mediasurabaya.com ,- Jalan Sehat Heroik memperingati Hari Pahlawan dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-68 Kodam V/Brawijaya Tahun 2016. Rute : Kodam - KBS - Kodam. Penyelenggara Kodam V/Brawijaya, Walikota Batu, PD XIII GM FKPPI, Minggu 18/12/2016.

Hiburan Band Orkes Ardeta, Artis Ibukota, dll. Kupon Gratis, Start pukul 06.41 WIB, diberangkatkan oleh Walikota Batu H. Eddy Rumpoko didampingi Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Rahmat Pribadi dan Ketua Umum Pengurus Daerah (PD) XIII GM FKPPI Jawa Timur R. Agoes Soerjanto.

Diikuti oleh ribuan peserta terdiri dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, POLRI, FKPPI, PPM, SKPD Jawa Timur dan Masyarakat.

Hadiah 200 juta terdiri dari Daihatsu Ayla, Paket Umroh, Kulkas, TV, Sepeda Gunung dan Ratusan Doorprize.

Hadiah khusus uang tunai total Rp. 10 juta untuk peserta berkostum unik dan berpenampilan terheroik bertem perjuangan.

[/Dik]



http://mediasurabaya.com

mediasurabaya.com ,- Malam hari nanti pukul 19.00 WIB, Timnas Garuda Indonesia akan melawan Timnas Thailand dalam rangka pertadingan Sepak Bola leg kedua Final Piala AFF Suzuki Cup 2016 Edisi ke-11 di Stadion Rajamangala Bangkok-Thailand, Sabtu 17/12/2016.

Kita ketahui sebelumnya, pada leg pertama (14/12) di Stadion Pakansari Bogor, Timnas Garuda telah mengalahkan Thailand dengan skor 2 :1. Selanjutnya nanti malam Timnas Garuda Indonesia akan menantang tuan rumah Thailand. Sudah pasti, Timnas Thailand berusaha membalas kekalahan di depan ribuan suporter pendukung mereka yang memadati Stadion.

Terlalu lama bangsa Indonesia menanti prestasi dari cabang olah raga sepak bola Piala AFF. Bagi Timnas Garuda, untuk menjadi juara tidak hanya bermodalkan kerja keras dan semangat pantang menyerah, apalagi minim suporter.

Namun diyakini, bahwa sebagai umat beragama pasti ada kekuatan lain untuk mendapatkan keajaiban mencapai kemenangan bagi Bangsa Indonesia. Masyarakat berharap dan berdo'a, agar Timnas Garuda dapat mempersembahkan gelar juara Piala AFF 2016 bagi Bangsa Indonesia.

"Untuk itu selesai Sholat Dhuhur berjama'ah, dipimpin Ustad Roma, Anggota Kodim 0832 bersama Masyarakat melaksanakan do'a bersama semoga Timnas Garuda juara", kata Serka Ekho P. didampingi Sertu Budi, waktu itu turut do'a bersama di Masjid Raden Rahmad Kodim 0832 Jl. Tegalsari 89 Surabaya.

[/Ben]


http://mediasurabaya.com

mediasurabaya.com ,- Anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya melaksanakan kegiatan jumat bersih untuk kebersihan dan keindahan Kota Pahlawan ini. Jumat pekan ini kegiatan jumat bersih melakukan pembersihan bangunan yang berada di atas saluran air jalan patuah yang didampingi oleh jajaran samping dan skpd yang lain. Surabaya bersih dan hijau, aman, tertib dan tentram, 16/12/2016.

 [ satpolppsurabaya ] 

[/Ang]



http://mediasurabaya.com

mediasurabaya.com ,- Musyawarah Cabang Luar biasa Partai Hanura Kota Surabaya, dihadiri kurang lebih 100 orang terdiri dari perwakilan DPD, DPC, PAC Kota Surabaya dengan Penanggung jawab Edi Rahmat SE, MM (Plt. Ketua DPC Hanura Kota Surabaya) di RM Nur Pasifik Jl Adityawarman  No. 59 - 63 Surabaya, Rabu 14/12/2016.

Kegiatan musyawarah yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut, dihadiri oleh Renni  Widya Lestari (Wakil ketua Organisasi DPD Hanura Jatim), Husein (Wakil ketua Kaderisasi DPD Hanura Jatim), Tajun (Wakil Sekretaris DPD Hanura Jatim), Sugito dan Nanik Zulfiani (Anggota DPRD Kota  Surabaya).

Dengan hasil menetapkan secara aklamasi Edy Rahmat, SE, MM sebagai Ketua Partai Hanura Kota Surabaya massa bakti 2015 - 2020.

[/Dik]


http://mediasurabaya.com

Foto : Media Surabaya | Serma Sugeng Hariyono Dampangi Petani Wiyung -

mediasurabaya.com ,- Dalam rangka Masa Tanam (MT) III, Anggota Koramil 0832/06 Karangpilang Kodim 0832/Surabaya Selatan Serma Sugeng Hariyono, melaksanakan pendampingan Petani di lahan sawah wilayah Kelurahan Wiyung Kecamatan Wiyung Kota Surabaya, Selasa 13/12/2016.


Seperti yang telah dilansir oleh Media Center Kodim 0832, pendampingan dilakukan oleh Babinsa Kelurahan Wiyung di lahan sawah seluas 0.5 hektar, usia tanam 40 hari. "Dari pengamatan diketahui, saat ini kondisi padi sehat dan sistem pengairan lancar", kata Serma Sugeng Hariyono, saat berada di lahan sawah garapan petani Yasman.


"Sampai MT.III ini tanpa kendala yang berarti. Mulai penyiapan lahan, pembibitan, pemupukan, serta penyemprotan, semua berjalan relatif normal. Semoga mendapatkan hasil yang lebih baik dan melimpah," harap Yasman Kelompok Tani Sri Lestari Kelurahan Wiyung.


Babinsa mempunyai peranan serta fungsi pendampingan kepada Kelompok Tani. Berharap sama, seperti yang disampaikan oleh Yasman. Semoga pendampingan Petani yang selama ini saya lakukan dapat membantu meringankan Petani dalam rangka membantu Pemerintah Pusat mewujudkan Swasembada Pangan, Mandiri Pangan, serta Merdeka Pangan Secara Nasional," pungkas Serma Sugeng Hariyono.


Selamat Bekerja

Tetap Semangat


Salam Pertanian


[/Dik]



http://mediasurabaya.com

Foto : Ilustrasi -

SURABAYA ,- Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Jawa Timur terus melaukan pengawasan terhadap keberadaan tenaga kerja asing. Pengawasan dilakukan untuk membatasi para tenaga kerja asing agar tak sembarangan dalam bekerja di Jawa Timur.

"Dari catatan kami, total tenaga kerja asing di Jawa Timur saat ini mencapai 3460 orang. Dari jumlah ini sebanuak 1443 orang merupakan tenaga kerja asing yang murni bekerja di Jawa Timur dan mengurus izin perpanjangan di Disnaker Jawa Timur, sedangkan sisanya sekitar 2 ribu tenaga kerja asing bekerja antar provinsi," kata Sukardo, Kepala Disnakertransduk Jawa Timur, Selasa (13/12/2016).

Sukardo mengatakan, untuk melakukan pengawasan, pemerintah juga telah membentuk tim pengawas orang asing yang merupakan gabungan dari Disnaker, Kepolisian, Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM, serta dari Dinas Kesehatan.

Sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2016, para tenaga kerja asing yang bekerja di Jawa Timur juga wajib menguasai Bahasa Indonesia.

"Pekerja asing itu boleh saja asalkan mengantongi izin dan maksimal dua tahun mereka harus menstransfer keahlian mereka kepada tenaga kerja lokal," ujarnya.

Selama ini, kata Sukardo, yang paling banyak pelanggaran adalah tenaga kerja asing yang datang dengan visa turis namun di Jawa Timur mereka menjadi tenaga kerja. Untuk pelanggaran ini, Disnaker biasanya bekerjasama dengan Imigrasi untuk mendeportasi mereka.

"Mayoritas tenaga kerja asing di Jatim ini dari China, tapi kita juga telah minta kepada seluruh perusahaan yang mempekerjakan mereka harus memiliki izin dan mereka harus menguasai Bahasa Indonesia," kata Sukardo. (fik/dwi)

 [ suarasurabaya.net ] 


http://mediasurabaya.com

SURABAYA ,- Bhabinkamtibmas Polsek Kenjeran Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Aiptu Choirin melaksanakan pengamanan di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, Selasa (13/12/2016).

Peningkatan pengamanan di objek wisata ini dilaksanakan dalam rangka untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di sekitaran objek wisata sehingga masyarakat yang melaksanakan rekreasi ke objek–objek wisata merasa nyaman dan aman dengan kehadiran personel Polri.

Dalam pengamananannya, Aiptu Choifin menyampaikan imbauan kamtibmas kepada pengunjung yang berdatangan di Taman Hiburan Pantai Ria Kenjeran.

Aiptu Choifin mengimbau supaya pengunjung waspada terhadap anak anak yang bermain di pinggir pantai sehingga tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan serta mengawasi keamanan barang bawaannya.

Aiptu Choifin meminta pengujung segera menghubungi petugas keamanan ketika membutuhkan bantuan dari Polisi ataupun Security.(hp tanjung perak/ziz)

FOTO: Bhabinkamtibmas Polsek Kenjeran saat memantau pantai.(hp tanjung perak/ziz)


 [ halopolisi.com ]  



http://mediasurabaya.com

Liputan6.com, Jakarta Tim SAR terus mencari dan mengevakuasi korban gempa Aceh selama masa tanggap darurat. Fokus utama tim SAR saat ini membantu membersihkan puing-puing bangunan.

