Jombang. Pemanasan global kini bukan lagi isu lingkungan, melainkan fakta nyata masalah lingkungan yang  sedang terjadi. Pemanasan global menyebabkan siklus pergantian musim  menjadi sulit diprediksi. Fakta nyata dari pemanasan global ini ditandai dengan musim kemarau yang menyebabkan kekeringan dan curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir.
Aksi nyata yang dapat mencegah memburuknya kondisi lingkungan akibat pemanasan global adalah dengan memelihara dan menjaga lingkungan alam saat ini. Berbagai konsep pemeliharaan lingkungan dibentuk oleh organisasi internasional dan juga komunitas di dalam negeri.
Aksi nyata yang dapat dilakukan adalah penghijauan lingkungan seperti yang dilakukan Personil Kodim 0814 Jombang melaksanakan penghijauan di kanan kiri sepanjang jalan raya Dusun Ngepeh Desa Rejoagung Kec. Ngoro Kab. Jombang, kamis 30 nopember 2017.
Penanaman pohon Mahoni dengan jumlah 1.500 pohon itu melibatkan Muspika Kec Ngoro, Dinas PU ( Bina Marga ) dan masyarakat sekitar. " Kegiatan ini dirasa sangat tepat sehubungan musim hujan yang sudah turun sehingga cocok untuk melaksanakan penanaman dengan harapan ke depan akan memberikan manfaat untuk penghijauan dan pelestarian lingkungan," ujar Kapten Inf Nasrulloh selaku Pasiter.
Disamping untuk penghijauan, kegiatan tersebut juga dijadikan sebagai wahana untuk memupuk rasa kebersamaan dan kekeluargaan antara anggota Kodim 0814 Jombang dengan seluruh komponen masyarakat Jombang.


Bangkalan,- Guna menjaga hubungan harmonis antara Koramil dengan masyarakat di wilayahnya, Babinsa Koramil 0829/13 Arosbaya secara rutin mendatangi dan berkomunikasi dengan tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan elemen masyarakat lainnya.
Seperti yang dilakukan
Serma Irfan dan Serka Fadhori bersilaturahmi dengan Manteri Tani Arosbaya, Kamis (30/11/2017).
Menurut Danramil 0829/13 Arosbaya, Kapten Inf M. Heriyanto mengungkapkan, Babinsa adalah ujung tombaka satuan di lapangan. Oleh karena itu kegiatan komsos yang dilaksanakan oleh Babinsa dapat diterima positif oleh masyarakat.
"Pelaksanaan Komunikasi Sosial yang dilaksanakan jajaran Koramil 0829/13 Arosbaya kali ini merupakan dalam rangka tugas rutin untuk mengetahui perkembangan wilayah binaan dari Babinsa tersebut dan akan lebih mempererat hubungan antara TNI dan Masyarakat," tegas Danramil.
Pelaksanaan Komunikasi Sosial ini merupakan tugas rutin yang dilaksanakan Babinsa untuk mengetahui perkembangan wilayah binaannya. Selain itu akan lebih mempererat hubungan antara TNI dan Masyarakat.

 


Bangkalan,- Keberadaan Tiga Pilar di Kecamatan Socah, yang terdiri unsur Kelurahan, Babinsa dan Babinkamtibmas, sudah semakin dikenal dan diketahui masyarakat. Bahkan sudah bersinergi dalam menjaga kondusifnya lingkungan secara bersama-sama.

Demikian dikatakan Komandan Rayon Militer (Danramil) 0829/02 Socah Kapten Inf M. Sahri yang ditemui kegiatan, "Tiga Pilar di Kecamatan Socah ini sudah berjalan bagus, di mana warga dan jajaran Babinsa dan Babinkamtibmas sudah saling koordinasi dan memberikan informasi. Namun demikian sosialisasinya terus dilakukan melalui berbagai kegiatan di masyarakat," katanya

Seperti diketahui, lanjutnya, dalam pembukaan Musrenbang juga dimanfaatkan untuk sosialisasi keberadaan Tiga Pilar ini. Diharapkan para ketua RW, tokoh masyarakat dan elemen masyarakat lainnya dapat melanjutkan sosialisasinya tentang Tiga Pilar ini kepada warga di lingkungannya. "Musrenbang di Kecamatan Socah ini, diharapkan dapat disebarluaskan ke warga di lingkungannya. Sehingga sinergitas antara Tiga Pilar dan warga terus terbangun," tandasnya.

 

Bangkalan, Kegiatan pendampingan program Swasembada pangan di wilayah Kabupaten Bangkalan, yang dilaksanakan oleh para Babinsa jajaran Kodim 0829/Bangkalan sudah mulai menampakkan dampaknya di lingkungan para petani.

Hal ini terlihat Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0829/15 Geger Serda Rosihanto melaksanakan pendampingan saat  kegiatan penyerahan Alsintan (Alat Mesin Pertanian) Oleh Petugas Dinas Pertanian, perkebunan dan kehutan Kabupaten Bangkalan kepada Kelompok Tani Putri Kuning III, dengan Kelompok Tani Bapak Romli di Desa Geger Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan, Kamis (30/11/2017)

Dalam kata sambutannya Petugas Dinas Pertanian, perkebunan dan kehutanan Kabupaten Bangkalan menyampaiakan yang intinya penyerahan traktor ini agar benar-benar dimaafkan beliau tidak ingin Alsintan ini diam, ini harus dioprasikan sesuai kebutuhan para kelompok tani

Terkait dengan jaringan irigasi dari pusat sangat membantu, apabila ada kerusakan maka dimohon untuk pengajukan proposal, tambahan dari Petugas Dinas Pertanian, perkebunan dan kehutanan Kabupaten Bangkalan mengucapkan trima kasih kepada para Babinsa yang dapat membantu mengawasi dan membimbing para petani dalam  kegiatan mencapai swasembada pangan yang diharapkan.

 



Bangkalan,- Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Komando Rayon Militer (Koramil) 0829-15/Geger jajaran Kodim 089/Bangkalan Serma Encung  membantu petani menanam padi pada musim tanam di Kelurahan Geger Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Kamis (30/11/2017)

"Babinsa bersama petugas penyuluh lapangan (PPL) mendampingi petani menanam padi karena saat ini memasuki musim hujan bertepatan dengan masa tanam sebagian areal sawah di Bangkalan," kata Komandan Koramil (Danramil) 0829-15/Geger, Kapten Inf Joko Darmawan, di Bangkalan, Kamis
Danramil mengatakan petani perlu mendapat motivasi dengan pendampingan terkait pola tanam yang menggunakan "jajar legowo" dengan harapan tingkat pertumbuhan rumpun padi nantinya akan banyak dan meningkatkan produktivitas panen.
"Pada program ketahanan pangan di Bangkalan, Babinsa melakukan tugas pendampingan kepada petani dan kegiatan membantu petani untuk bersinergi dengan program pemerintah pusat mengenai ketahanan pangan," tuturnya.
Menurutnya, tidak semua petani memahami dan setuju terhadap pola "jajar legowo", tetapi berdasarkan teori ahli, sistem tersebut mampu meningkatkan produktivitas pertanian.
"Anggota Koramil 0829-15/Geger bersama UPT Pertanian dan PPL Kecamatan Geger berupaya mengoptimalkan lahan tersebut guna mewujudkan target ketahanan pangan di Kabupaten Bangkalan," katanya.
Sementara Ropii, salah seorang petani yang lahannya dijadikan lokasi pendampingan menyampaikan terima kasih adanya peran serta anggota Babinsa dalam pendampingan dalam menanam padi.
"Sebelumnya PPL jarang sekali memberikan pendampingan karena jumlah mereka yang terbatas, namun dengan adanya keterlibatan TNI melalui Babinsa tentunya memberikan motivasi tersendiri bagi para petani," tuturnya.
Ia berharap pendampingan Babinsa dilakukan secara kontinyu dan berkesinambungan, sehingga diharapkan TNI selalu dapat membantu petani yang membutuhkan pendampingan.

