwira TNI asal Surabaya ini.

Selain itu, peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang juga jadi fokus yang tak boleh dikesampingkan. Ia ingin seluruh warga turut mencegah peredaran narkoba.

Surabaya,- Aparat Teritorial Kewilayahan memiliki peran yang sangat penting di tengah warga, sebagaimana Aparat Kewilayahan merupakan mata telinga dan ujung tombak pimpinan yang memiliki tugas-tugas kewilayahan/yang mencakup bidang teritorial.
Sebagaimana kegiatan aparat kewilayahan diwilayah Koramil 0830/02 Semampir Kelurahan Wonokusumo Sertu Subiyanto intens ditengah warga masyarakat diwilayahnya tanpa memandang suku, ras, agama, adat dan budaya, ia bersama warga dan beberapa tokoh masyarakat juga para pemuda yang ada di wilayah tugasnya. Sabtu (28/4/18)
Kegiatan ini wujud esistensi prajurit TNI AD diwilayah Semampir dalam meningkatkan jiwa sosialis, menjaga kepedulian dengan sesama serta senantiasa memupul kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

TNI AD memiliki fungsi tugas operasi militer tempur dan operasi militer non tempur/kewilayahan sebagaimana tugas non tempur di wujudkan oleh satuan-satuan teritorial kewilayahan yakni membantu mengatasi segala kesulitan ditengah-tengah warga diwilayah tugasnya, ungkap Danramil 0830/02 Semampir Mayor Inf Imam Suyoso,S.Ag.

mediasurabaya.com , SURABAYA - Dalam rangka menjelang HUT Bhayangkara ke-72, Kodim 0832/Surabaya Selatan mengerahkan personilnya untuk melaksanakan Karbak (Karya Bakti), Jumat (27/04/2018) pagi.

Tujuan diadakannya kegiatan karya bakti ini, yaitu sebagai bentuk sinergitas TNI dan Polri, terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di wilayah Kota Surabaya ini.

Berdasarkan informasi yang diterima via Aplikasi Pesan dari Letda Inf Su'udi yang saat itu turut serta ikut karya bakti, menyampaikan, bahwa kegiatan ini dilakukan di beberapa tempat.

"Salah satunya di Taman Sejarah depan Jembatan  Merah Plaza Surabaya", ungkap Pasandi Kodim 0832 ini saat itu berada di lokasi.

Su'udi juga menyampaikan, kegiatan karya bakti di Taman Sejarah ini juga dihadiri oleh Walikota Surabaya, Danrem 084/Bhaskara Jaya, Kapolrestabes Surabaya dan Pejabat lain di lingkungan Pemkot Surabaya.

Dengan sasaran, diantaranya meliputi pembersihan sampah di Pasar Keputran dan di sepanjang kanan kiri jalan Jembatan Merah dan kanan kiri bantaran Sungai Jomboran Kelurahan Krembangan, Kota Surabaya. Selain itu pula, karya bakti juga dilakukan di tempat- tempat ibadah seperti Masjid dan Pura, serta tempat lainnya.

Sebagaimana diketahui bersama, Peringatan Hari Bhayangkara atau Hari Kepolisian Nasional yang ke-72 ini bertepatan dengan tanggal 1 Juli 2018.

[/dik]