Dalam evakuasi itu, tim SAR menemukan satu korban meninggal atas nama Devi Srijalani di Pidie, Aceh. Dengan demikian, jumlah korban meninggal gempa Aceh mencapai 102 orang

"Jumlah korban meninggal dunia gempa Aceh adalah 102 orang. Di mana 96 di Pidie Jaya, empat orang di Pidie, dan dua orang di Bireuen. Korban luka-luka 857 orang. Pengungsi 83.838 orang tersebar di 124 titik," tutur Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (13/12/2016).

Sebanyak 4.836 personel dari kementerian, lembaga, TNI, Polri, pemda, relawan, NGO, dan organisasi masyarakat masih melakukan penanganan darurat. Pemerintah pusat membantu pemerintah daerah dengan memasok logistik, dana, manajerial dan tertib admistrasi.

"Kepala BNPB (Willem Rampangilei) terus di lokasi bencana untuk mengkoordinir potensi nasional untuk membantu pemerintah daerah," kata Sutopo.

Bantuan terus berdatangan ke posko utama. Bertambahnya jumlah pengungsi juga disebabkan masih seringnya gempa susulan. BMKG mendata masih terjadi gempa susulan.

"Masyarakat takut dan khawatir adanya guncangan, sehingga merasa nyaman di pengungsian," tutur Sutopo.

Terkait penyediaan air bersih, ujar dia, belum semuanya bisa terlayani dengan baik di sejumlah titik pengungsian. Hal ini melihat kondisi sumur yang kering dan dangkal pascagempa.

"Jika pun ada airnya keruh, sehingga tidak dapat dikonsumsi," ungkap Sutopo.

Dia menambahkan, kegiatan trauma healing, psikososial dan pelayanan kesehatan masih tetap berlangsung untuk para pengungsi. Klaster nasional penanganan pengungsi, klaster kesehatan dan klaster logistik terus melayani pengungsi gempa Aceh.

"Kebutuhan mendesak sandang dan pangan, MCK, air bersih, relawan, tenda dan shelter, kebutuhan bayi, sarung, mukena dan lainnya. Posko utama terus menyalurkan bantuan ke pengungsi," ujar Sutopo.

 [ liputan6.com ] 



http://mediasurabaya.com

Add captionGracia Indri. Foto Instagram -

GRACIA Indri dikabarkan sedang berbadan dua.
Kabar itu mencuat karena badan suami David Noah itu terlihat lebih gemuk dan berisi.

Namun, kabar itu ditepis mantan artis cilik itu.
"Mau bilang gue hamil? Nggak," kata Gracia belum lama ini.

Menurut Gracia, badannya gemuk efek mengonsumsi pil KB.

"Kenapa badanya lebih berisi? Aku kan emang lagi dalam proses pakai pil KB, jadi efeknya begitu, jadi badannya agak besar," papar Gracia.(chi/jpnn)

 [ jpnn.com ]



http://mediasurabaya.com

Foto: Lamhot Aritonang -

Jakarta - Pihak kepolisian terus mendalami tindak pidana upaya makar yang menjerat sejumlah aktivis. Aktivis buruh, Said Iqbal juga akan dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

"Betul, yang bersangkutan akan dimintai keterangan sebagai saksi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono kepada detikcom, Senin (12/12/2016).

Penyidik Subdit Kemanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melayangkan surat panggilan tersebut kepada Said, pada Sabtu 10 Desember. Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) tersebut sejatinya dipanggil untuk dimintai keterangan pada Kamis (15/12).

"Tetapi yang bersangkutan menyanggupi untuk diperiksa besok (hari ini, Selasa 13 Desember)," imbuh Argo.

Saat ditanya keterkaitan Said dalam agenda pemeriksaan kasus ini, Argo belum bisa menjelaskan secara rinci. Termasuk apakah pemeriksaan tersebut terkait beredarnya nama-nama yang disebut-sebut sebagai pendana upaya makar juga tidak dirinci oleh Argo.

"Beum tahu, yang tahu penyidiknya," imbuh Argo.

Sejauh ini polisi telah menetapkan 9 orang tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Hatta Taliwang, Sri Bintang Pamungkas, Eko, Alvin Indra, Kivlan Zein, Adityawarman Thaha dan Firza Husein. (mei/idh)

Mei Amelia R - detikNews

 [ detik.com ] 


http://mediasurabaya.com

Menteri Keuangan Hong Kong, John Tsang (Foto: dok) -

Menteri Keuangan Hong Kong telah meletakkan jabatan, langkah yang dipandang oleh banyak kalangan sebagai langkah pertama menuju usahanya untuk memperoleh jabatan tertinggi di kota itu.
John Tsang menyerahkan surat peletakan jabatannya hari Senin, kata pemerintah. Desas-desus telah santer selama ini bahwa Tsang yang berpendidikan Amerika itu akan berusaha memperoleh jabatan itu.

Pemimpin sekarang kota tersebut, kepala daerah Leung Chun-ying, mengumumkan pekan lalu, bahwa ia tidak akan berusaha memperoleh masa jabatan kedua, dengan alasan keluarga.

Tsang adalah pejabat Hong Kong yang kedua paling populer, dengan angka dukungan 62 persen, sementara Leung mempunyai angka negatif atau tidak mendukung 71 persen, menurut survei baru-baru ini yang dilakukan oleh Universitas Hong Kong.

Masa jabatan Leung telah ditandai oleh protes-protes anti-Beijing. Ia juga telah dikecam oleh para aktivis Hong Kong atas sikap garis-kerasnya menentang para aktivis pro-demokrasi dan anggota legislatif. Ia dicurigai mempunyai hubungan yang erat dengan Beijing. Masa jabatan lima tahunnya akan berakhir bulan Juni.

Kekuatan pro-demokrasi di Hong Kong menjadi semakin khawatir Beijing sedang berusaha mengurangi kebebasan di wilayah itu, kebebasan yang telah berlaku sejak Inggris mengembalikan kekuasaan atas Hong Kong kepada China tahun 1997. [gp]

 [ voaindonesia.com ] 


http://mediasurabaya.com

Foto: Bagus Prihantoro/detikcom -

Jakarta - Pihak kepolisian telah menyiapkan personel untuk pengamanan sidang perdana Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok). Namun polisi tidak mengumumkan berapa jumlah personel yang akan dilibatkan dalam pengamanan tersebut.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, ada beberapa pertimbangan mengapa jumlah personel tidak disampaikan ke publik.

"Kalau soal jumlah kami tidak menyampaikan jumlah karena sesuatu hal antara lain, kalau kekuatan itu disampaikan tentu akan jadi peluang bagi mereka untuk memanfaatkan momen untuk melakukan keributan," kata Martinus kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (12/12/2016).

Di sisi lain, jumlah pengamanan sangat tergantung dengan situasi yang berkembang di lapangan nantinya.

"Kedua, jumlah pengamanan ini sangat dinamis tidak akan bisa persis sama karena melihat dinamika yang ada tentu tergantung dinamika yang ada," lanjutnya.

Polisi bisa saja menambah perkuatan apabila terjadi eskalasi massa pengunjung yang akan menyaksikan persidangan itu secara langsung di pengadilan.

"Karena secara aktual di lapangan apabila dibutuhkan tambahan personel tentu tidak akan sama. Banyak memang ada sprint berisi nama-nama tapi di luar itu aktivitasnya juga yang mendukung," tuturnya.

Sidang Ahok atas dugaan penistaan agama itu akan digelar di eks gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada pada Selasa 13 Desember besok. (mei/idh)

 [ detik.com ]

Mei Amelia R - detikNews


http://mediasurabaya.com


mediasurabaya.com ,- Pemerintah terus berupaya menggenjot pemasukan negara melalui pengampunan pajak (tax amnesty). Keikutsertaan masyarakat menjelang berakhirnya periode kedua program pengampunan pajak ini dinilai masih rendah. Pemerintah kian menggencarkan sosialisasi dan bakal bersikap lebih tegas dengan mengancam pemeriksaan harta para wajib pajak.

Pada Jumat (9/12/2016) lalu, Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Kuangan Sri Mulyani dan beberapa Menteri Kabinet Kerja, mengundang sekitar 500 wajib pajak besar untuk kembali diajak mengikuti program tax amnesty.

Sebanyak 242 wajib pajak yang diundang malam ini adalah mereka yang masuk ke dalam 250 orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes dan Globe Asia tahun 2015. Adapun 258 sisanya merupakan pengusaha yang dikumpulkan melalui kantor perwakilan pajak, khususnya di wilayah DKI Jakarta.

Sri Mulyani mengatakan pihak yang diundang sebagian besar telah ikut dalam tax amnesty tahap pertama dan diharapkan dapat membantu lagi untuk membangun bangsa. "Saya yakin masih bisa membantu lebih banyak lagi untuk membangun Indonesia yang lebih baik," kata Sri Mulyani melalui Antaranews.

Menteri Keuangan mengatakan bahwa uang tebusan program tax amnesty hingga saat ini telah mencapai Rp100 triliun, termasuk pembayaran tunggakan pajak sebelum mengikuti program ini. Pengampunan pajak periode kedua akan berakhir pada Desember ini dan berlanjut periode ketiga tax amnesty mulai awal Januari tahun depan hingga 31 Maret 2017.