 


Bangkalan, - Untuk mempererat tali silaturahmi dan kerjasama yang baik dalam rangka mendukung Tugas Pokok Babinsa serta terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, anggota Koramil 0829/06 Tanah Merah jajaran Kodim 0829/Bangkalan Serma Rifai secara rutin dan berkesinambungan melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga di wilayah tugas.
Demi menjaga hubungan yang harmonis antara Babinsa dengan masyarakat binaannya,
Serma Rifai secara rutin mendatangi dan berkomunikasi dengan Tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan elemen masyarakat lainnya. Salah satunya dengan anjangsana ke Pedagang Pupuk di Pasar Tanah merah Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan, Kamis (30/11/2017), pagi
Pelaksanaan Komunikasi Sosial ini merupakan tugas rutin yang dilaksanakan Babinsa untuk mengetahui perkembangan wilayah binaan dari Babinsa tersebut dan akan lebih mempererat hubungan antara TNI dan Masyarakat.
Danramil 0829/06 Tanah Merah Kapten Inf Suharjo mengatakan "Babinsa adalah ujung tombaknya satuan di lapangan, maka kegiatan Komsos yang dilaksanakan oleh Babinsa dapat diterima positif oleh masyarakat. Dengan adanya Babinsa yang berkeliling di Desa binaannya jadi Babinsa tahu permasalahan sehingga kalau ada permasalahan cepat terselesaikan," ujarnya
Babinsa selalu memberikan motivasi, dorongan dan ide-ide yang mungkin bermanfaat guna berkembangnya usaha tersebut. Dengan harapan semakin banyaknya masyarakat kita yang produktif akan tercipta lapangan kerja bagi warga sekitar dan mengurangi jumlah pengangguran

 

Bangkalan, Kodim 0829/Bangkalan memasang Bannner di depan kantor Makodim 0829/Bangkalan dan Makoramil 01 s.d 18 dalam rangka menginformasikan dan mengingatkan kepada segenap masyarakat tentang Solawat  Akbar peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Tahun 2017 dan Hari Ulang Tahun ke-69 Kodam V/Brawijaya tahun 2017.  Kamis (30/11/2017)

Pemasangan banner Solawat  Akbar peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Tahun 2017 dan Hari Ulang Tahun ke-69 Kodam V/Brawijaya tahun 2017tersebut tidak hanya dilakukan di dekat Makodim  saja, melainkan di tiap-tiap Koramil Jajaran Kodim 0829/Bangkalan, banner serupa di seluruh wilayah Kodim 0829/Bangkalan tersebut bertujuan untuk menghimbau kepada masyarakat agar masyarakat manunggal dengan TNI, karena TNI lahir dari Rakyat dan Untuk Rakyat dan Berjuang bersama Rakyat.



Surabaya,– Sinergitas Babinsa Koramil 0830/01 Krembangan senantiasa berinteraksi dengan segala lapisan masyarakat yang sudah menjadi nadi dalam tugas pokok personel Koramil 0830/01 Semampir, hal ini di wujudkan oleh Serda Sumarto dalam tugas keseharian melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersilaturahmi dengan warga serta komponen masyarakat serta pemantauan diwilayah Kelurahan Dupak Kecamatan Krembangan dan memberikan arahan-arahan kepada warga agar selalu meningkatkan upaya pencegahan secara dini terhadap kemungkinan adanya kelompok kelompok yang tidak bertanggung jawab dan mewaspadai orang-orang pendatang dengan selalu berkoordinasi bersama instansi terkait diwilayah tugas. Kamis (30/11/2017)

Babinsa 0830/01 Krembangan yang secara rutin bersinergi dengan warga di wilayah Kelurahan Dupak Kecamatan Krembangan Surabaya ini bertekad mewujudkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

Danramil 0830/01 Krembangan Mayor Czi Muhammad Luthfi mengatakan "Koramil adalah satuan terdepan yang merupakan garda terdepan di TNI AD, dimana satuan inilah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tanpa membedakan suku ras agama adat budaya maupun strata", tegasnya.

"Kegiatan ini bentuk komunikasi sosial sebagai wahana silaturahmi untuk saling bertukar pikiran, memberi, mengisi serta meningkatkan peran Binter, sehingga keberadaan insan teritorial memberikan makna yang positif tersendiri di lingkungan masyarakat sekelilingnya dan untuk meningkatkan kemanunggalan TNI Rakyat untuk menciptakan rasa nyaman kepada warga serta terujudnya kondusifitas wilayah tugas", tegas Dandim 0830/SU Letkol Arm Beny Hendra Suwardi,S.Sos



Surabaya, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0830/02 Semampir Serma La Ali melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dengan Warganya di Kelurahan Pegirian Kecamatan Semampir Surabaya. Kamis (30/11/2017).

Komandan Rayon Militer (Danrami) Semampir Mayor Inf Imam Suyoso,S.Ag mengungkapkan, Babinsa di jajaran Koramil Semampir wajib meningkatkan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) di wilayah tugas masing-masing. Selain lebih dekat dengan warga juga bisa meningkatkan keamanan dan ketertiban lingkungan.

"Komunikasi sosial penting, selain untuk menjalin silaturahmi antara Babinsa dengan warga di wilayah binaannya, juga diharapkan dapat menyerap saran-saran serta keluh kesah warga," ungkap Mayor Inf Imam Suyoso,S.Ag.

Lebih lanjut, Mayor Inf Imam Suyosos,S.Ag mengatakan, Komsos tersebut merupakan wadah bagi TNI untuk berinteraksi secara harmonis, saling memberi dan menerima pendapat serta ide-ide positif yang membangun, sehingga timbul saling pengertian tentang peran dan tugas, fungsi masing-masing.
"Melalui Komsos ini pula diharapkan dapat mencapai kesamaan pemahaman serta menghasilkan berbagai pemikiran cemerlang, sebagai solusi terbaik demi peningkatan kerjasama dalam rangka membangun karakter bangsa guna optimalisasi sistem pertahanan wilayah," terangnya

Ia berpesan pada Babinsa dalam melaksanakan Komsos, agar menyampaikan pada warga masyarakat untuk tidak terlena dan terpengaruh dengan adanya perubahan lingkungan, yang diakibatkan dari pengaruh proses globalisasi dan arus informasi yang begitu cepat dan berdampak luas terhadap dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
‪

"Teruslah memupuk rasa persatuan dan kesatuan, dan bijaklah dalam menerima informasi serta bisa menerima perbedaan antar sesama warga," pesannya.

Sementara, para warga menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan dan perhatian Babinsa diwilayah Kelurahan Putat Gede Surabaya, "Kehadiran Babinsa sangat terasa dapat lebih memotivasi kinerja dan disiplin serta dorongan beberapa kegiatan wilayah yang senantias didukung oleh Babinsa" ujar salah satu warganya.



Surabaya,- Personil jajaran Kodim Surabaya Utara dikerahkan untuk misi kemanusiaan membantu korban bencana angin puting beliung di desa Tambak Rejo, Waru, Sidoarjo. Kamis (30/11/2017).

Kagiatan tersebut berupa pembersihan pohon tumbang, pemasangan atap rumah dan pembersihan reruntuhan gedung yang terkena angin puting beliung.

Seperti diketahui bencana angin puting beliung melanda desa Tambak Rejo beberapa waktu lalu, yang berakibat ratusan rumah warga rusak berat.

Prajurit Kodim Surabaya Utara dibawah naungan Korem 084/Bhaskara Jaya bahu-membahu bersama membantu masyarakat desa Tambak Rejo untuk membersihkan sisa-sisa reruntuhan pohon maupun gedung dan memperbaiki serta memasang genting rumah.

Sebelum melaksanakan kegiatan tersebut, Kasdim Surabaya Utara Mayor Inf Herawady Karnawan menegaskan agar melaksanakan kegiatan tersebut dengan sungguh-sunguh dan ikhlas, sehingga hasilnya dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat, tegasnya.

Dandim Surabaya Utara Letkol Arm Brny Hendra Suwardi,S.Sos menyamoaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian prajurit TNI AD khususnya Kodim 0830/Surabaya Utara untuk membantu dan meringankan beban masyarakat yang terkena bencana alam, khususnya masyarakat desa Tambak Rejo kecamatan War yang terkena bencana angin puting beliung, pungkasnya.