Jombang. Jamur adalah jenis tumbuhan yang biasa menjadi makanan. Jenis tumbuhan ini telah lama dikenal oleh manusia. Diperkirakan semenjak abad ke XIV, saat dinasti Ming berkuasa di daerah China, jamur telah menjadi menu spesial bagi pejabat negara tersebut. Cita rasa jamur yang unik dan lezat ini terus menyebar ke berbagai belahan dunia melalui perjalanan dagang. Hingga saat ini jamur terus berkembang menjadi makanan yang cukup diidolakan oleh banyak orang, budidaya jamur tiram sangat cocok untuk daerah beriklim tropis seperti Indonesia.
Di sela-sela kegiatan Satgas TMMD 101 Kodim 0814 Jombang Peltu Ahmad Khoiri dan rekan rekannya menyambangi tempat budidaya jamur yang berada di desa Sidokaton kecamatan Kudu Kabupaten Jombang. Jum'at  27 April 2018 .
Dalam kunjungannya tersebut, Peltu Ahmad Khoiri berharap agar budidaya jamur tiram dapat dikembangkan maupun diikuti oleh kelompok tani di tempat lain sehingga dapat membantu meningkatkan perekomomian masyarakat.
"Saya harap kegiatan budidaya jamur ini bisa dikembangkan di tempat lain dan para petani yang telah paham dalam membudidayakan jamur tiram ini dapat menularkan ilmunya kepada masyarakat lainya," kata Peltu Ahmad Khoiri.
Sementara Anjar 25 tahun mengatakan, bahwa dalam berbudidaya jamur tidaklah terlalu sulit akan tetapi yang paling penting dan paling utama adalah harus mempunyai niat serta semangat yang tinggi terlebih dahulu. Sehingga dalam menjalankan budidaya jamur ini akan menjadi terasa ringan dan tidak terlalu berat dalam perawatannya.
" Modal utama dalam membudidayakan jamur tiram ini adalah niat dan semangat yang tinggi, apabila keduanya hal tersebut telah dimiliki petani, maka hal lain akan terasa ringan", jelasnya.
Usaha jamur ini digagas pemuda lanjang Anjar 25 tahun dan Isman 23 tahun, pemuda yangg tidak mau tinggal diam, ingin memajukan usaha dan desanya dengan komoditas jamur, pernah gagal namun tetap tidak mau menyerah, karena awalnya tidak memiliki pengetahuan tentang budidaya jamur jadi kurang maksimal hasilnya.
Agar tidak patah semangat disini kami dari satgas TMMD perlu memotivasi agar tidak menyerah menghadapi masa masa kesulitan/kegagalan, karena ada pepatah Kegagalan awal dari keberhasilan dan mereka berdua pun sependapat dengan kami.

Jombang. Danramil 0814/04 Gudo Kapten Inf Tatok dengan Kepala Desa, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda mendeklarasikan anti miras, dengan tema " Sepakat memerangi minuman keras/oplosan dan Narkoba". Hadir pula ketua MWC NU H. Akhsan Sutari, pimpinan Ponpes Miftahul huda Desa Krembangan KH. Makhrus Abbas, Ketua GP Anshor Kecamatan Gudo, Gus Gugun, Ketua Banser Kecamatan Gudo, Nur Salim dan tokoh masyarakat. Bertempat di Pendopo Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang, Kamis (26/4/2018).
Kapolsek Gudo, AKP Yogas SH dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan deklarasi anti miras menindaklanjuti berita yang beredar di media sosial karena terjadi orang meninggal dunia karena minuman keras oplosan. "Deklarasi anti miras ini dilaksanakan supaya masyarakat tidak mengkonsumsi minuman keras dan untuk memerangi minuman keras karena mendekati bulan ramadhan juga," kata Yogas.
Sementara Yogas menjelaskan, sekarang tindakan mengedarkan maupun mengkonsumsi minuman keras maupun narkoba bukan tipiring tapi mengacu pada pasal 204 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) ayat 1 berbunyi "Barang siapa menjual, menawarkan, menerimakan, atau membagi-bagikan barang sedang diketahuinya bahwa barang itu berbahaya bagi jiwa atau kesehatan orang dan sifat yang berbahaya itu didiamkannya dihukum penjara selama-lamanya lima belas tahun".
Yogas menyampaikan terima kasih kepada semua yang hadir dan siap mendeklarasikan anti miras dan narkoba. " Semoga masyarakat di Gudo terhindar dari bahaya miras dan narkoba," ujarnya.
Camat Gudo Thonsom Pranggono membacakan deklarasi anti miras oplosan dan narkoba diikuti semua peserta yang hadir. 1. Menolak peredaran minuman keras dan narkoba di Wilayah Kecamatan Gudo. 2. Kami siap mendukung pihak kepolisian untuk menindak tegas peredaran miras dan narkoba secara hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Jombang. Apel gelar pasukan Operasi Patuh Semeru tahun 2018 diikuti oleh jajaran pimpinan Polres, jajaran Kapolsek, anggota Polres Jombang, Kepala Dinas Pendidikan, Dandim 0814 Jombang, Komandan Satrad, Banser, Senkom, tokoh Agama dan tokoh masyarakat. Bertempat di lapangan Mapolres Jombang, Kamis (26/4/2018).
Dalam sambutannya Kapolres Jombang, AKBP Fadli Widiyanto SIK SH MH menegaskan, permasalahan di bidang Lalu Lintas semakin meningkat. Maka dari itu meningkat pula kendaraan mobilitas di jalan semakin tinggi. Operasional semua memakai handphone dengan aplikasi tertentu. Modernisasi diikuti alat transportasi bisa pesan memakai aplikasi.
Program Kapolri promoter dari UU No 2 tahun 2009 tentang Lalu Lintas yaitu mewujudkan, memelihara keamanan dan membangun budaya tertib dalam berlalu lintas. Wujud kepolisian meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. " Dalam melaksanakan UU no 2  kendali sinergi dengan stakeholder. Untuk kordinator kepentingan sebagai forward dan keselamatan dalam berlalu lintas," kata kapolres.
Data yang dihimpun pada tahun 2017 Pengguna jalan melakukan pelanggaran dan kecelakaaan sebanyak 2542 kejadian. Kecelakaan meninggal dunia sebanyak 412 dan luka berat 724 orang. " Target operasi sesuai kalender patuh 2018 yang dilakukan selama 14 hari mulai dari tanggal 26 April sampai tanggal 9 Mei 2018 dengan mengutamakan faktor keamanan. Petugas operasi patuh Lalu Lintas agar menghindari tindakan pungli, lakukan operasi patuh dengan baik. Dengan target operasi diutamakan pada titik-titik rawan kecelakaan," pungkas kapolres.
Perlu diketahui dalam pelaksanaan operasi patuh Lalu Lintas agar kordinasi dengan Pemkab, Camat, Lurah serta Kepala Desa. Agar ketika ditanya warganya bisa menjelaskan jika ada operasi Lalu Lintas.