Sri Mulyani menambahkan bahwa program pengampunan pajak telah diakui dunia sebagai yang paling berhasil. Meski demikian, Sri Mulyani mengatakan masih khawatir dengan pencapaiannya dibanding dengan potensi yang bisa ditarik sebenarnya. Harta yang dideklarasi sebesar Rp3.988 triliun, di mana Rp2.831 adalah harta deklarasi dalam negeri dan Rp997 triliun adalah deklarasi harta di luar negeri.

Sri Mulyani mengajak para pengusaha membayar pajak terhadap harta yang dimilikinya jika ingin liburan akhir tahun bisa tenang. Ia pun mengancam jika para wajib pajak masih bandel tidak membayar dan mendeklarasi total hartanya, akan dikenakan Pasal 118 Undang-undang Tax Amnety.

"Presiden sudah katakan pada tahap pertama itu mengajak. Tahap kedua sosialisasi mengajak, dan mengingatkan. Periode terakhir mengancam," kata Sri Mulyani.

Ancaman Sri Mulyani juga pernah dilontarkan ketika hadir dalam dalam Economic Outlook 2017 Ikatan Bankir Indonesia (IBI) di Jakarta. Ia mengajak para bankir di Indonesia untuk ikut program pengampunan pajak. Jika tidak, dia mengancam bakal meminta IBI untuk melakukan pencabutan sertifikat bagi bankir-bankir tersebut.

Sri Mulyani menyatakan, hingga saat ini tingkat keikutsertaan bankir, baik dari bank umum maupun bank pembangunan daerah (BPD) dalam tax amnesty masih minim. Padahal, jumlah bankir di Indonesia lebih dari 900 orang.

"Terdapat 963 bankir yang terdiri dari 376 komisaris dan 587 direksi bank umum dan bank pembangunan daerah," ujar dia dilansir Liputan6.com. "Saya punya data dan tahu nama komisaris dan nama direksi bank yang tidak ikut tax amnesty. Mungkin pada akhirnya nanti saya akan minta pada IBI untuk mencabut sertifikat bankirnya."

[beritagar.id] 


http://mediasurabaya.com


Seiring terus menjamurnya perusahaan rintisan, semakin bertambah pula kantor-kantor baru yang mengusung konsep open-plan. Di satu sisi, ada banyak kelebihan dari konsep open-plan office ini. Namun di sisi lain, tak adanya sekat pemisah antarkaryawan menjadi kendala bagi sebagian orang, terutama mereka yang perhatiannya mudah terganggu.

Tipe karyawan seperti ini biasanya jauh lebih mudah berkonsentrasi di tempat sepi dan akan sulit bekerja jika banyak suara di sekelilingnya. Nah, jika Anda salah satu yang demikian, ini dia solusinya:

1. Kenakan headphone

Jika perlu pilihlah pelantang telinga (headphone) peredam bising. Anda juga bisa mengenakan earphone biasa, kemudian memutar musik yang mampu menjaga konsentrasi. Misalnya, musik dengan suara-suara alam atau musik instrumental. Jika tidak, fokus Anda hanya akan beralih dari suara atau percakapan di sekeliling Anda ke lirik lagu yang sedang didengarkan.

2. Pinjam ruang rapat

Jika ruang rapat atau conference di kantor Anda bisa digunakan secara fleksibel, maka manfaatkanlah fasilitas tersebut sebagai 'tempat pelarian' ketika suasana kantor sedang ramai-ramainya. Lebih beruntung lagi jika kantor Anda memiliki fasilitas pendukung, misalnya perpustakaan mini, seperti perusahaan-perusahaan yang bisa ada di sini.

3. Beristirahat

Jika mulai merasa stres dengan suara bising di sekitar Anda, coba rihat sejenak dari pekerjaan dan berusahalah untuk rileks. Pejamkan mata, kemudian tarik dan hembuskan napas perlahan. Lakukan ini paling tidak sampai tiga kali.

4. Angkat bicara

Tidak semua orang menyukai konfrontasi. Namun ketika lingkungan kantor yang bising semakin sulit ditoleransi, maka inilah satu-satunya pilihan. Cara sederhananya adalah dengan menghampiri rekan kerja yang dirasa paling nyaman untuk Anda ajak bicara, kemudian sampaikan apa yang sesungguhnya Anda rasakan. Jika komunikasi dilakukan dengan baik, persoalan ini pasti bisa ditangani.

Jika Anda sedang berburu pekerjaan dan memilih untuk menghindar dari situasi seperti di atas, Anda bisa mencari tahu di Jobplanet perusahaan apa saja yang masih menerapkan konsep kantor yang bersekat. Namun, jika Anda bersedia keluar dari zona nyaman, perusahaan dengan open-plan office akan memberi tantangan tersendiri bagi Anda. Jadi, pilih yang mana?

[beritagar.id] 


http://mediasurabaya.com

Foto : MSby | Serma Patria bersama warga Kapasari -

mediasurabaya.com ,- Siapa yang tidak mengenal Bintara Pembina Desa (Babinsa) ? Tentu masyarakat sangat tahu betul, bahwa Prajurit yang bertugas di Satuan Komando Wilayah (Satkowil) Teritorial TNI AD tersebut selalu blusukan dari satu tempat ke tempat lainnya.

Berbagai komunitas dan profesi masyarakat diselami oleh Babinsa yang mempunyai tugas dan tanggung jawab kerja di tingkat Kelurahan. Tugas pokok sebagai pengumpulan dan pemeliharaan data geografi, demografi, kondisi sosial dan potensi nasional meliputi SDM, SDA/SDB, serta sarana dan prasarana di wilayahnya.

Oleh karena peranannya di wilayah teritorial, Babinsa mau tidak mau harus selalu berinteraksi dengan masyarakat di sekelilingnya. Sesuai dengan tugas pokoknya, Babinsa wajib tahu dengan kondisi sosial di wilayah binaannya.

Siang hari itu pada hari Jum'at (09/12) pukul 13.00 WIB Anggota Koramil 0832/02 Genteng Serma Patria Babinsa Kelurahan Kapasari, melakukan komunikasi sosial (komsos) dialogis dengan warga kapasari terkait kondisi sosial masyarakat saat ini.

Banyaknya pengangguran dan sulitnya lapangan pekerjaan membuat ekonomi semakin sulit, sehingga masyarakat harus mempunyai inisiatif dan inovatif. "Salah satunya adalah Ibu Yuli, terpaksa harus jualan nasi di depan jalan  gang kampung demi kelangsungan hidup", kata Serma Patria.

"Walaupun hasil tidak menentu yang penting dapur tetap mengepul, bekerjalah walaupun berpenghasilan sedikit lebih berarti dari pada tidak sama sekali", itulah motto Ibu Yuli untuk menyemangati hidupnya.

Terkait dengan hal itu, guna menyikapi perkembangan situasi saat ini di wilayah binaan, maka Babinsa Koramil dapat memberikan masukan kepada Kodim dalam mendukung tugas pokok sebagai Satuan Induk dari Koramil.

[/Ang]


http://mediasurabaya.com


mediasurabaya.com ,- Orasi Kebangsaan dalam rangka Pra Haul Gus Dur Ke-7 dilaksanakan di Outdoor Masjid Muhammad Cheng Hoo Jl. Gading No. 2 Surabaya. Sebagai pembicaara KH. DR. Sholahuddin Wahid (Gus Solah) dan Inayah Wahid (Putri Gus Dur), diikuti sekira 150 Orang dengan dipimpin oleh Sdr. Syaifurarrijal QZ. SE.(Alumni PP Tebu Ireng), Jumat 09/12/2016.

Pembukaan dimulai pada pukul 18.15 WIB, selanjutnya Pra Haul bersama diawali dengan  mendengarkan hadrah sholawat Nabi Muhammad SAW oleh Hadrah Al-Banjari Ikapete (Ikatan Alumni Pesantren Tebu Ireng). Ditampilkan pula penampilan dari pencak silat Pagar Nusa, dan dilanjutkan Sholat Isya' bersama.

Kemudian dilakukan pembacaan Yasiin, Tahlil dan doa yang dipimpin oleh KH. Saiful Rijal (Ketua Ikapete), serta pembacaan ayat suci Al Qur'an oleh Hj . Ulfah.

Lagu Kebangsaan Indonesia Raya juga berkumandang dan dilanjutkan Mars Masjid Muhammad Cheng Hoo oleh Paduan Suara Masjid Muhammad Cheng Hoo pimpinan atau pembina Ibu Dahlan Iskan.

Disampaikan oleh Ketua Panitia H. Roisuddin Bakri , S.Ag, M.Si., menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua tamu undangan dan semua pihak yang mendukung terselenggaranya acara ini. Kegiatan ini murni religi untuk menyatukan bangsa dan menjaga Kebhinnekaan serta kegiatan sosial.

H.M Nurawi Ketua Yayasan Masjid Cheng Hoo, melanjutkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Muhammad Cheng Hoo merupakan bentuk kerukunan antar golongan yang ada di Indonesia khususnya di Surabaya serta menunjukkan pada masyarakat umum eksistensinya bukan untuk satu golongan tapi untuk semua golongan. Sampai saat ini ada 14 masjid Cheng Hoo yang tersebar di Indonesia yang merupakan bagian dari syiar agama Islam.

Di sela acara, dilakukan penempatan lukisan gambar Gus Dur untuk dilelang karya Cak Rozi Alumni PP Tebu Ireng.