Jombang. Kodim 0814 Jombang menggelar penyuluhan hukum dan pembinaan mental, dengan maksud membangun sikap mental dan perilaku para prajurit, PNS dan Persit yang taat hukum, serta untuk mengoptimalisasikan penegakkan hukum dalam kehidupan keprajuritan dalam menghadapi Serbuan Territorial. Kegiatan berlangsung di aula Makodim, Rabu 29 nopember 2017.
Kasdim 0814 Mayor Inf Stevie Joan Klots melalui Kapenrem Mayor k Chandra mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan harapan agar mengerti dan memahami tentang berbagai jenis pelanggaran hukum dan sangsi hukum militer dan cara penyelesaiannya, sehingga ke depan diharapkan kasus pelanggaran yang saat ini masih belum tuntas  di jajaran Kodim 0814 Jombang dapat segera diselesaikan.          
Menurutnya, kegiatan ini sangatlah diperlukan, terutama dengan padatnya tugas-tugas kewilayahan yang berjalan secara serentak, tentu hal ini membuat prajurit Satkowil menjadi ekstra hati-hati dalam mengatur diri agar tidak kedodoran di lapangan.
"Agar hasil pelaksanaan tugas yang telah dilaksanakan dapat sesuai harapan pimpinan dan dapat menekan dampak psikologis pada pribadi prajurit dan keluarga, mengingat mereka harus All Out khususnya mendorong suksesnya Program Ketahanan Pangan Nasional," katanya.
Pakumrem 082 Kapten Chk Tabah Prasetya SH saat menyampaikan materi mengharap agar anggota Kodim 0814 Jombang dapat menghindari segala permasalahan yang membuat prajurit menjadi terjerat masalah hukum, karena hal tersebut akan berdampak dan mempengaruhi karier dan rumah tangga.        
Sementara Kabintalrem 082 Kapten Inf Hadiono menambahkan, bahwa  adanya ketidak harmonisan dalam keluarga untuk menuju keluarga bahagia adalah karena kurangnya atau tidak adanya rasa bersyukur atas apa yang telah kita miliki.


SURABAYA ,- Pelantikan Ketua dan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Surabaya periode 2017-2022, dilaksanakan di Lantai 2 Gedung Juang 45 Jl. Mayjen Sungkono No. 106 Surabaya, Selasa (28/11/2017) malam.

DR. H. Soekarwo, SH., M.Hum (Ketua DPD Partai Demokrat Jatim) mengucapkan selamat atas terpilihnya Ketua serta Pengurus DPC Partai Demokrat Kota Surabaya periode 2017-2022.

Gubernur Jatim (Jawa Timur) itu menjelaskan, ada 665 Kecamatan di Jawa Timur, bergabung menjadi satu untuk mendapatkan dukungan dari Partai Demokrat. Partai Demokrat telah memilih Pasangan Khofifah dan Emil Karga sebagai Cagub dan Cawagub Jatim 2018.

Kita berharap agar para kader Partai Demokrat dapat merubah subyektivitas menjadi obyektivitas di lingkungan Partai Demokrat, agar ke depan dapat terpilih dalam Pilpres 2019.

Ideologi partai Demokrat harus dapat mendukung konsep negara Indonesia, agar menjadikan negara kita berkemakmuran sejahtera sesuai nilai-nilai Pancasila yang memperjuangkan nasib bangsa," pungkasnya, yang akrab dipanggil Pakde Karwo, sekaligus menyematkan Pin dan Penyerahan SK DPC Partai Demokrat Kota Surabaya.

Pelantikan tersebut berdasarkan SK Nomor 52/SK/DPD/VI/2017 tanggal 22 Juni 2017 tentang Pengangkatan dan Pengesahan DPC Partai Demokrat Kota Surabaya periode 2017-2022.

Sedikitnya dihadiri oleh 500 Orang pengurus serta simpatisan Partai Demokrat Kota Surabaya, diantaranya Fandi Utomo (Wakil Ketua Komisi II DPR RI), Hartoyo (Anggota DPRD Propinsi Jatim), H. Renville Antonio, SH., MH., MM (Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim), Sudarsono (Perwakilan Partai Golkar Kota Surabaya), Ahmad Suyanto (Ketum DPD PKS Surabaya), DR. Dra. Ratih Retnowati, M.Si (Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya) dan Letkol Inf Ehtijar, S.Sos (Kasipam) mewakili Kasgartap III/Surabaya, serta Perwakilan dari Forkopimda.

[/Dik]

Bangkalan,- Keberadaan Tiga Pilar di Kecamatan Blega, yang terdiri unsur Kelurahan, Babinsa dan Babinkamtibmas, sudah semakin dikenal dan diketahui masyarakat. Bahkan sudah bersinergi dalam menjaga kondusifnya lingkungan secara bersama-sama.

 

Demikian dikatakan Komandan Rayon Militer (Danramil) Danramil 0829/09 Blega Kapten Inf Slamet Gunarto yang ditemui kegiatan, "Tiga Pilar di Kecamatan Tanah Merah ini sudah berjalan bagus, di mana warga dan jajaran Babinsa dan Babinkamtibmas sudah saling koordinasi dan memberikan informasi. Namun demikian sosialisasinya terus dilakukan melalui berbagai kegiatan di masyarakat," katanya

 

Seperti diketahui, lanjutnya, dalam pembukaan Musrenbang juga dimanfaatkan untuk sosialisasi keberadaan Tiga Pilar ini. Diharapkan para ketua RW, tokoh masyarakat dan elemen masyarakat lainnya dapat melanjutkan sosialisasinya tentang Tiga Pilar ini kepada warga di lingkungannya.

 

"Musrenbang di Kecamatan Tanah Merah ini, diharapkan dapat disebarluaskan ke warga di lingkungannya. Sehingga sinergitas antara Tiga Pilar dan warga terus terbangun," tandasnya.

 


Bangkalan,- Babinsa Koramil 0829/18 Kokop Bangkalan jajaran Kodim 0829/Bangkalan Sertu Joko  membantu warga membangun lapak jalan makadam sepanjang 200 meter lebar 3 meter di Desa Batu Koragan, Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan, guna menunjang aktivitas masyarakat agar berjalan lancar.  Dengan jalannya yang mulus diharapkan dapat memperlancar mobilitas perekonomian masyarakat desa, pada Rabu (29/11/2017).

Sertu Joko  mengatakan pembuatan lapak jalan makadam tersebut untuk guna menunjang aktivitas masyarakat agar berjalan lancar dan diharapkan dapat memperlancar mobilitas perekonomian masyarakat desa  tersebut.

Sementara menurut Danramil 0829/18 Kokop Kapten Czi Iriyanto, mengungkapkan jalan desa merupakan akses yang paling penting guna menunjang semua aktivitas warga terutama menunjang kegiatan perekonomian masyarakat.

Dengan diperbaikinya jalan-jalan desa, mobilitas perekonomian masyarakat desa dapat berjalan dengan cepat dan lancar, selain itu dapat mempercepat proses pelayanan pemerintah desa kepada masyarakat.

"Karena jika jalan sudah selesai semua pasti semua peranan jalan ini tidak hanya memperlancar di satu bidang saja, tapi di semua sektor bidang pembangunan desa. Masyarakat juga bisa dengan lancar menuju ke desa," tuturnya.

Sementara itu, Kabu (40) selaku masyarakat Desa Batu Koragan mengatakan selaku masyarakat pihaknya sangat mengapresiasi TNI yang membantu pembangunan desa, terutama jalan-jalan desa yang sudah hacur. Pihaknya berharap tidak hanya perbaikan jalan-jalan desa namun juga di bidang pembangunan desa lainnya.

"Terima Kasih Pak Tentara, dengan di perbaikinya jalan desa kami bisa beraktivitas dengan nyaman dan lancar, jadi semua kegiatan kami bisa berjalan lancar," ujarnya

 



Bangkalan,- Sebagai bentuk kepedulian dan Kemanunggalan TNI dengan rakyat di aplikasikan langsung dalam bentuk pemberian bantuan jamban bagi warga yang kurang mampu.

Kodim 0829/Bangkalan melalui Koramil Jajarannya, melanjutkan kegiatan program Jambanisasi.   Seperti yang dilakukan Babinsa Serma Rachmat dibantu anggota lainnya dari Koramil 0829/12 Modung, kembali membangun jamban untuk warga di wilayah tugas, khususnya di rumah Sobri dan Ibu Subaidah beralamat di Desa Langpanggang Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan, Rabu (29/11)

Babinsa melaksanakan kegiatan membangun jamban di rumah-rumah warga wilayah tugas, yang sebelumnya warga yang belum mamiliki jamban wilayah wilayah tersebut,

Selain pemberian bantuan jamban sehat ini, juga dibantu semua material semen, pasir, batu bata, sumur penampungan dan besi cor.