Jombang. Irjen Pol ( Pur ) Sidarto Danusubroto beserta rombongan dari Wantimpres RI, untuk melihat langsung Sentra Pertanian Padi Terpadu (SP3T) Korem 082/CPYJ yang berada di Desa Denanyar Kecamatan Kota Kabupaten Jombang, kamis 26 April 2018.
" Maksud kedatangan kami ke SP3T Korem 082 bersama rombongan adalah ,untuk melihat langsung tentang keberadaan SP3T dan manfaatnya bagi masyarakat maupun menyukseskan program ketahanan pangan nasional," ungkap Irjen Pol ( Pur ) Sidarto Danu Subroto.
" Saya melihat kwalitas dan kawantitas produksi SP3T sangat luar biasa, dibanding zaman zaman dulu yang masih memakai system tradisional, apalagi saya bandingkan dengan Zaman penjajahan jepang dimana produksi pangan sangat minim, karena memang saya generasi yang mengalami langsung hidup di era penjajahan jepang ", menambahkan 
Kolonel Arm Budi Suwanto S Sos Danrem 082/CPYJ bersama Direktur SP3T Mayor Inf Iswanto, Dandim 0814 Jombang Letkol Arm Beni Sutrisno, Isawan Distan kabupaten jombang dan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) setempat, Wantimpres RI melihat secara langsung keberadaan SP3T tersebut.
Ditempat ini, berbagai alsintan (alat mesin pertanian) ditunjukkan, baik fungsi maupun penerapannya di lapangan, dari riceplanter, combine harvester, mesin pengering, mesin penggiling hingga mesin pengemasan.
" Disini kita bisa melihat langsung proses penyemaian benih dengan mesin ,penanaman menggunakan riceplanter, panen menggunakan alat combine harvester, sistem pengeringan manual maupun menggunakan mesin ,proses penggilingan gabah menjadi beras hingga pengemasan untuk siap dipasarkan ke pasar maupun ke Bulog," jelas Mayor Inf Iswanto. Pengeringan manual maupun menggunakan mesin ,proses penggilingan gabah menjadi beras hingga pengemasan untuk siap dipasarkan ke pasar maupun ke Bulog," jelas Mayor Inf Iswanto.

Surabaya,- Puluhan Personel Kodim 0830/Surabaya Utara bersama warga masyarakat Kecamatan Pakal dan sekitarnya melaksanakan Kerja Bakti pembersihan lingkungan di sekitar Bantaran Sungai Kalimas dan Taman Sejarah Jembatan Merah Surabaya. Jumat (27/4/18)
Acara dihadiri Walikota Surabaya, Danrem 084/BJ dan Kapolrestabes Surabaya, kegiatan dilaksanakan secara bersama-sama dengan Tiga Pilar dan seluruh elemen masyarakat guna menjaga kebersihan dan ke-asrian taman sejarah jembatan merah serta mewujudkan lingkungan yang bersih sehat.

"Digelarnya kegiatan ini diharapkan semua unsur masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terlebih saat ini musim yang tidak menentu, sehinnga kita dapat terhindar dari berbagai penyakit" ungkap Dandim 0830/Surabaya Utara Letkol Inf Wing Sandya Udayanto,SE.