Jianlong Imam Besar Masjid Nan Ching, RRT dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa kedatangan saya di sini untuk menghadiri peresmian salah satu pondok pesantren di banyuwangi.

Dan sekaligus Haul Gus Dur yang ke 7 dan senang serta bangga sekali di sini melihat berbagai elemen masyarakat saling menghargai antar umat dan sebagai umat Islam, semoga Gus Dur mendapat tempat di sisi Allah SWT.

Sebagai sesama umat Islam kami mendoakan agar umat muslim Indonesia terhindar dari bencana.

Pendiri Yayasan Masjid Cheng Hoo Bambang S, menambahkan bahwa Masjid Muhammad Cheng Hoo didirikan bukan hanya oleh orang Islam Tionghoa saja tetapi dibangun oleh semua elemen masyarakat baik muslim maupun non muslim. Dengan pembangunan Masjid Muhammad Cheng Hoo yang ada dan tersebar di Indonesia secara bergotong royong bersama elemen bangsa menunjukan indahnya kebersamaan dan Ukhuwah Islam yang harus kita jaga.

Pelaksanaan lelang 5 buah lukisan gambar Gus Dur karya Cak Rozi Alumni PP Tebu Ireng, hasil dari lelang akan disumbangkan untuk Haul Gus Dur.
1. Gus Dur 2 juta
2. Gus Dur menembus batas 10 juta
3. Gusdur yang selalu mewarnai  3 juta
4. Samudra Gus Dur
5. Gus Dur yang membaur.

Orasi Kebangsaan dengan moderator Prof. Dr. H. Sahid HM., M.Ag. dengan Narasumber  KH. DR. Sholahuddin Wahid.

Orasi atau penyampaian pendapat oleh KH. DR. Sholahuddin Wahid, dari awal bangsa ini berdiri sudah terdiri dari berbagai macam suku dan agama, agama pertama yang masuk adalah Budha, Hindu, Kristen yang dibawa oleh Belanda dalam masa penjajahan.

Kemudian Islam yang disiarkan oleh para pedagang dari Arab disebarkan oleh para wali. Sumpah Pemuda merupakan bentuk kebulatan tekad para pemuda yang mewakili keaneka ragaman suku bangsa dan bahasa menjadi satu yaitu Bangsa Indonesia tetapi bangsa Indonesia belum terbentuk.

Dalam pembentukan negara para tokoh pendiri bangsa memahami keaneka ragaman, serta pluralisme bangsa dengan menetapkan dasar negara adalah pancasila dengan sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa yang mewadahi semua keaneka ragaman yang ada di negara Indonesia.

Bagaimanapun Gus Dur adalah anak biologis dan ideologis kaum santri tulen. Ayah, Ibu, dan Kakeknya adalah pemimpin organisasi Islam tradisional terbesar di Indonesia. Mereka lahir dan dewasa dalam lingkungan pesantren, yang sangat kental dengan ajaran agama yang ketat.

Meski begitu, Gus Dur dan ayahnya, KH. Wahid Hasyim adalah sosok pembaharu dalam tradisi pesantren dan menguasai khazanah pemikiran Islam klasik dan modern, serta memahami pemikiran Barat. Hingga wafat, Gus Dur juga selalu mengikuti perkembangan dunia kontemporer.

Bentuk toleransi kita kepada agama lain jangan ikut campur dalam urusan agama lain yang tidak kita pahami. Semua ajaran atau tuntunan agama akan berlaku mengikat apabila disahkan oleh negara dalam bentuk UU dengan contoh UU Perkawinan.

Orasi atau penyampaian pendapat oleh Inayah Wahid Putri Gus Dur, saat ini kita harus fokus pada penegakan hukum, kemanusiaan dan sebagainya bukan hanya bertumpu pada pluralisme semata yang membuat kita tidak maju dalam pemikiran.

Gus Dur dalam mendidik anak-anaknya. Menurutnya, seluruh anak Gus Dur diperlakukan sama. Gus Dur juga tidak pernah memaksakan keinginannya hanya memberikan contoh kepada anak anaknya.

Sehingga apa yang sudah dilihat dapat dilakukan oleh kami dan Demokrasi sudah diajarkan oleh Gus Dur sejak dalam keluarga serta gambaran umum, setelah itu anaknya sendiri yang akan memilih.

Semasa hidupnya Gus Dur memang getol membela kelompok minoritas, salah satunya adalah golongan Tionghoa, Namun sebenarnya bukan pluralismenya, melainkan kemanusiaan dan kelompok minoritas lainnya.

Gus Dur bukan hanya milik warga nahdliyin. Gus Dur sudah menjadi Bapak Bangsa, sehingga seluruh komponen bangsa ini ikut memilikinya.

Kesimpulan yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Sahid HM M.Ag., dari keseluruhan sambutan serta orasi yang telah disampaikan oleh Narasumber, yaitu :

Bahwa gerakan membangun pluralisme yang telah ditorehkan oleh almarhum Gus Dur terhadap kemajuan bangsa Indonesia yang meliputi berbagai aspek, baik dari sisi budaya, etnis dan agama yang bisa disatukan dan dimunculkan titik temunya yang mana tafsiran-tafsiran bisa ditemukan dalam kehidupan nyata.

Dalam konteks kebangsaan yang tidak mengenal etnis maupun suku bangsa, yang mana juga merupakan implementasi dari arti sebuah kebhinnekaan yang sesungguhnya. Dengan istilah pluralisme saling menghargai perbedaan dan kemajemukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Wajib bagi kita untuk bisa menjaga Kebhinekaan agar toleransi dalam kehidupan berbangsa tetap  terjaga.

Orasi Kebangsaan dalam rangka Pra Haul Gus Dur ke 7 dihadiri pula oleh Konjen atau yang mewakili, terdiri dari Konjen Amerika Surabaya, Konjen Jepang Surabaya, Konjen RRT Surabaya (Gu Jingqi), serta para pendiri Masjid Muhammad Cheng Hoo.

[/Dik]


http://mediasurabaya.com


mediasurabaya.com ,- Rabu tanggal 30 November 2016 pukul 07.00 WIB, di Lapangan Makodam V/Brawijaya Jl. Raden Wijaya No.1 Surabaya dilaksanakan acara Nusantara Bersatu dengan mengusung tema "Nusantara Bersatu Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita Bersama Bhinneka Tunggal Ika" diikuti sekira 5.000 Orang, penanggung Jawab Mayjen TNI I Made Sukadana Pangdam V/Brawijaya.

Pejabat yang hadiri dalam kegiatan tersebut, yaitu Mayjen TNI I Made Sukadana Pangdam V/Brawijaya, Irjen Pol Anton Setiadji, SH., MH Kapolda Jatim, Brigjen TNI Rahmad Pribadi Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Mar Amirudin Harun Kasgartap III/Surabaya, Laksda TNI Darwanto, SH., MA Pangarmatim, Laksma Teguh P. Kabinda Jatim, Brigjen Pol Gatot S. Wakapolda Jatim, E.S Maruli Hutagalung, SH. Kajati Jatim, Zaenal Muhtadin Asisten I Prov Jatim, Para Asisten Kasdam V/Brawijaya, Para Dansat/Kasat Jajaran Kodam V/Brawijaya, Bambang Sulistomo (Anak dari pahlawan Bung Tomo).

Dalam acara tersebut juga diikuti oleh peserta dari Aparat TNI/Polri, Aparat Pemerintahan, Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Agama (Toga), Organisasi Masyarakat (Ormas), Pelajar atau Mahasiswa, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Masyarakat.

Rangkaian kegiatan dalam Nusantara Bersatu dihibur oleh Persembahan Marching Band dari AAL dan Para Layang dari Anggota TNI yang disaksikan oleh para Forpimda Provinsi Jatim.

Selanjutnya dalam suasana Nusantara Bersatu, semua peserta menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Tak ketinggalan, para peserta yang hadir dalam acara Nusantara Bersatu disuguhi Sosio Drama persembahan dari Korem 084/Bhaskara Jaya dipimpin oleh Taufik Monyong tentang perjuangan arek-arek Surabaya melawan penjajah.

Berturut-turut, rangkaian acara selanjutnya meliputi pembacaan puisi dengan judul “Persatuan Indonesia” oleh Adik Ratu Rasmaila Siswa SMA Putra Wijaya Surabaya. Persembahan tarian tradisional Reog Ponorogo. Orasi disampaikan oleh Bambang Sulistomo Putra Bung Tomo. Menyanyikan lagu-lagu Nasional yang dibawakan oleh Ajendam V/Brawijaya dan PAPPRI, diantaranya Garuda Pancasila, Berkibarlah Benderaku dan Surabaya kota kenangan diiringi dengan membaurnya para pimpinan daerah dengan masyarakat, aparat TNI/Polri untuk menari bersama yang melambangkan kebersamaan (Berbhinneka Tunggal Ika)

Pembacaan puisi oleh Dian Kartika, Orasi disampaikan oleh M. Fahmi dari Universitas Merdeka Surabaya, Persembahan lagu-lagu Nasional Ajendam V/Brawijaya dan PAPPRI lagu Majulah Negeriku dan lagu Merah Putih, Pembacaan puisi oleh Siska Liana Mahasiswi STKW, Persembahan Lagu Indonesia Ciptaan Koes Plus dan Gombloh oleh Ajendam V/Brawijaya dan PAPPRI (Lagu Nusantara).