"Kegiatan seperti ini merupakan kegiatan sosial yang sangat baik sehingga kita bisa saling membantu dan bekerja sama bila melihat warga yang kekurangan", ungkap Danramil 0829/12 Modung Kapten Inf Hariyanto.

Menurutnya, bantuan jamban ini bertujuan untuk menjaga kesehatan lingkungan dimana warga agar tidak buang kotoran di sembarang tempat, karena kalau buang kotoran di sembarang tempat akan mencemari air sungai dan lingkungan setempat sehingga lingkungan kita akan menjadi tidak sehat, dan tidak sepantasnya lagi di zaman seperti ini masih ada orang yang buang kotoran di sembarang tempat.

"Program bantuan jamban keluarga diperuntukkan kepada masyarakat yang kurang mampu yang akan diwujudkan dengan penyerahan bantuan dan pembangunan jamban. Program ini merupakan bukti bahwa TNI AD peduli pada kesehatan masyarakat. "Intinya kita ingin memajukan tingkat kesehatan masyarakat," jelasnya

Ia, mempunyai anggapan bahwa masa depan bangsa dimulai dari kehidupan masyarakat yang sejahtera dan sehat lingkungannya termasuk melalui program jamban ini. "Karena dengan jiwa yang sehat masyarakat akan kuat, sehingga kemajuan negara dan bangsa juga cepat," tandasnya

"Mari kita jaga kesehatan kita dengan menjaga dari hal-hal kecil seperti ini agar kita tetap sehat," pungkas Kapten Inf Hariyanto.

 

Authentikasi

Kapenrem 084/BJ Agung Prasetyo Budi, S


Bangkalan,- Guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, Danramil 0829/09 Blega Kodim 0829/Bangkalan Kapten Inf Slamet Gunarto bersama anggota Kodim 0829/Bangkalan dan masyarakat melaksanakan pembersihan di lingkungan tempat tinggal warga di sekitar kantor dan lingkungan Kodim 0829/Bangkalan Rabu (29/11/2017).

"Mengingat di bulan ini curah hujan sangat tinggi, menyebabkan rerumputan liar yang ada disekitaran rumah warga dan perkantoran tumbuh dengan cepat, sehingga menimbulkan kesan yang kotor dan kumuh," kata Danramil 0829/09 Blega Kapten Inf Slamet Gunarto.

Selain itu, dengan tingginya curah hujan dapat pula menyebabkan genangan air dari kaleng-kaleng bekas maupun dari kolam-kolam yang berada disekitaran rumah para warga, sehingga nantinya dapat memunculkan berbagai macam kerawanan penyakit, diantaranya ialah demam berdarah dan diare.

Lebih lanjut Kapten Inf Slamet Gunarto mengatakan melalui kegiatan pembersihan yang dilaksanakan selain untuk memberikan kenyamanan bagi perkantoran Kodim dan warga itu sendiri, pembersihan ini juga dapat mendorong warga untuk menciptakan hidup yang bersih dan sehat sehingga dapat meminimalisir timbulnya penyakit.

Disamping itu, kegiatan yang dilaksanakan bersama-sama dengan anggota dan masyarakat ini merupakan suatu wujud kepedulian Kodim 0829/Bangkalan kepada setiap warga yang ada di daerah binaan, sehingga kemanunggalan TNI dan rakyat, dapat terus terjalin dengan harmonis, harapnya.

 



Bangkalan, - Kunjungan kerja yang dilakukan rombongan Kepala Staf Garnisun Tetap (Kasgartap) III/Surabaya Brigjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto ke Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah Al - Muhajirin Dusun Paserean Bawah, Desa Buduran, Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan, Selasa (28/11/2017). 

Kunjungan kerja Kasgartap III/Surabaya dalam rangka Komunikasi Sosial (Komsos) di Ponpes Hidayatullah Al - Muhajirin yang dihadiri sekitar 1.500 orang terdiri dari Santri, Banser dan Masyarakat.  Dengan mengangkat tema "Melalui Komsos TNI kita menjalin silahturahmi antara TNI dgn Komponen Masyarakat dan keluarga besar TNI (KBT) dalam rangka mewaspadai Proxi War di Wilayah NKRI".

Kasgartap) III/Surabaya Brigjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto dan romobongan disambut hangat oleh Komandan Subgar 0829/Bangkalan Letkol Armed Dodot Sugeng Hariadi yang diwakili Kasdim 0829/Bangkalan Mayor Inf Mahmudi bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Bangkalan.

Kunjungan Kasgartap III/Surabaya tersebut bertujuan untuk mempererat komunikasi antar instansi pemerintahan, sekaligus memantapkan kedisiplinan prajurit TNI di Kabupaten Bangkalan.

Dalam kunjungan kerja tersebut Kasgartap III/Surabaya menyampaikan selamat datang dan Terimakasih atas Tim Komsos TNI dan para Santriwan, santriwati serta anggota Banser mendapatkan gambaran dan tahan dari Tim Komsos TNI Tentang bahaya dan dampak dari Proxy War di Wilayah NKRI

Lebih lanjut Kasgartap III Surabaya menjelaskan bahwa "Munculnya Proxy War bukan hanya terjadi di Indonesia tetapi di Dunia, Proxy War merupakan perang yg melibatkan pihak ketiga atau aktor Non Negara, seperti LSM, Organisasi Massa, Kelompok bahkan perorangan, dalam konteks Indonesia tentu perang ini utk melemahkan Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial budaya, pertahanan keamanan bangsa di seluruh wilayah Indonesia. Masukkan permen Narkoba dari negara Asing dan dijual dalam bentuk permen adalah bukti untuk penghancuran generasi muda telah dilakukan oleh pihak Asing karena mempunyai kepentingan utk menguasai potensi negara kita dan salah satu sasaran pelemahan di sektor Pemuda," jelasnya

"Indikasi Proxy War sudah terlihat melalui adanya gerakan separatis demonstrasi massa dan bentrok antar kelompok, pameran Proxy War menjelma menjadi siapa saja dan lembaga apasaja misalnya melalui LSM, Media Sosial, jaringan narkoba, Ormas dan organisasi kemasyarakatan dan pemuda sehingga harus dicermati," ucapnya

Kegiatan ini selain dihadiri Kasgartap III Surabaya juga dihadiri BNNP Jatim, Asops Kasgartap III/Surabaya, Pabandya Wanwil Sterdam V/Brawijaya, Pimpinan Ponpes Hidayatullah Al Muhajirin, Kapolres Bangkalan, Kasdim 0829/Bangkalan, Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Kab. Bangkalan, Para Kasatker dan Kasubgar Gartap III/Surabaya, Kapolsek Arosbaya, Camat Arosbaya dan Kades Buduran Arosbaya

 


Surabaya-Bertempat di Aula Makodim 0830/SU telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi antisipasi bangkitnya kembali Bahaya Laten Komunis (Balatkom) dan paham radikal dengan Narasumber Pasi Intel Kodim 0830/SU Kapten Cpl Slamet Hardjono dan Pasi Ter Kodim 0830/SU Kapten Inf Bachtiar Effendi yang diikuti oleh anggota KBT, anggota Minvetcad Surabaya, Subgartab Surabaya Utara para Danramil, Wadanramil, Para Pasi Kodim 0830/SU dan Babinsa serta seluruh anggota Makodim Militer dan PNS. Rabu (29/11/2017).

Acara Sosialisasi ini dibuka oleh Kasdim 0830/SU Mayor Inf Herawady Karnawan, dalam sambutanya Mayor Inf Herawady menyampaikan bahwa Sebagaimana diketahui bersama bahwa gerakan komunis cara pandangnya yang cenderung anti agama dan menolak sistem kekeluargaan yang secara jelas sangat bertentangan dengan Ideologi Pancasila. Komunis itu dapat muncul kepermukaan secara tiba-tiba, jika kondisinya memungkinkan. Sifatnya bahaya laten mengendap menunggu momen yang tepat, selanjutnya mengambil kesempatan untuk melaksanakan aksinya.

Oleh karenanya dalam menghadapi berbagai kemungkinan tersebut, maka perlu diberikan penjelasan dan pemahaman kepada semua prajurit tentang berbagai hal yang terkait dengan bangkitnya kembali komunisme yang dapat dijadikan sebagai bekal dalam melaksanakan tugas binter dilapangan guna terwujudnya tingkat kewaspadaan yang tinggi dikalangan prajurit, sehingga tidak mudah terhasut dan terpancing oleh tipu daya serta propaganda yang dilakukan oleh komunisme.