Selain itu, Dandim 0830/SU selaku penanggung jawab wilayah yang menjadi lokasi digelarnya kegiatan tersebut menambahkan, peduli lingkungan bersih ini merupakan kegiatan yang harus terus dijaga dan dipelihara secara kontinyu karena dengan kegiatan seperti ini kita bisa saling bekerjasama, gotong-royong dan berinteraksi satu dengan lainnya sehingga akan tumbuh kesadaran yang tinggi dari masyarakat.

"Kegiatan ini merupakan sosialisasi dan untuk memotivasi kepada masyarakat tentang pentingnya memelihara lingkungan yang bersih indah dan nyaman serta membangun pola hidup bersih dan sehat" pungkasnya.

Senada, Dandim 0830/Surabaya Utara Letkol Inf Wing Sandya Udayanto,SE menegaskan bahwa "kegiatan ini merupakan bagian dari ajang silaturahmi TNI untuk lebih menyatu dengan rakyat guna memupuk jiwa peduli, jiwa kebersamaan berazaskan gotong royong sehingga di harapkan dapat terwujud solidnya kemanunggalan TNI Rakyat, karena TNI adalah bagian dari Rakyat serta melatih untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitarnya mulai dari hal-hal terkecil sekalipun". Imbuh Letkol Inf Wing Sandya Udayanto,SE.

Surabaya,- Kehidupan manusia tidak lepas dari segala cobaan, musibah, rejeki dari Allah SWT, untuk itu sebagai umat manusia kita wajib untuk senantiasa mengucap syukur atas apa yang telah diberikan Sang Pencipta kepada kita baik kesenangan maupun musibah juga tantangan ujian hidup.
Sebagai wujud ungkapan mensyukuri atas segala pemberian-Nya, kali ini Kodim 0830/Surabaya Utara menggelar syukuran di Makodim 0830/Surabaya Utara Jl. Gresik No. 52 Surabaya, Jumat (27/4/18).
Dandim 0830/SU Letkol Inf Wing Sandya Udayanto,SE mengatakan Kita prajurit hendaklah terus menerus senantiasa bersyukur kepada-Nya, teruslah berkarya dan bekerja dengan baik dan benar dalam memacu diri untuk memelihara serta meningkatkan kemampuan dengan belajar dan berlatih, berbuat terbaik, berani dan ikhlas.

Kegiatan syukuran diikuti oleh seluruh personel Kodim 0830/Surabaya Utara baik Perwira, Bintara, Tamtama juga PNS Militer jajaran Kodim 0830/Surabaya Utara.

Doa dipandu secara Islami oleh Romo Koko dengan sangat khusyu dan penuh kekhidmatan, usai kegiatan doa bersama dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Kasdim 0830/Surabaya Utara Mayor Inf Herawady Karnawan dan diserahkan kepada Dandim 0830/Surabaya Utara Letkol Inf Wing Sandya Udayanto,SE sebagai wujud ungkapan selamat dan sukses dalam memimpin serta membangun satuan Kodim 0830/Surabaya Utara kedepannya bisa lebih mantap hebat dan luar biasa.

Surabaya,- Maraknya peredaran minuman keras (miras) yang marak dikonsumsi masyarakat awam dengan disajikan menggunakan cara-cara mencampur bahan lain merenggut banyak nyawa.
Hal ini mendapatkan perhatian Dandim 0830/Surabaya Utara Letkol Inf Wing Sandya Udayanto,SE, Ia menginstruksikan jajaranya melakukan pendekatan persuasif untuk menekan peredaran minuman keras.
Kesempatan kali ini, Babinsa Asemrowo Serka Aminin bersama Tiga Pilar melakukan Deklarasi Anti Miras di Aula Kecamatan Asemrowo Surabaya, Jumat (27/4/18)

Danramil 0830/05 Tandes Mayor Inf Suwadi menuturkan, bahwa kegiatan ini menindak lanjuti instruksi Pangdam V/Brawijaya dan arahan Kapolda Jatim tentang pemberantasan peredaran miras oplosan yang menyebabkan banyak korban jiwa meninggal sia-sia.

"Saya juga menginstruksikan seluruh Danramil dan jajaranya untuk memback-up dan membantu para Bhabinkamtibmas dan Kapolsek dalam rangka mengantisipasi beredarnya miras oplosan serta upaya mencegah korban miras oplosan dan narkoba di Wilayahnya masing masing," tegas Dandim Letkol Inf Wing Sandya Udayanto,SE.