Sebelum berakhirnya acara pada pukul 10.40 WIB, dilakukan Pembacaan Do'a untuk Indonesia FKU meliputi Protestan, Katolik, Hindu, Budha, Konghucu, Islam.

[/And]



http://mediasurabaya.com

mediasurabaya.com ,- Bertempat di Masjid Raden Rahmad Kodim 0832/Surabaya Selatan Jl. Tegalsari 89 Surabaya, dilaksanakan kegiatan Do'a Bersama Kodim 0832 dalam rangka terciptanya situasi kondusif, aman dan damai diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Minggu 20/11/2016.

Dengan didahului Sholat Maghrib berjama'ah, selanjutnya Drs. KH. Taryono Iksan sekaligus memimpin Do'a Bersama Kodim 0832/Surabaya Selatan untuk memohon kepada Allah SWT demi keutuhan NKRI yang kita cintai ini.

"Pada kegiatan Do'a Bersama Kodim 0832 diharapkan terciptanya situasi kondusif, aman dan damai diseluruh wilayah NKRI, khususnya wilayah Surabaya dalam situasi aman dan damai. Terima kasih kepada Anggota dan keluarga, serta masyarakat, semoga diijabahi oleh Allah SWT dan membalas ketulusan para jama'ah", kata Dandim 0832/Surabaya Selatan Letkol Inf Arynovian Hany Sampurno sesaat setelah selesai dilakukannya do'a bersama.

Selain Dandim 0832, turut hadir pada kegiatan do'a bersama, yaitu Kasdim 0832 Mayor Arh Sumarjo, S.Sos., Danramil, Perwira Staf, dan diikuti Jama'ah terdiri dari Personil Militer dan PNS Kodim 0832 beserta Jajaran Koramil, serta PPM, FKPPI dan Masyarakat.

[/Dik]



http://mediasurabaya.com


mediasurabaya.com ,- Di depan Kebun Binatang Surabaya  (KBS) Jl. Raya Diponegoro Surabaya telah dilaksanakan (19/11/2016) aksi Kampanye Kebangkitan Mahasiswa Surabaya 2016 dengan tema "Arus Baru Kebangkitan Mahasiswa Menuju Khilafah Masa Depan" dari Gerakan Mahasiswa Pembebasan (Gema Pembebasan) Kota Surabaya, diikuti sekira 30 orang dengan dikoordinir oleh Slamet Arianto (Ketua Gerakan Mahasiswa Pembebasan Kota Surabaya).

Mereka membawa spanduk dan poster bertuliskan antara lain Sistem ekonomi khilafah adil dan mensejahterakan. Khilafah melindungi akidah umat Islam. Sistem khilafah mewujudkan Islam rahmatan lil alamain. Arek Suroboyo ingin khilafah. Sistem pendidikan khilafah pencetak intlektual konstruktor peradaban dan Student for khilafah.

Dilanjutkan pembacaan ayat suci Al Qur'an oleh Norman. Juga dilakukan orasi secara bergantian,  dimana dalam orasinya mereka mengatakan antara lain saat ini Indonesia tidak hanya dijajah tetapi dirampok oleh asing, hal ini karena kebijakan pemerintahan Jokowi yang memberi peluang kepada asing menguasai kekayaan Indonesia, sementara pemerintah justru membebani pajak terhadap rakyat miskin.

Bebasnya asing menguasai kekayaan alam Indonesia yang seharusnya menjadi miliki rakyat, ini tidak lepas dari diterapkanya demokrasi liberal, ini sangat mengerikan,  banyak sekali intervensi yang dilakukan oleh pemerintah terhadap kebijakan investasi,  ketanagakerjaan dan pengelolaan kekayaan alam.

Selama ini kita menjadi korban, dari standararisasi yang dilakukan oleh asing melalui kebijakan pemerintah yang selama ini telah menjadi antek dari kepentingan asing, hampir semua perusahaan besar yang berada di Indonesia telah dirampok oleh asing ini karena diterapkanya demokrasi, demokrasi hanya orang-orang yang memiliki uang saja.

Hanya ada satu solusi yang bisa menjadi jalan keluar bagi keterpurukan Indoneaia yaitu dengan penerapan hukum Islam, penerapan khilafah secara penuh, hanya dengan jalan itu,  kondisi Indonesia bisa menjadi surga bagi rakyat Indonesia yang selama hidup dalam kesusahan, jadi maka kami tegaskan hanya ada satu perintah tegakkan dan terapkan syariah khilafah.

Terkait aksi tersebut Slamet Arianto (Ketua Gema Pembebasan Kota Surabaya) dilokasi aksi mengatakan, sebagai berikut bahwa aksi Kampanye kebangkitan Mahasiswa merupakan aksi simpatik mahasiswa untuk mengkampanyekan konsep sistem khilafah di tengah-tengah masyarakat. Mengajak kepada para intelektual muda untuk menjadi bagian-bagian dari arus baru Kebangkitan khilafah dengan mempersiapkan diri, perkuat asa dan sinergikan gerak langkah untuk menyelamatkan negeri Indonesia dengan syariah khilafah.

Yodi Setyawan membacakan puisi pergerakan dengan judul Tegap dengan Gerakan Revolusioner, yang berisi agar pemuda menjadi tonggak tegaknya gerakan revolusioner demi terwujudnya syariah khilafah.

Sebelum aksi unjuk rasa berakhir, dilakukan dengan pembacaan doa sebagai akhir dari aksi Kampanye Kebangkitan Mahasiswa Surabaya 2016, yang dipimpin oleh Slamet Arianto.

[/Dwi]


http://mediasurabaya.com


mediasurabaya.com ,- Kawasan Grahadi Surabaya benar-benar telah menjadi Icon bagi elemen masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya. Kali ini (19/11/2016) dilakukan aksi damai Panggung Bhinneka Tunggal Ika Bela NKRI, tema "NKRI & PANCASILA HARGA MATI !!!". Penyelenggara Aliansi Kebangsaan Jawa Timur, sebagai inisiator Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan Nasional-Jawa Timur (JPKPN Jatim), Barisan Relawan Jalan Perubahan-Jawa Timur (BARA JP-Jatim), LBH Bara JP Jatim , Jaringan Nasional Indonesia Baru (JNIB) Cab. Jawa Timur, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) St.Lukas Cab.Surabaya, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesa (GMKI) Cab.Surabaya, Cakrawala Timur (CT), Komunitas Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Cab.Surabaya, Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia-Jawa Timur (FKKPI-Jatim), , Ikatan Putra Putri Tumbal Negara (IPPTN), ALMISBAT, Persatuan Perempuan Peduli Generasi Indonesia (SAPULIDI), Seknas Jokowi-Jatim, GusDurian Surabaya, Kelompok Pengamen Jalanan (KPJ), Budhist Education Centre, Buddhayana Dharmawira Centre, Majelis Buddhayana Indonesia, Boen Bio Jawa Timur, Banteng Reformasi Indonesia, Aliansi Petani Indonesia (API Jatim), Satu Kedaulatan Rakyat (SAKERA), Perjuangan Anak Bangsa (PAB), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), KAMUS-PR, Forum Komunikasi Banteng Lawas Bersatu (FORKOM BLB), Forum Kilamas (Forum Xmas), PMII Komisariat Unsuri, PMII Komisariat UPN, PMII Komisariat Unusida, Left Democration Force (LDF)-UINSA. Tokoh Agama (Toga), Budayawan dan Pekerja Seni serta diikuti oleh Peserta sekira 200 Orang, Penanggung jawab Sdr. Kusnan.

Diawali oleh para Peserta long march dari Gedung Kebudayaan Jawa Timur (Cak Durasim) menuju ke Panggung Bhinneka Tunggal Ika Bela NKRI di depan Gedung Negara Grahadi, dengan membawa spanduk yang bertuliskan Mendukung TNI POLRI menindak tegas pelaku isu sara. Meneguhkan Pancasila Mempertahankan Kebhinnekaan. Mendukung Pemerintahan Jokowi yang konstitusional. Wanita Katolik RI Ikrar Setia Pada Pancasila Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

Mereka juga menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dipimpin oleh Fabianus Hendrik dan dilaniutkan Mengheningkan Cipta, menyanyikan Lagu Garuda Pancasila, serta do'a bersama dipimpin oleh Perwakilan Elemen.

Peryantaan Sikap Aliansi Kebangsaan Jawa Timur, yaitu Menegaskan dan meneguhkan Pancasila adalah jiwa kami, NKRI adalah Rumah Kami, Bhinneka Tunggal Ika adalah pergaulan hidup kami. Mempertahankan pemerintah Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Mendukung Polri menegakkan hukum secara tegas terhadap kelompok kelompok intoleran dan kelompok kelompok yang menggunakan agama atau apapun untuk melakukan kekerasan. Rakyat Jawa Timur siap melawan gerakan yang ingin menggantikan Pancasila sebagai Dasar Negara. Dan menyerukan kepada seluruh Rakyat Indonesia untuk tetap menciptakan toleransi terhadap setiap perbedaan suku, agama dan ras.

Indonesia terbentuk dalam NKRI harga mati, bela negara adalah NKRI. Dasar Negara kita didalam balutan keaneka ragaman Bhinneka Tunggal Ika. Tidak terima ideologi kita diganti oleh ideoligi negara lain. Kebersamaan benar diciptakan untuk mengamankan Pancasila dan UUD 1945. Kita tidak sudi negara kita dirongrong oleh penjajah, beri pemahaman di lingkungan kita bahwa kita adalah satu.