Dalam rangka mencermati berkembangnya bahaya latent komunis yang selalu berusaha merusak ketatanegaraan di Indonesia dan paham radikal yang berusaha memaksakan penggunaan kaidah dan nilai-nilai agama tertentu yang mengganggu solidaritas kerukunan antar umat beragama, persatuan dan kesatuan bangsa maka seluruh komponen bangsa perlu senantiasa waspada guna menangkal berbagai upaya bangkitnya kembali ajaran komunis maupun berkembangnya paham radikal.

Kegiatan sosialisasi Bahaya Laten Komunis dan Faham Radikal bagi prajurit Kodim 0830/SU ini bertujuan untuk menangkal timbulnya kembali gerakan-gerakan komunis gaya baru dengan cara meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, meningkatkan pemahaman kembali terhadap nilai-nilai Pancasila, meningkatkan wawasan kebangsaan, meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat, mewaspadai terhadap upaya penyusupan, karena perlu diingat bahwa komunis di Indonesia merupakan bahaya laten yang tidak pernah mati, akan tetapi hanya berubah bentuk serta akan terus berkembang dengan gaya baru.

Kegiatan sosialisasi dengan tema "Melalui Pembinaan Antisipasi Balatkom dan Faham Radikal, Prajurit TNI AD Senantiasa Waspada dan Mampu Mengambil Langkah Yang Tepat dalam Mengamankan dan Menjaga Keselamatan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari Segala Bentuk Ancaman Bangkitnya Kembali Bahaya Laten Komunis dan Faham Radikal", bertujuan untuk menjamin terlaksananya antisipasi bahaya latent komunis dan paham radikal, sehingga terwujud kesamaan langkah dan tindakan serta kewaspadaa bagi seluruh prajurit Kodim 0830/SU dan serta jajaran Keluarga Besar TNI (KBT) yang ada di wilayah Surabaya khususnya Surabaya Utara, tegas Mayor Inf Herawady Karnawan.

 


Surabaya,- Kodim 0830/Surabaya Utara menggelar tes kesegaran jasmani tingkat Kodim untuk periode UKP 01 April 2018 yang dilaksanakan oleh 8 personel Kodim Surabaya Utara bertempat di Lapangan Makodim 0830/Surabaya Utara Kegiatan dipandu oleh Perwira Seksi Personalia Kodim 0830/Surabaya Utara Kapten Inf Sumardjiono didampingi Batipers Serma Hariyadi dalam penekanan pelaksanaan pembinaan fisik dan kesehatan UKP ini Kapten Inf Sumardjiono menyampaikan agar memperhatikan faktor keamanan personel, jangan memaksakan kemampuan individu yang dapat berakibat fatal, anggota yang sakit dihafuskan untuk melaporkan tentang kondisinya, laksanakan garjas dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat, saya yakin kalian mampu melaksanakanya, tegas Kapten Inf Sumardjiono.

Beberapa materi yang harus dilaksanakan dalam kegiatan garjas tersebut antara lain  melaksanakan Tes kesegaran A lari jarak 3.200 meter dan Tes kesegaran B meliputi Pull Up, Sit Up, Push Up dan Shutle Run, serta tes kesegaran C kemampuan renang militer dengan jarak 50 meter, sebelum pelaksanaan rangkaian kesegaran jasmani dimaksud, masing-masing personil wajib untuk melaksanakan tes pemeriksaan tensi dan denyut nadi. Rabu (29/11/2017)

Tes Garjas mempunyai konsekwensi tinggi terhadap upaya prajurit untuk meraih suatu keinginan, dengan pengertian jika menginginkan suatu target nilai yang bagus maka personel tersebut harus rajin berlatih dan jangan mengandalkan seseorang untuk menolongnya tetapi kemampuan diri yang terukur, sehingga apabila mencapai target nilai kelulusan akan merasa bangga dengan hasil usaha sendiri, lanjut Kapten Inf Sumardjiono.

Tes Kesegaran Jasmani ini diharapkan setiap prajurit agar memanfaatkan dan melaksanakan kesegaran jasmani dengan sungguh-sungguh, karena merupakan salah satu syarat bagi setiap prajurit yang akan diusulkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, sehingga setiap prajurit harus secara maksimal mengeluarkan tenaga dan kemampuan untuk mencapai nilai yang memenuhi kriteria menurut kategori umur prajurit, hasil tes kesegaran jasmani ini akan dibawa ke dalam sidang Pankar tingkat Korem 084/Bhaskara Jaya untuk bisa diusulkan Kenaikan Pangkat Periode 1 April 2018. Apabila tidak memenuhi kreteria kelulusan maka otomatis personel tersebut tidak bisa di usulkan kenaikan pangkatnya, tegas Dandim 0830/Surabaya Utara Letkol Arm Beny Hendra Suwardi,S.Sos.

 



Surabaya,- Komunikasi sosial yang telah dilakukan oleh Babinsa Koramil 0830/03 Pabean Cantikan Surabaya jajaran Kodim 0830 Surabaya Utara Wilayah Kelurahan Bongkaran Sertu Choirul Effendi merupakan metode suatu cara yang diselenggarakan oleh satuan jajaran TNI AD yang berhubungan dengan perencanaan dan kegiatan untuk memelihara serta meningkatkan keeratan hubungan dengan segenap komponen bangsa guna terwujudnya saling pengertian dan kebersamaan yang memungkinkan timbulnya keinginan masyarakat untuk berpartisipasi dalam memupuk kemanunggalan TNI Rakyat guna kepentingan bidang pertahanan negara. Rabu (29/11/2017)

 

Menurut Mayor Inf Suwadi selaku Komandan Koramil 0830/03 Pabean Cantikan mengatakan bahwa prajurit Babinsa nya harus mampu berpenampilan luwes, murah senyum, terhormat, saling membantu, dan penuh dengan  dedikasi untuk mewujudkan kemanunggalan TNI bersama Rakyat.

 

"Babinsa kita harus memahami segala bidang, harus luwes, utamakan kebersamaan dan juga perlu penampilan sederhana karena sebenarnya ketika kemampuan finansial seseorang mendukung untuk bisa tampil mewah tentu hal ini tidak akan menjadi masalah. Masalah kemudian muncul ketika ternyata tidak punya kemampuan secara financial tetapi tetap memaksakan untuk bisa tampil mewah, tentu akan merugikan kehidupannya sendiri tentunya" ungkap Letkol Arm Beny Hendra Suwardi,S.Sos,

 

Lebih lanjut Dandim 0830/Surabaya Utara Letkol Arm Beny Hendra Suwardi,S.Sos menegaskan bahwa "Manusia secara naluriah selalu punya hasrat atau keinginan yang selalu muncul dalam hidupnya. Ketika keinginan itu mengarah ke tujuan yang baik tentu bagus. Namun, saat keinginan itu sudah mengarah untuk mendapatkan kehidupan mewah tanpa didukung dengan kemampuan finansial yang baik, tentu hal ini menjadi tidak bijak. Akan ada banyak hal yang akan dikorbankan untuk memenuhi keinginan ini. untuk menghindari hal ini, kesederhanaan menjadi pegangan dalam hidup prajurit", tegasnya.

 



Jombang. Hujan  yang menguyur Jombang dan sekitarnya cukup tinggi hampir  sehari semalam ini menyebabkan terjadi tanah longsor di bantalan bibir Sungai Pancir di Dusun Kebon dalem Desa Kademangan Kecamatan Mojoagung.  Plengsengan sungai yang tergerus menyebabkan kerawanan bagi rumah penduduk yang ada di sekitar bantaran sungai. (Selasa ,28/11/2017)

Menghindari bencana dan korban yang lebih besar, Anggota Koramil 0814/10 Mojoagung bersama Polri, BPBD, PRC dan Masyarakat bersama-sama berinisiatif membersihkan rumpun bambu dan sampah yang menumpuk di dalam sungai serta menguruk tanah yang berlubang.

Danramil 0814/10 Mojoagung Kapten Chb Sugeng mengungkapkan jika kegiatan ini kerja bakti merupakan wujud sinergitas tiga pilar yaitu antara Polisi, TNI dan Masyarakat dalam rangka menjaga lingkungan sekitar. Selain itu, pengurukan ini sebagai penanggulangan sementara agar tidak ada warga yang terperosok kedalam lubang, jelasnya.