"Kami Sangat mendukung kegiatan ini, kami warga Benowo merasa terayomi dan akan turut memberikan informasi kepada pak Kodim, bila ada penjual miras di masyarakat, karena hal ini sangat meresahkan sekali," ungkap salah satu peserta Deklarasi Anti Miras tersebut.

Bangkalan, Kodim 0829/Bangkalan dilibatkan pada Operasi Patuh Semeru 2018 yang digelar Polres Bangkalan dan secara serentak akan dilakukan diseluruh wilayah Indonesia.
Operasi Semeru tahun 2018 dilakukan selama 14 hari terhitung dimulai pada hari ini Kamis 26 April 2018 sampai dengan tanggal 9 Mei 2018.
Namun titik tekan pada operasi Semeru 2018 kali ini pada pengendara yang melakukan pelanggaran berlalulintas.
Ada 7 sasaran yang difokuskan pada penindakan terhadap pengendara yang melakukan pelanggaran saat berlalulintas.
Diantaranya adalah pengemudi yang menggunakan Handphone saat berkendara, pengemudi yang melawan arus, pengemudi sepeda motor berboncengan lebih dari satu, pengemudi dibawah umur, pengemudi dan penumpang tidak menggunakan helm SNI,  pengemudi kendaraan bermotor menggunakan narkoba/mabuk, terakhir pengemudi berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan.
Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan mengatakan bahwa operasi Semeru ini untuk meningkatkan keamanan, kelancaran, dan keselamatan bagi para pengendara saat berlalulintas dijalan raya.
Sebagai tanda dimulainya operasi Semeru 2018 Bobby Tambunan menyematkan pita kepada petugas sebagai tanda dimulainya Operasi Patuh Semeru 2018.
"Angka kecelakaan saat ini masih cukup tinggi dan kecalakaan itu masih didominasi pengguna kendaraan roda dua dan roda empat," ujarnya.
Adanya Operasi Semeru oleh Polres Bangkalan bisa menurunkan angka kecelakaan. Selain itu juga agar meningkatkan keamanan, ketertiban, kelancaran, dan keselamatan dalam berlalulintas.
"Yang kita harapkan adalah masyarakat sadar pentingnya keselamatan berlalulintas, sehingga dapat menjaga keselamatan dan menurunkan angka kecelakaan lalulintas di Bangkalan dan juga Jawa Timur," tuturnya

Bangkalan,- Ajang pentas olah raga musim panas Asia ke 18 negara se-Asia yang paling bergengsi dalam waktu dekat akan segera digelar di Jakarta dan Palembang.
Kodim Surabaya Utara dipimpin langsung Dandim Letkol Arm Dodot Sugeng Hariadi  menginstruksikan seluruh jajaran turut serta dalam berpartisipasi mensukseskan Sea Games XVIII dalam bentuk pertisipasi pemasangan baleho dan spanduk Sukseskan Sea Games XVIII 2018 diseluruh jajaran sebagai wujud himbauan kepada seluruh masyarakat untuk turut mendukung suksesnya kegiatan Internasional tersebut.
Sea Games XVIII ini akan dilaksanakan dengan diawali dengan upacara pembukaan yang rencananya akan digelar pada tanggal 18 Agustus 2018 di Gelora Bung Karno Jakarta.
Adapun cabang olah raga yang akan di laksanakan yakni 33 cabang olah raga Olimpiade dan 8 cabang olah raga Non Olimpiade.
Indonesia disetujui menjadi tuan rumah Asian Games XVIII oleh Dewan Eksekutif Dewan Eksekutif Olimpiade pada 19 September 2014. Penyelenggaraan Asian Games XVIII yang awalnya akan diadakan pada tahun 2019 kemudian dimajukan menjadi tahun 2018 untuk menghindari pilkada legistlatif dan pilpres Indonesia yang juga akan diselenggarakan pada tahun tersebut.

MEDIA SURABAYA

{picture#https://3.bp.blogspot.com/-JqOwFUUcTnM/WlHYz5PkL4I/AAAAAAAAEkk/2oRB13coK6QPYHd1uRTnzgCn81lfNJG8wCLcBGAs/s1600/20180107_023259.png} Tahun 2016-2021, Kota Surabaya sebagai Kota sentosa yang berkarakter dan berdaya saing global berbasis ekologi. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {pinterest#http://pinterest.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.