[/Ang]


http://mediasurabaya.com

mediasurabaya.com ,- Aksi Damai dari Komite Aliansi Mahasiswa Papua Surabaya, Koorlap Stepanus Pigai diikuti kurang lebih 50 Orang digelar di depan Gedung Negara Grahadi Jl. Gubernur Suryo Surabaya, Sabtu 19/11/2016.

Para pengunjuk membawa spanduk dan poster yang bertuliskan Hak menentukan nasib sendiri solusi demokratif bagi rakyat west Papua Aliansi Mahasiswa Papua Komite Kota Surabaya. Perjanjian New York Agreement 15 Agustus 1962 adalah ilegal Self Determination adalah solusi demokratis. Self Determination is the solution for the people of west Papua AMP-KK SBY. Buka Ruang Demokrasi Papua. Menentukan nasib sendiri sebagai solusi Demokratis bagi rakyat Papua Barat, sampai kapan pemilik cuma bisa memandang. New York Agreement 15 August 1962 Was illegal in Papua dan Cabut resolusi PBB 2504 illegal.

Dalam orasinya Korlap Stepanus Pigai menyampaikan bahwa Walikota tidak mendengarkan aspirasi Papua untuk menentukan nasibnya sendiri. Di Jawa berlaku demokrasi tapi di Papua tidak berlaku demokrasi.

Dilanjutkan pembacaan pernyataan sikap oleh hendrik lopez, yaitu Cabut Resolusi PBB 2504 !!! Berikan Kebebasan Dan Hak Menentukan Nasib Sebagai Solusi Demokratis Bagi Rakyat Papua Barat. Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) mendesak Jokowi-JK untuk segera : Berikan kebebasan dan hak menentukan nasib sendiri sebagai solusi demokratis bagi rakyat Papua. Tutup Perusahaan Milik Negara-Negara Imperalis, Freeport, BP dll. Tarik Militer (TNI-POLRI) Organik dan Non Organik dari seluruh tanah Papua.

Aksi yang dilakukan oleh Mahasiawa Papua selesai, dan benar-benar berlangsung damai, tertib dan lancar, serta aman.

[/Ang]


http://mediasurabaya.com

mediasurabaya.com ,- Kelompok Petani Sri Lestari Kelurahan Wiyung mendapatkan pendampingan dari Babinsa Koramil 0832/06 Karangpilang. Pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa terkait dengan Masa Tanam (MT.III) di lahan sawah Bapak Kateri, luas 1,5 Ha, usia tanam padi 2 bulan lebih 1 Minggu, Jumat (18/11/2016)

Dari hasil pengamatan dan pendampingan, Serma Sugeng Hariyono menerangkan, saat ini kondisi tanaman bagus bebas hama penyakit serta sistem pengairan lancar. Dengan bersepeda pada siang hari itu, Babinsa juga melanjutkan dialog santai bersama petani lainnya.

" Hal ini dilakukan guna menggali informasi kendala di lapangan untuk di sampaikan kepada PPL Kecamatan serta Komando atas. Alhamdulillah sampai hari ini tidak ada kendala yang berarti, sehingga cukup diselesaikan intern antara PPL, Pok Tani", kata Serma Sugeng Hariyono Bintara asal Mojokerto, yang saat itu didampingi rekannya dari Polsek Wiyung Bhabinkamtibmas Bripka Heru Susanto.

Kepada Bapak-Bapak petani semua, saya menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasamanya yang baik selama ini. Doa kami semoga musim panen berikutnya mendapatkan hasil yang melimpah, sehingga petani semakin sejahtera. Serta Program Pemerintah Pusat dapat tercapai sesuai dengan harapan kita bersama yaitu terwujudnya Swasembada Pangan dan Mandiri Pangan, serta Merdeka Pangan secara NASIONAL.

Selamat Bekerja, Salam Pertanian.

[/Dwi]



http://mediasurabaya.com

SURABAYA ,- Aksi damai dari Bonek 1927 wilayah Surabaya Barat diikuti sekitar 500 massa bonek, penanggung jawab Sdr. Andi Peci dan Sdr. Sandi dalam rangka menyikapi Keputusan PSSI yang tidak bisa diterima oleh masyarakat Surabaya. Aksi Bonek dilakukan di Halaman Kantor Kecamatan Tandes Jl. Balongsari Tama No.1 Kelurahan Balongsari Kecamatan Tandes Surabaya, Kamis (17/11/2016).

Massa Bonek mulai berdatangan sekira pukul 19.00 WIB di lapangan Apel Kantor Kecamatan Tandes Jl. Balongsari Tama No.1 Kelurahan Balongsari Kecamatan Tandes Surabaya. Selanjutnya memasang spanduk bertuliskan PSSI Tobat kami nikah massal, Persebaya yang tak terlupakan, PSSI lebih jahat dari Mama Adriana.

Massa bonek longmarch menuju ke bundaran Margomulyo Tandes sambil menyanyikan Mars Bonek diiring dengan genderang. Massa Bonek tiba di Bunderan Margomulyo dan langsung melakukan orasi dan bernyanyi-nyayi dan orasi yang intinya agar PSSI mau mengakui Persebaya di Liga. Aksi Bonek selesai sekira pukul 20.55 WIB, selanjutnya membubarkan diri dan selama aksi bonek berjalan tertib.

[/Dwi]



http://mediasurabaya.com


SURABAYA ,- Aksi unjuk rasa (unras) lanjutan dari Aliansi Mahasiswa Surabaya (SMI, GMNI, LAMRI) diikuti sekitar 30 Orang dipimpin Sdr. Budiono (Mulder) di depan Kampus B Unair Jl. Airlangga No. 4-8 Surabaya, Kamis (17/11).

Massa membawa spanduk yang bertuliskan "internasional stundent day 17 November 2016 bangun persatuan gerakan rakyat, wujudkan pendidikan gratis, ilmiah demokratis dan bervisi kerakyatan".

Pengunjuk rasa berorasi, intinya terkait "Mahalnya pendidikan di Indonesia mengakibatkan terbatasnya rakyat dalam mengakses pendidikan di negeri ini. Hal ini disebabkan karena lemahnya fungsi negara dalam mengawal sistem pendidikan nasional yang bersifat kerakyatan dan upaya pelepasan tanggung jawab negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa".

Tuntutan yang disampaikan, yaitu Cabut UU Sistem Pendidikan Nasional, Cabut UU pendidikan tinggi, Cabut sistem UKT ( uang kuliah tunggal), Berikan transparasi anggaran pendidikan, Wujudkan demokratisasi kampus, Lawan kriminalisasi gerakan rakyat, Berikan jaminan pendidikan dan kesehatan bagi rakyat.

Sekira pukul 17.00 WIB massa aksi membakar ban di tengah jalan di depan pintu masuk Kampus, sehingga lalu lintas macet total dan akhirnya arus lalu lintas dialihkan, aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa kecewa terhadap pihak Kepolisian yang telah membubarkan pada saat aksi unjuk rasa tadi siang di depan grahadi karena dianggap tidak memiliki ijin dan mengganggu ketertiban kota.

Mereka membacakan sumpah mahasiswa. Sekira pukul 18.00 WIB massa aksi memadamkan sisa bakaran ban dengan menggunakan APAR, selanjutnya mereka membubarkan diri.

Dan dari pihak Kapolsek Gubeng Kompol Agus melakukan mediasi langsung dengan Adik Mahasiswa unair yang melakukan aksi tersebut, agar kegiatan tidak memblokade jalan, serta membakar sampah dan ban bekas. Serta kegiatan tidak ada ijin. Selama aksi unras berlangsung tertib dan aman.

[/Ang-Dwi]


http://mediasurabaya.com


SURABAYA ,- Gerakan Buruh Surabaya (GBS) kembali berunjuk rasa, kali ini di Kediaman Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Perum Taman Pondo Indah Surabaya (17/11). Unjuk rasa (Unras) diikuti sekitar 100 orang  dengan dikoordinir oleh Nuruddin Hidayat (Juru Bicara GBS dan Sekretaris FSPMI Surabaya) dan Supriadi (Komandan Garda Metal Surabaya).

Pengunjuk rasa (buruh) dalam aksinya menyampaikan tuntutan, tolak PP 78/2015 tentang Pengupahan, Rekomendasikan UMK Surabaya th. 2017 sebesar Rp. 3.600.000. Rekomendasikan UMSK Surabaya th. 2017 sebesar 10% s.d 30% lebih besar dari UMK Surabaya th. 2017  serta hilangkan kriteria perusahaan PMA/PMDN Tbk.

Sekira pukul 14.10 WIB massa aksi buruh dari GBS tiba di depan pintu gerbang Perum Taman Pondo Indah Surabaya (rumah kediaman Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Selanjutnya massa aksi melakukan orasi, di mana dalam orasinya Antoni Matondang (dari Konsfederasi Serikat Nasional / KSN) mengatakan, bahwa kami melakukan aksi di rumah kediaman walikota Surabaya, karena selama ini kami hanya dibohongi dan di pingpong, untuk bisa bertemu dengan Walikota Surabaya, untuk meminta kejelasan terkait UMK 2017.

Kami tidak bisa menerima terkait rekomendasi UMK yang diusulkan oleh walikota Surabaya tidak mewakili kepentingan serikat pekerja, dan serikat buruh yang ada di Surabaya, UMK yang diusulkan oleh walikota Surabaya tidak berdasarkan KHL tapi berdasarkan PP 78 tahun 2015, sementara PP 78 tahun 2015 adalah buah dari kesalahan dari Jokowi, dimana lahirnya PP 78 adalah hanya untuk menyenangkan pengusaha dan pemilik modal agar bersedia berinvestasi di Indonesia.