"Anggota Koramil bersama Polri dan masyarakat serta relawan membersihkan sampah dibeberapa di sekitar lokasi sebagai penanggulangan sementara ," ungkap mantan Danramil Ngoro tersebut. "Untuk sementara hari ini akan kita lakukan kerja bakti di Desa Kademangan, Hendro Wahyuadi dikonfirmasi tentang kondisi di Dusun Kebon dalem mengaku sudah melakukan komunikasi dengan pihak Pemerintah Kecamatan serta BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Jombang untuk langkah penanganan.  (Penrem 082/CPYJ ).



SURABAYA ,- Serma Daud Waluyo, melaksanakan pendampingan petani dalam rangka Masa Tanam (MT) III di wilayah RT.01 RW.01. Kelurahan Lakar Santri, Kecamatan Lakar Santri, Kota Surabaya, Selasa (28/11/2017) pagi.

Babinsa Kelurahan Lakar Santri itu mengatakan, pendampingan swasembada pangan ini untuk menyiapkan lahan seluas 0,8 hektar milik warga binaannya, yaitu Ibu Salma.

Pendampingan terhadap petani yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 0832/08 Lakarsantri tersebut, untuk membantu DKPP (Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian) Kota Surabaya.

Diharapkan dapat mensukseskan Program Pemerintah dalam mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional yang menyejahterakan kehidupan rakyat.

Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional Siap Mewujudkan Indonesia Yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian, "NKRI Harga Mati".

(MCDim0832_Srt Ags)

[/Ang]

Surabaya,- Kondisi darurat narkoba yang melanda negeri ini membuat TNI turun tangan turut mengatasi. Para anggota TNI pun diberikan bekal untuk ikut mensosialisasikan bahaya narkoba ke masyarakat, termasuk di lingkungan anggota dan keluarga. 

Salah satu yang dilakukan Kodim 0830/Surabaya yakni melaksanakan kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kegiatan itu berlangsung di Aula Makoramil 0830/05 Tandes JL. Balongsari Tama No. 1 Surabaya. 

Dipimpin langsung Danramil 0830/05 Tandes Mayor Inf Eko Resmojo kegiatan personel anggota Kodim 0830/Surabaya Utara, Hadir sebagai nara sumber dan pemeriksa urine Dr. Berkatnu Indrawan Janguk dan dr. I Dewa Ayu Agung Anatasia dari Puskesmas Tandes Surabaya.

Dalam sambutannya Danramil 0830/05 Tandes Mayor Inf Eko Resmojo menghimbau seluruh anggota personel jajaran Kodim 0830/Surabaya Utara agar menjauhi dan tidak terjerumus kedalam penyalahgunaan narkoba. "Aturannya sudah jelas bahwa penyalahgunaan narkoba termasuk dalam 7 (tujuh) pelanggaran berat," ujar Mayor Eko.

Dijelaskan dr. Berkatnu Indrawan bahwa hal tentang narkotika mulai jenis-jenis narkotika, peredarannya, gejala-gejala pengguna, hingga dampak dan efek dari penyalahgunaan narkotika. 

"Narkotika merupakan bentuk kejahatan dan musuh kita bersama yang dampaknya melebihi dari tindakan teroris dan korupsi, Narkotika juga tidak mengenal latar belakang maupun usia seseorang, karena sudah menyentuh semua lapisan masyarakat," ungkap dr. Berkatnu Indrawan.

Usai kegiatan sosialisasi dilakukan tes urine kapada anggota Kodim 0830/Surabaya Utara, dan hasilnya nihil tidak ada personel yang menyalahgunakan bahan zat adiktiv terlarang (NARKOBA).


Surabaya,- Guna memelihara stabilitas keamanan, Babinsa 0830/02 Semampir Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Surabaya Sertu Subiyanto senantiasa selalu berada ditengah-tengah warga diwilayah tugasnya. Selasa (28/11/2017)

Hal yang dilakukannya merupakan salah satu tugas pokoknya, yakni merealisasikan situasi kondusif ditengah masyarakat, "Kegiatan ini dilakukan demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga masyarakat," pungkas Danramil 0830/02 Semampir Mayor Inf Imam Suyoso,S.Ag.

Dalam kegiatan ini, ia menyampaikan tentang beberapa kemungkinan tindakan instabilitas keamanan serta upaya upaya untuk mengantisipasi terhadap kejahatan yang mengganggu stabilitas keamanan diwilayah tugasnya, kata Mayor Imam.

"Diharapkan peran aktif masyarakat untuk memberikan informasi keamananan maupun gangguan keamanan kepada kami, kita tidak bisa bekerja sendiri, diperlukan peran semua elemen masyarakat untuk mewujudkan keamanan," pungkas Sertu Subiyanto Babinsa Wonokusumo Kecamatan Semampir Surabaya ini.

"Komsos merupakan kemanunggalan TNI Rakyat dan selain itu bertujuan untuk memupuk jiwa sosialis pada maaing-masing individu apkowil serta meningkatkan jiwa kepedulian terhadap sesama sehingga diharapkan dapat sesegera mungkin apabila terjadi gejolak di wilayah tugasnya dapat segera diketahui dan segera diadakan cegah dini", tegas Dandim 0830/SU Letkol Arm Beny Hendra Suwardi,S.Sos.


Surabaya, Penengan Kodam (Pendam) V Brawijaya menerima kunjungan Tim Verifikasi yang terdiri dari: satuan Itdam, Sinteldam, Spersdam, Slogdam, Paldam, dan Kudam V Brawijaya, yang dipimpin oleh Ketua Tim Verifikasi Letkol Caj Tjipuk Udayana, Selasa (28/11/2017) pagi.

Tujuan diadakan pengecekan tersebut ke Satuan Pendam V Brawijaya dalam rangka serah terima jabatan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) V Brawijaya, adapun pengecekan yang dilakukan oleh Tim Verifikasi tersebut diantaranya inventaris yang ada di satuan Pendam V Brawijaya dan penyelenggaran administrasi keuangan (Wabku) serta Memorandum Sertijab Kapendam di satuan Pendam V Brawijaya

Bangkalan, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0829/18 Kokop jajaran Kodim 0829/Bangkalan bersama Bhabinkantibmas Polsek Kokop, Bangkalan Jawa Timur menghadiri musyawarah Pramuka ranting Kecamatan Kokop, Senin (27/11/2017).

Pada musyawarah tersebut dibahas tentang pelaksanaan program kerja telah disusun dengan baik, sehingga dapat menjadi pedoman dalam menyusun perencanaan untuk periode berikutnya. 

"Program tersebut telah dilaksanakan secara baik dengan mengacu pada program kerja," ujarnya Ketua Pengurus Pramuka

Lebih lanjut dikatakan, optimalisasi program dilakukan melalui kerja sama dengan instansi terkait guna menopang kegiatan kepramukaan. 

Pendidikan kepramukaan mempunyai peranan yang besar dalam pembentukan kepribadian generasi muda yang berkarakter.

"Sehingga mereka memiliki pengendalian diri dan keterampilan hidup untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan jaman," ujarnya.


Bangkalan,- Keberadaan Tiga Pilar di Kecamatan Tanah Merah, yang terdiri unsur Kelurahan, Babinsa dan Babinkamtibmas, sudah semakin dikenal dan diketahui masyarakat. Bahkan sudah bersinergi dalam menjaga kondusifnya lingkungan secara bersama-sama. 

Demikian dikatakan Komandan Rayon Militer (Danramil) 0829/06 Tanah merah Kapten Inf Suharjo yang ditemui kegiatan, "Tiga Pilar di Kecamatan Tanah Merah ini sudah berjalan bagus, di mana warga dan jajaran Babinsa dan Babinkamtibmas sudah saling koordinasi dan memberikan informasi. Namun demikian sosialisasinya terus dilakukan melalui berbagai kegiatan di masyarakat," katanya 

Seperti diketahui, lanjutnya, dalam pembukaan Musrenbang juga dimanfaatkan untuk sosialisasi keberadaan Tiga Pilar ini. Diharapkan para ketua RW, tokoh masyarakat dan elemen masyarakat lainnya dapat melanjutkan sosialisasinya tentang Tiga Pilar ini kepada warga di lingkungannya. 

"Musrenbang di Kecamatan Tanah Merah ini, diharapkan dapat disebarluaskan ke warga di lingkungannya. Sehingga sinergitas antara Tiga Pilar dan warga terus terbangun," tandasnya.


Bangkalan, Dukungan pendampingan ke para petani untuk mengawal swasembada pangan, terus dilakukan serius aparat TNI hingga ke tingkat Kodim, Koramil hingga Babinsa di Bangkalan.

Seperti yang dilakukan, Babinsa Koramil 0829/15 Geger Sertu Syaifudin, Serda Pujiono dan Koptu Munir melaksanakan pendampingan kelompok Petani di Desa Katol Barat Kecamatan Geger, Kecamatan Geger Bangkalan, mereka bersama petani sedang menanam padi, mengecek dan mengontrol perkembangan tanaman kelompok tani di wilayah tersebut. Senin (27/11/2017), pagi.

Menurut Kapten Inf H Slamin Joko Darmawan menyampaikan, tanggungjawab mengawal petanian di wilayah binaan merupakan perintah yang harus dijalankan dari Dandim. Bahkan dalam hal pertanian, anggota Koramil tidak ingin bermain-main untuk melaksanakan tugas ini semaksimal mungkin.

Dikatakan Kapten Inf H Slamin Joko Darmawan, untuk mencapai hasil yang maksimal, Babinsa diperintahkan ikut menemani petani menanam padi di sawah agar mengetahui keluh kesah petani dan pola tanam sesuai dengan prosedur yang telah diajarkan demi hasil yang maksimal.

Sementara menurut Komandan Kodim (Dandim) 0829/Bangkalan Letkol Arm Dodot Sugeng Hariadi, S.E., menegaskan, pihaknya akan memastikan jajaran Kodim Bangkalan, dari Koramil hingga Babinsa intensifkan pendampingan petani melaksanakann pengecekan dan monitoring tanaman padi, jagung dan kedelai,

"Itu dilakukan untuk menyukseskan tujuan pokok program swasembada pangan di wilayah Bangkalan," tuturnya, saat ditemui media ini di Makodim Bangkalan.

Ia menginstruksikan kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk melaksanakan pengecekan sawah-sawah yang mulai mengering di musim kemarau ini. Di samping itu para Babinsa diminta mewaspadai terhadap penyebaran hama pada tanaman padi, jagung maupun kedelai di wilayah kabupaten Bangkalan ini.

"Koramil sampai Babinsa langsung saya perintahkan untuk turun ke sawah membantu petani, mengecek keadaan tanaman. Jangan lupa didata dan segera laporkan agar bisa ditindaklanjuti dengan cepat," katanya, tadi pagi.

Menurutnya, upaya tersebut untuk menargetkan keberhasilan program swasembada pangan pada tahun 2017, termasuk swasembada jagung.

Menurut Letkol Arm Dodot Sugeng Hariadi, S.E., sebelumnya Kodim telah melakukan kerjasama dengan Pemkab Bangkalan untuk mensukseskan program swasembada pangan, tidak hanya padi dan kedelai saja namun jagung juga sangat berpotensi meningkat di Kabupaten Bangkalan.

Dikatakan Dandim, tujuan program tersebut untuk membentuk pola tanam secara kawasan sehingga ada penguatan kelembagaan. Baik dalam manajemen maupun kualitasnya, sehingga memiliki nilai tawar tinggi.


Bangkalan, Jajaran Kodim 0829/Bangkalan melalui Koramil 0829/12 Modung, yang dilaksanakan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Serma Madrai untuk melaksanakan Anjang sana dan komsos dengan Bapak Marsaid Kepala Desa Mangaan Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan, Senin (27/11/2017) 

Disamping Komsos kegiatan ini juga dilakukan oleh Babinsa untuk memberikan himbauan agar selalu jaga kebersihan lingkungan dan aktifkan Siskamling di wilayah setempat.

Menurut Danramil 0829/12 Modung Kapten Inf Hariyanto, mengatakan tujuan Komsos untuk mendekatkan Babinsa dengan warga masyarakat guna menciptakan komunikasi dan hubungan kerja yang bersinergi. Selain itu Babinsa agar ajak warga menjaga kondusifitas wilayah serta ketertiban lingkungan dan kebersihan lingkungan untuk kesehatan masyarakat di wilayah tugas masing-masing Babinsa.

Selain itu, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa seorang aparat kewilayahan yang bertugas di wilayah diwajibkan harus mampu membaur dengan masyarakat dari berbagai kalangan.

Kegiatan komunikasi sosial yang dilakukan Babinsa tersebut merupakan salah satu pelaksanaan metode Binter TNI AD yang bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan TNI rakyat sehingga nantinya ke depan akan mempermudah dalam melakukan koordinasi guna menangani permasalahan yang timbul di wilayah.


Bangkakan, Personel jajaran Kodim 0829/Bangkalan dikerahkan untuk misi kemanusiaan membantu korban bencana angin puting beliung di desa Tambak Rejo, Waru, Sidoarjo. Senin (27/11/2017).

Kagiatan tersebut berupa pembersihan pohon tumbang, pemasangan atap rumah dan pembersihan reruntuhan gedung yang terkena angin puting beliung. Seperti diketahui bencana angin puting beliung melanda desa Tambak Rejo beberapa waktu lalu, yang berakibat ratusan rumah warga rusak berat.

Prajurit Kodim 0829/Bangkalan dibawah naungan Korem 084/Bhaskara Jaya bahu-membahu bersama membantu masyarakat desa Tambak Rejo untuk membersihkan sisa-sisa reruntuhan pohon maupun gedung dan memperbaiki serta memasang genting rumah.

Sebelum melaksanakan kegiatan tersebut, Kasdim 0829/Bangkalan Mayor Inf Mahmudi menegaskan agar melaksanakan kegiatan tersebut dengan sungguh-sunguh dan ikhlas, sehingga hasilnya dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat, tegasnya.

Sedangkan, Dandim 0829/Bangkalan Letkol Arm Dodot Sugeng Hariadi, S.E. menyamoaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian prajurit TNI AD khususnya Kodim 0829/Bangkalan untuk membantu dan meringankan beban masyarakat yang terkena bencana alam, khususnya masyarakat desa Tambak Rejo kecamatan War yang terkena bencana angin puting beliung, pungkasnya


Surabaya,- Personil jajaran Kodim Surabaya Utara dikerahkan untuk misi kemanusiaan membantu korban bencana angin puting beliung di desa Tambak Rejo, Waru, Sidoarjo. Senin (27/11/2017).

Kagiatan tersebut berupa pembersihan pohon tumbang, pemasangan atap rumah dan pembersihan reruntuhan gedung yang terkena angin puting beliung.

Seperti diketahui bencana angin puting beliung melanda desa Tambak Rejo beberapa waktu lalu, yang berakibat ratusan rumah warga rusak berat.

Prajurit Kodim Surabaya Utara dibawah naungan Korem 084/Bhaskara Jaya bahu-membahu bersama membantu masyarakat desa Tambak Rejo untuk membersihkan sisa-sisa reruntuhan pohon maupun gedung dan memperbaiki serta memasang genting rumah.

Sebelum melaksanakan kegiatan tersebut, Kasdim Surabaya Utara Mayor Inf Herawady Karnawan menegaskan agar melaksanakan kegiatan tersebut dengan sungguh-sunguh dan ikhlas, sehingga hasilnya dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat, tegasnya.

Dandim Surabaya Utara Letkol Arm Brny Hendra Suwardi,S.Sos menyamoaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian prajurit TNI AD khususnya Kodim 0830/Surabaya Utara untuk membantu dan meringankan beban masyarakat yang terkena bencana alam, khususnya masyarakat desa Tambak Rejo kecamatan War yang terkena bencana angin puting beliung, pungkasnya.


Surabaya,- Puluhan Prajurit dan PNS Jajaran Kodim 0830/Surabaya Utara (SU) melaksanakan upacara bendera Merah Putih di lapangan Makodim 0830/SU Jl. Gresik Gadukan Timur No.56, Perak Barat, Krembangan, Kota Surabaya, Jawa Timur. Senin (20/11/2017) pagi 

Dengan Inspektur upacara Kepala Staf Distrik Militer (Kasdim) 0830/Surabaya Utara (SU) Mayor Inf Herawady Karnawan dan pejabat Perwira Upacara dijabat Perwira Seksi Personalia (Pasi Pers) Kodim 0830/SU Kapten Inf Sumardjiono serta Komandan Upacara (Danup) dijabat Wadanramil 0830/05 Tandes Kapten Inf Sugiharto dan Sertu Sukir selaku pengucap Sapta Marga.