Kami merasa prihatin atas sikap walikota Surabaya yang selama tidak pernah sama sekali mau beraudensi dengan buruh, ini sangat ironis, karena walikota Surabaya selama ini dikenal sebagai pemimpin yang dengan rakyatnya.

Kami buruh yang tergabung dalam GBS meskipun kecil tapi perjuangan UMK yang kami lakukan adalah mewakili buruh Surabaya, jika walikota mengusulkan UMK kepada Gubernur Jawa Timur tidak lebih baik dari daerah lain yang berada di ring 1 Jawa Timur, kami juga menolak jika rekomendasi UMK menggunakan dasar PP 78, yang kami inginkan adalah penetapan UMK berdasarkan UU No. 13 tahun 2003, yang memakai survei KHL dalam menetapkan UMK, karena bagaimanapun UU lebih tinggi dari PP.

Yang kami sesalkan selama ini adalah setiap buruh, warga stren kali melakukan aksi untuk bertemu dengan Walikota Surabaya tidak pernah sekalipun ditemui untuk mendengarkan aspirasi dari rakyatnya, kami selalu di bohongi, walikota hanya menugaskan orang lain yang tidak mempunyai kapasitas untuk menjawab aspirasi dari kami, ini menunjukan bahwa pejabat publik sekelas walikota terbaik nasional bahkan dunia ternyata buta terhadap hukum.

Sokip dari Kautindo dalam orasinya mengatakan, antara lain kami sangat meyesalkan bahwa UMK Kota Surabaya yang disampaikan oleh Walikota Surabaya kepada Gubernur Jawa Timur berdasarkan PP 78 tahun 2015, sementara kita semua tahu bobroknya PP 78 tahun 2015.

Walikota Surabaya seharusnya memperhatikan nasib Buruh Surabaya, dan ikut memperjuangkan UMK Surabaya lebih tinggi dengan wilayah lain, tidak pantas jika UMK di Surabaya disamakan atau bahkan lebih rendah dari Kabupaten lain di Jawa Timur yang berada di ring 1.

Dalam orasinya Nurudin Hidayat mengatakan, baru saja saya mendapatkan informasi, bahwa Surabaya nilai UMK nya paling rendah dari ring 1, bahkan di Gresik mengusulkan UMK di atas rata-rata sebesar Rp. 3.700.00, ini menunjukkan bahwa Bupati di daerah ring 1 lebih perhatian terhadap kehidupan Buruh, sementara walikota Surabaya hanya ngurusi taman saja tapi tidak bisa memperjuangkan rakyatnya.

Dengan rendahnya UMK Surabaya, buruh Surabaya dikatakan sebagai Buruh yang pro kapitalis, kita selalu diejek oleh buruh dari daerah lain, maka kita Buruh Surabaya akan terus melawan dan siap mengerahkan massa yang lebih besar melakukan aksi secara total di Rumah Kediaman Walikota Surabaya, kami hanya ingin Walikota Surabaya merevisi usulan UMK Surabaya, jika tidak mau sebaiknya Tri Rismaharini turun dari jabatanya.

Massa aksi dari GBS secara bersama - sama mengucapkan sumpah buruh. Nuruddin Hidayat, mengumumkan kepada buruh yang tergabung dalam GBS, bahwa buruh akan tetap turun aksi sampai tanggal 21 November 2016.

Karena Walikota Surabaya tidak berada di kediamannya, dan buruh tidak mau ditemui selain Walikota Surabaya langsung, buruh membubarkan diri dengan tertib, dan akan melakukan aksi kembali besok di rumah kediaman Walikota Surabaya di Perum Taman Pondok Indah I.

[/And]


http://mediasurabaya.com


SURABAYA ,- Aksi damai dan pentingnya toleransi dilakukan oleh Jaringan Masyarakat Peduli Kebhinnekaan yang diikuti oleh 30 orang Mahasiswa UnSURI Koorlap sdr. Harun dan Sdr. Zanhaq dalam rangka hari toleransi sedunia di perempatan Jl. Polisi Istimewa Surabaya (17/11).

Dalam orasinya, koorlap menyampaikan, tanggal 16 Nopember 1995 telah ditetapkan PBB sebagai Hari Toleransi Internasional. Di hari toleransi ini, kita saatnya mengajak masyarakat mengakui dan menghargai hak dan keyakinan orang lain serta menyadari betapa ketidak adilan, penindasan, rasisme, diskriminasi, kebencian berbasis agama dan sejenisnya mempunyai dampak sangat buruk bagi kehidupan bersama.

Toleransi sebagai tanggung jawab menegakkan hak asasi manusia, pluralisme, demokrasi dan rule law. Setiap WNI indonesia dilindungi oleh negara, dimana termaktub dalam Konstitusi negara Indonesia maupun dalam instrumen HAM Internasional.

Semboyan bhinneka tunggal ika telah berhasil membangun keberagaman membuktikan bahwa bangsa Indonesia ini cinta damai. Diharapkan di Jatim tidak ada intoleransi, maka dengan ini kita sebagai anak bangsa dapat menjaga keberagaman dan perbedaan demi kejayaan NKRI.

Massa aksi menyanyikan lagu darah juang dan penanda tanganan kain putih sebagai pendukung kebhinnekaan di Indonesia. Selanjutnya massa aksi menyampaikan pernyataan sikap, intinya :

Menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menghormati segala perbedaan, menghindari tindak kekerasan dan menghapus segala kecurigaan dan kebencian demi terbangunnya kesatuan bangsa.

Mendesak pemerintah untuk berkomitmen menyelenggarakan kehidupan bangsa dan pemerintahan yang benar-benar menghormati perbedaan.

Mendesak pemerintah menghapus berbagai bentuk aturan dan kebijakan yang intoleran dan diskriminatif.

Jaringan Masyarakat Peduli kebhinnekaan Jatim menyatakan berdiri di garis depan untuk melawan praktek intolransi.

Menjadikan hari toleransi sedunia sebagai momentum dan media edukasi bagi seluruh warga dunia dalam mengakui dan menghargai hak serta keyakinan orang lain.

Pengunjuk rasa juga melakukan aksi teatrikal yang menggambarkan intoleransi membawa bencana dan kehancuran masyarakat berbangsa dan bernegara.

[/Dwi-Ang]


http://mediasurabaya.com


SURABAYA ,- Aksi Unjuk Rasa (Unras) yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jawa Timur (Pasuruan, Gresik, Mojokerto, Sidoarjo, Surabaya, Jombang, Tuban dan Lamongan) diikuti sekitar 500 orang, dipimpin Sdr. Nuryanto, SH, Sungkowo AR dan Purbo Pranoto, SH, dilakukan di depan Gedung Negara Grahadi JL. Gubernur Suryo Surabaya (16/11).

Tuntutan yang disampaikan, agar Gubernur Jawa Timur menyampaikan kepada Presiden untuk segera mencabut dan menyatakan PP No.78 Tahun 2015 tentang pengupahan tidak berlaku. Agar Gubernur Jawa Timur dalam menetapkan UMK Tahun 2017 tidak berpedoman pada PP No.78 Tahun 2015. Agar Gubernur Jawa Timur menetapkan UMSK Tahun 2017 dengan Rumusan UMSK = UMK Th 2017 (UMK Th 2017 x 20 %).

Pengunjuk rasa berorasi, kami datang untuk mengingatkan dan mendesak Pakde Karwo bahwa kebijakan PP 78 yang dibuat oleh Presiden Jokowi adalah suatu putusan yang berpihak pada kapitalis, sehingga lahirnya PP 78 sangat bertentangan dengan Kebutuhan Hidup Layak pekerja.

Kami akan terus berjuang untuk menolok UMP 2017 Jatim dan hapus PP 78, apabila Pemprov Jatim tidak dapat memenuhi aspirasi kami maka buruh Jatim besok akan menutup seluruh akses-akses dan simpul-simpul jalan / TOL.

Melalui 20 orang perwakilan diterima di Ruang Rapat Wakil Gubernur Jatim oleh Sdr. Totok Nurhandajanto, SH. M.Hum Kabid Hubungan Industrial Disnakertransduk Jatim untuk menerima aspirasi buruh. Tanggapan Sdr. Totok intinya terkait penolakan PP 78 sudah pernah dilakukan oleh teman-teman buruh dan Gubernur Jatim sudah menyampaikan ke Jakarta karena kewenangan ada di pusat dan kab/kota hanya menjalankan.

Mengenai outsourching termasuk ilegal dan tidak sesuai dengan Perda No 17 dan ada sangsi pidana apabila ada pekerja yang dibayar tidak sesuai UMK agar dilaporkan kepada provinsi jatim sesuai dengan data-data yang kuat guna pengawasan.

Terkait putusan UMK akan segera diambil oleh Gubernur Jatim sesuai dengan usulan dari 38 Kab/Kota di Jatim dan hanya 2 Kabupaten/Daerah yang dikembalikan yaitu Pasuruan dan Sidoarjo karena usulan tidak sesuai dengan PP 78.

Terkait UMSK harus ada proses pembentukan asosiasi pengusaha sektor dan pekerja sektor, karena di daerah tertentu ada yang tidak mampu membayar dan tidak bisa disamakan, sehingga kajian-kajian tersebutlah nantinya akan diserahkan ke asosiasi sektor.