Upacara bendera merah putih ini dilaksanakan setiap hari senin, hal ini dilaksanakan guna menumbuhkan jiwa patriotisme untuk menghormati Sangsaka Merah Putih serta menumbuhkan jiwa disiplin, patriotis bagi prajurit dalam mengamalkan Sapta Marga , Delapan Wajib TNI dan Sumpah Prajurit. 

Upacara pengibaran bendera yang rutin dilaksanakan dalam rangka memupuk jiwa kejuangan, patriotisme, nasionalisme dan solidaritas prajurit serta mengenang jasa para pahlawan.

Dandim 0830/SU Letkol Arm Beny Hendra Suwardi, S.Sos mengungkapkan bahwa "Upacara pengibaran bendera yang secara rutin dilaksanakan pada setiap hari senin memiliki makna penting, sebagai upaya untuk mengingatkan Prajurit dan PNS TNI Kodim 0830/SU pada heroisme perjuangan para generasi pendahulu," ungkapnya. 

Lebih lanjut Dandim mengakatan bahwa "uapaca bendera ini juga sebagai sarana Komando guna menjalin komunikasi antara pimpinan, staf dan anggota agar, setiap kebijakan, instruksi, petunjuk dan informasi dapat mengalir dan dipahami secara seksama. untuk dijadikan pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas," kata Letkol Arm Beny Hendra Suwardi, S.Sos. 

Setelah melaksanakan Upacara Bendera dilanjutkan dengan pengarahan dan evaluasi oleh Kasdim Surabaya Utara tentang kinerja sepekan yang telah dilaksanakan oleh jajaran Kodim Surabaya Utara.


Surabaya,- Guna peningkatan kesejahteraan anggota, Kodim 0830/Surabaya Utara Dipimpin oleh Kasdim 0830/Surabaya Utara Mayor Inf Herawady Karnawan bekerja sama dengan BJB (Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten) Bpk. Bayu Ristiyan Diananto, Ibu Fakhrury dan Ibu Debby Rientyan menggelar sosialisasi tentang mekanisme, prosedur dan juga sistim perbankan di Bank BJB bertempat di Aula Kodim 0830/Surabaya Utara Jl. Gresik No. 52 Surabaya. Senin (27/11/2017)

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi bagi seluruh personel untuk mengembangan usaha-usaha.

Bank BJB memberikan kemudahan bagi nasabahnya yang membutuhkan dana dengan bunga bank yang sangat ringan sehingga kedepan pihak bank tidak ingin nasabahnya merasa sangat terbebani.

Kami akan senantiasa memperhatikan sisi kesejahteraan seluruh jajaran, sehingga diharapkan jajaran dapat lebih maju dan berkembang pada sisi ekonomi dimana kompetisi global saat ini semakin bersaing bukan hanya dengan pihak dalam negeri saja akan tetapi dengan pihak asing, maka dari itu Kodim 0830/Surabaya Utara bekerja sama dengan Bank BJB bermaksud memberikan yang terbaik dari yang terbaik untuk kesejahteraan anggota, tegas Kasdim 0830/Surabaya Utara Mayor Inf Herawady Karnawan.


Jombang. Koramil 0814/04 Gudo mengadakan kegiatan pengajian seribu rebana yang dilaksanakan di halaman Makoramil 0814/04. Pengajian dengan tema Tiga Pilar Bersholawat m dimulai pada pukul 19:30 wib hari Sabtu (25/11/2017) malam itu dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November.
Hadir dalam pengajian tersebut Bupati Jombang yang diwakili oleh Kepala Kesbangpol Kabupaten Jombang, Drs. Mas'ud, Kapolres diwakili oleh Kabag Perencanaan, Kompol Drs. Heru Nurhidayat, sedangkan Dandim diwakili oleh Danramil, Kapten Inf Tatok Budiono, Forkopimcam dan segenap undangan.
Sebelum acara inti dimulai, Danramil 0814/04 Gudo Kapten Inf Tatok Budianto dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam pengajian seribu rebana dalam memperingati hari Pahlawan 10 November merupakan rasa syukur dan mendoakan para pahlawan yang telah gugur mendahului kita.
"Kita sebagai Bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, ras dan agama, harus bisa saling bergandengan tangan. Kita harus saling menjaga satu sama lain demi keutuhan dan kedamaian Bangsa Indonesia," ujar Kapten Tatok. Sabtu (25/11/2017).
Masih menurut Danramil, bahwa akhir-akhir ini sering terjadi kekerasan dengan mengatasnamakan agama, suku dan ras. Untuk itu masyarakat jangan mudah terprovokasi, terpancing oleh hal-hal yang dapat merugikan kita semua.
"Untuk itu, melalui bersholawat kita doakan agar bangsa kita damai, dan masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh kekerasan yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan," pungkasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Kesbangpol Jombang, Drs. Mas'ud. Dalam sambutannya juga mengajak kepada masyarakat Gudo agar selalu menjaga tingkah laku agar tidak merugikan orang lain, sehingga Kabupaten Jombang tercipta suasana yang kondusif. Setelah itu acara dilanjutkan dengan bersholawat bersama hingga usai.


Jombang. Keberhasilan Korem 082/CPYJ mengelola Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu (SP3T) di Desa Denanyar, Kecamatan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur menginspirasi Dinas Tanaman pangan dan Holtikultura pemerintah Propinsi Lampung membangun SP3T di wilayahnya dan itu ditunjukan dengan kunjungan sebagai studi banding pada minggu 26 Nopember 2017 sore.
Kedatangan rombongan Kepala Dinas Tanaman pangan dan Holtikultura pemerintah Propinsi Lampung yang diwakili Ir Sri wuryaningsih sebagai kasi pasca panen dan pengolahan hasil bidang P2HTPH bersama Mayor Arm Boob Hendra Mulia Alam selaku Pasi Wanmil Siter Rem/043 Garuda Hitam beserta rombongan diterima Kasrem 082/CPYJ Letkol Inf Moh.Sulistiono.
Nampak yang mendampigi Kasrem 082 CPYJ, yakni Letkol Inf Andi Wasisto Kasiter Rem 082/CPYJ, Letkol Caj Sutedjo Kasipers Rem 082/CPYJ, Letkol Inf Mahmuddin Kasi Intel Rem 082/CPYJ, Mayor Inf Stevie Joan Klots Kasdim Jombang, Mayor Inf Iswanto S.Ag dan Mayor Inf Muslih selaku Direktur SP3T Unit Jombang, serta perwira staf Kodim 0814 Jombang.
Paparan tentang SP3T mulai awal pembangunan yang menggunakan lahan ex Yonif 503 hingga proyeksi keuntungan, yang disampaikan Kasrem 082/CPYJ Letkol Inf Moh.Sulistiono menjadi bekal ilmu bagi rombongan. Tak hanya paparan, Kasrem 082/CPYJ juga mengajak rombongan meninjau tempat operasional penggilingan padi menjadi beras sampai proses pengepakan beras. Termasuk pengeringan tradisional dan mesin modern, gedung penyemaian bibit modern hingga penanaman benih menggunakan mesin.
Ir Sri wuryaningsih selaku kasi pasca panen dan pengolahan hasil bidang P2HTPH menyampaikan terima kasih atas sambutan dan paparan yang sangat bermanfaat. " Saya dan rombongan sangat terinspirasi untuk membangun SP3T. Bersama rekan-rekan dari Lampung ini semoga ilmu yang diperoleh dari kunjungan ini akan diterapkan di Lampung. Mudah-mudahan segera ada anggaran dan secepatnya dibangun, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Lampung," kata Ir Sri wuryaningsih.


MEDIA SURABAYA

{picture#https://3.bp.blogspot.com/-JqOwFUUcTnM/WlHYz5PkL4I/AAAAAAAAEkk/2oRB13coK6QPYHd1uRTnzgCn81lfNJG8wCLcBGAs/s1600/20180107_023259.png} Tahun 2016-2021, Kota Surabaya sebagai Kota sentosa yang berkarakter dan berdaya saing global berbasis ekologi. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {pinterest#http://pinterest.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.