Kami akan menunggu usulan-usulan dari masing-masing wilayah kab/kota untuk segera disampaikan kepada Pemprov Jatim guna mendukung terbentuknya kajian-kajian nasional.

Tidak menutup kemungkinan pada tanggal 21 November 2016 (putusan UMK Jatim) massa buruh Jatim akan melakukan turun jalan dengan melibatkan massa buruh jumlah besar untuk menutup seluruh akses jalan/TOL karena UMK Jatim ditetapkan sesuai dengan PP 78 dan tidak sesuai dengan KHL.

[/Ang]


http://mediasurabaya.com


SURABAYA ,- Aksi Unjuk Rasa (Unras) dari Gerakan Rakyat Bersat (GBS) diikuti sekitar 50 orang, dikoordinir oleh Nuruddin Hidayat (Juru Bicara GBS) di depan Balai Kota Surabaya Jl. Sedap Malam No. 1 Surabaya (15/11).

Mendesak Wali Kota Surabaya segera menyerahkan rekomendasikan UMK Surabaya kepada Gubernur Jawa Timur dengan besararan Rp.3,6 Juta atau naik 20 persen.

Menuntut agar Gubernur menetapkan UMK Kota Surabaya dengan besaran tertinggi se-Jawa Timur, karena biaya hidup masyarakat Surabaya sebagai Ibu Kota Provinsi Jawa Timur lebih tinggi dari biaya hidup di daerah lain.

Nuruddin Hidayat mengatakan, menyayangkan tindakan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang dinilai lepas tangan soal upah minimum kota (UMK) Surabaya 2017, dimana pembahasan UMK oleh Dewan Pengupahan Kota Surabaya menghasilkan dua versi angka usulan UMK Surabaya 2017.

Bahwa versi serikat pekerja Surabaya, UMK Surabaya 2017 sebesar Rp 3.409.400, meningkat 11,8 persen dari besaran UMK Surabaya 2016 sebesar Rp3.045.000, sedangkan versi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Surabaya, besaran UMK hanya Rp.3,2 juta, atau meningkat sebanyak 8,25 persen saja.

Keputusan Dewan Pengupahan Kota Surabaya sudah diberikan kepada Wali Kota Surabaya, tetapi justru membawa putusan ini ke Jakarta, kami menilai tujuan Risma ke Jakarta untuk meminta fatwa dan persetujuan Kementerian Tenaga Kerja mengenai rekomendasi UMK Surabaya 2017, sementara dalam UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, sudah mengatur bahwa Bupati/Walikota berwenang mengajukan rekomendasi UMK.

Rekomendasi UMK Surabaya 2017 dengan Kabupaten Pasuruan, Bupati Pasuruan, sudah mengajukan rekomendasi UMK sebesar Rp3.584.022, atau naik 17,25 persen dari besaran UMK tahun sebelumnya, jadi besaran UMK Kota Surabaya lebih rendah dari Pasuruan, ini akan melegitimasi upah murah di Kota Surabaya yang akan menjerumuskan Buruh Surabaya dalam kemiskinan.

Tindakan Risma yang menyebabkan rekomendasi UMK Surabaya 2017 masih mengambang, hal tersebut akan menjadikan Buruh Surabaya lebih lama mendapat kepastian UMK 2017. Padahal, Gubernur Jawa Timur telah menerbitkan Surat Edaran jadwal penetapan UMK 2017. Surat tersebut memuat batas akhir pembahasan dan penetapan rekomendasi UMK di tingkat Kabupaten/Kota, maksimal pada 31 Oktober 2016 lalu.

Sedangkan penyerahan rekomendasi UMK 2017 oleh Bupati/Walikota kepada Gubernur Jatim, selambat-lambatnya hingga 4 November 2016 lalu. Sementara, Surabaya menjadi satu dari tiga Kabupaten/Kota di Jawa Timur yang belum mengusulkan rekomendasi UMK 2017.

Massa GBS berkumpul melakukan rapat internal, dimana dalam rapat tersebut Agus Supriadi menyampaikan, karena tidak ada itikad baik dari Walikota Surabaya untuk menemui kami, maka GBS akan melakukan aksi yang lebih besar, kami menyesalkan kenapa wali kota tidak mau bertemu dengan buruh.

Karena tidak ada yang menemui GBS akan melakukan aksi pada hari Kamis 17 November 2016 di DPRD Kota Surabaya dan Balai Kota Surabaya, dan di Rumah Dinas Tri Rismaharini dengan membawa massa yang lebih besar.

[/Dik]


http://mediasurabaya.com


SDN Wiyung 1/453 Surabaya Sambut Kedatangan Walikota Surabaya |
SURABAYA ,- Walikota Surabaya Ir. Tri Rismaharini, M.T., tadi pagi menghadiri acara Road Show Pahlawan Ekonomi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Tahun 2016 di Kecamatan Wiyung Surabaya, Minggu 09/10/2016.

Dalam Sambutannya, Walikota mengatakan, kita jangan hanya menjadi penonton dalam kegiatan ekonomi di Masyarakat. Tetapi menjadi pelaku perkembangan roda perekonomian di daerah. Gali semua potensi yang ada dengan kreativitas dan inovasi yang baik, sehingga bisa menjadi produk unggulan yang bisa dipasarkan di luar Surabaya. Jangan pernah malu dan merasa rendah diri atau minder dalam berusaha, karena Allah SWT menciptakan semua umatnya dengan adil. Selama kita bisa memberi jangan pernah menjadi orang yang meminta-minta, karena akan membuat kita terlena dan susah untuk maju.

Walikota yang akrab dipanggil Risma, didampingi para Asisten dan Muspika Kecamatan Wiyung yang terdiri dari Camat Wiyung, Danramil 0832/06 Karangpilang, Kapolsek Wiyung, Lurah dan Bhabinkamtibmas, serta Babinsa, untuk berkeliling Stand pameran. Melihat produk lokal yang sudah disiapkan oleh Panitia Pelaksana, untuk dipamerkan dan sekaligus dipasarkan. Ia merasa bangga atas kreativitas warga masyarakat Kecamatan Wiyung untuk menggali potensi yang ada, sehingga menghasilkan produk lokal yang bisa diandalkan.

Terima kasih kepada semua Panitia dan Peserta Pameran, serta Muspika Kecamatan Wiyung. Sehingga, acara Road Show Pahlawan Ekonomi UMKM Tahun 2016 dapat berjalan sesuai harapan kita semua. Selanjutnya, diharapkan pada Tahun 2017 harus lebih baik lagi.

Perlu diketahui, kedatangan Risma dalam acara Road Show disambut oleh Siswa dan Siswi SDN Wiyung 1/453 Surabaya. “Sebagai Pelajar dan Generasi Muda penerus bangsa, Anak-Anak Sekolah wajib kita ajarkan kreativitas dan kemandirian. Acara Road Show Pahlawan Ekonomi UMKM adalah salah satu pameran yang tepat untuk kita perlihatkan kepada Siswa dan Siswi sebagai Pelajar Sekolah, agar lebih mencintai dan menghargai produk-produk lokal atau Indonesia,” ujar Babinsa Kelurahan Wiyung Koramil 0832/06 Karangpilang Serma Sugeng Hariyono, yang turut berpartisipasi menghadirkan para Pelajar Sekolah tersebut untuk menyambut kedatangan Walikota Surabaya.

[/Dik]

mediasurabaya.com ,- Propam Polda Jatim terus mendalami keterlibatan dua polisi di Padepokan Dimas Kanjeng. Keduanya juga diduga berperan dalam pembunuhan pengikut Taat Pribadi di padepokan, Probolinggo.

"Memang betul ada yang terlibat dua perwira. Saat ini mereka masih menjalani pemeriksaan di Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam)," ucap juru bicara Polda JatimKombes Raden Argo Yuwono H di kantornya, Surabaya, Jumat, 7 Oktober 2016.

Mengenai sanksi yang akan diterapkan terhadap dua perwira tersebut masih menunggu proses pemeriksaan Propam Polda Jatim. "Nanti setelah selesai pemeriksaan akan kita lihat hasilnya," ujar Argo.




Berdasarkan informasi diperoleh Liputan6.com, dua polisi yang diperiksa Propam terkait Dimas Kanjeng itu adalah anggota yang bertugas di wilayah hukum Polres Jember.


Seorang di antaranya dikabarkan perwira yang menjabat sebagai kapolsek di salah satu kecamatan di Jember.

Saat dikonfirmasi, Argo tetap enggan menjelaskan secara rinci. Dia juga menolak menjelaskan peran dua polisi itu di Padepokan Dimas Kanjeng.

Akan tetapi, bila ditemukan pelanggaran, sanksi disiapkan kepada dua polisi pengikut Dimas Kanjeng itu. "Perannya seperti apa masih didalami," ia menandaskan.

MEDIA SURABAYA

{picture#https://3.bp.blogspot.com/-JqOwFUUcTnM/WlHYz5PkL4I/AAAAAAAAEkk/2oRB13coK6QPYHd1uRTnzgCn81lfNJG8wCLcBGAs/s1600/20180107_023259.png} Tahun 2016-2021, Kota Surabaya sebagai Kota sentosa yang berkarakter dan berdaya saing global berbasis ekologi. {facebook#http://facebook.com} {twitter#http://twitter.com} {google#http://google.com} {pinterest#http://pinterest.com} {youtube#http://youtube.com} {instagram#http://instagram.com}
Powered by Blogger.